-
Spanyol menjadi favorit utama juara Piala Dunia 2026 meski Lamine Yamal sedang mengalami cedera.
-
Prancis dan Inggris menghadapi kendala taktik serta masalah internal menjelang turnamen di Amerika Utara.
-
Argentina tetap mengandalkan Messi sementara Brasil mengalami krisis pemain kunci akibat badai cedera.
Suara.com - Timnas Spanyol resmi menduduki posisi teratas dalam daftar tim favorit yang diprediksi akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026 mendatang. Dominasi Tim Matador ini muncul tepat 30 hari sebelum laga pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan dimulai.
Panel ahli menilai kedalaman skuat Spanyol tetap menjadi yang terbaik meski ada kekhawatiran besar mengenai kondisi fisik pemain. Fokus utama tertuju pada Lamine Yamal yang saat ini tengah berjuang pulih dari cedera hamstring serius.
Panel ahli itu di antaranya Bill Connelly, James Olley, Julien Laurens, Sam Marsden, Rob Dawson, Mariano Mancuso, Armando Neria, Alain van Hilten, Mark Ogden, Lizzy Becherano, Beth Lindop, Ed Dove, Tom Hamilton, Leonardo Bertozzi, Alex Kirkland, Gabe Tan, Joey Lynch, Jeff Carlisle, Gab Marcotti dan Cesar Hernandez.

Status Spanyol sebagai unggulan utama sedikit terusik oleh pembagian suara yang kini jauh lebih merata di antara para kontestan.
"Bintang Barcelona itu kemungkinan besar akan pulih tepat waktu untuk masuk skuad Spanyol, namun hambatan apa pun bisa membuat turnamen ini menjadi sulit," tulis laporan ESPN.
Kegelisahan di Kamp Prancis dan Inggris
Prancis membuntuti di posisi kedua namun datang dengan membawa beban berat terkait masa transisi kepemimpinan di kursi pelatih. Didier Deschamps dipastikan akan mundur setelah turnamen ini berakhir, sementara kondisi Kylian Mbappé dikabarkan kurang ideal.

Masalah internal di Real Madrid dan cedera pemain kunci seperti Hugo Ekitike menjadi kerikil tajam bagi Les Bleus. Deschamps kini dituntut untuk menemukan formula yang tepat demi memaksimalkan potensi Michael Olise yang bersinar di Jerman.
Inggris yang berada di posisi keempat menghadapi tantangan serupa di bawah kendali taktis manajer baru, Thomas Tuchel. Meskipun memiliki talenta melimpah, The Three Lions belum mendapatkan kepercayaan penuh untuk menjadi juara pertama kali sejak 1966.
Ketergantungan Argentina dan Krisis Brasil
Argentina menempati peringkat ketiga dengan tumpuan utama yang masih melekat erat pada sosok ikonik Lionel Messi. Meski kondisi fisiknya terjaga di Inter Miami, kebugaran pilar pertahanan seperti Cristian Romero kini menjadi tanda tanya besar.
Lionel Scaloni harus memutar otak agar timnya tidak hanya mengandalkan keajaiban Messi di penghujung kariernya. Kekuatan fisik pemain setelah musim panjang di Eropa menjadi ancaman nyata bagi ambisi mempertahankan gelar juara bertahan.
Nasib kurang beruntung dialami Brasil yang kini terlempar ke posisi kelima dalam daftar kekuatan tim dunia. Absennya beberapa pemain kunci karena cedera membuat harapan Selecao untuk mengakhiri puasa gelar sejak 2002 kian menipis.
Kekuatan Kuda Hitam dari Portugal dan Norwegia
Portugal muncul sebagai kekuatan yang sangat seimbang meski ada jarak poin yang cukup lebar dengan lima besar. Performa apik Bruno Fernandes dan ketajaman Cristiano Ronaldo di usia 41 tahun tetap menjadi ancaman serius bagi lawan.