-
Spanyol menjadi favorit utama juara Piala Dunia 2026 meski Lamine Yamal sedang mengalami cedera.
-
Prancis dan Inggris menghadapi kendala taktik serta masalah internal menjelang turnamen di Amerika Utara.
-
Argentina tetap mengandalkan Messi sementara Brasil mengalami krisis pemain kunci akibat badai cedera.
Di sisi lain, Norwegia mulai menunjukkan tajinya dengan merangkak naik ke posisi sepuluh besar di daftar peringkat. Kehadiran Erling Haaland dan Martin Ødegaard menjadikan mereka tim yang paling diwaspadai sebagai penghancur dominasi tim tradisional.
Strategi menyerang yang diterapkan Norwegia diharapkan mampu mencuri poin penuh sejak fase grup dimulai. Fokus mereka adalah mengamankan tiket fase gugur sebelum bertemu lawan tangguh seperti Prancis di laga pamungkas.
Krisis Identitas Belanda dan Jerman
Jerman yang berada di posisi ketujuh masih mencari bentuk permainan terbaik di bawah arahan jenius Julian Nagelsmann. Masalah penyelesaian akhir dan posisi penjaga gawang utama masih menjadi bahan perdebatan hangat di publik Jerman.
Belanda justru tampil kurang meyakinkan akibat kondisi kapten Virgil van Dijk yang terlihat mulai kelelahan secara fisik. Minimnya stok penyerang elit membuat tim Oranye diragukan bisa melangkah lebih jauh dibandingkan edisi turnamen sebelumnya.
Maroko tetap menjadi harapan terbesar bagi benua Afrika setelah kesuksesan luar biasa mereka dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan gaya main menjadi lebih agresif di bawah pelatih baru akan menjadi ujian konsistensi bagi tim Atlas Lions.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi perdana yang diikuti oleh 48 tim nasional dengan format turnamen yang lebih luas di Amerika Utara. Peringkat kekuatan (Power Rankings) ini disusun oleh panel berisi 20 jurnalis global berdasarkan analisis performa terkini, kondisi cedera pemain, dan hasil undian grup yang telah ditentukan.