Pengibaran Bendera Palestina Lamine Yamal Dianggap Hasutan Kebencian oleh Israel

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:04 WIB
Pengibaran Bendera Palestina Lamine Yamal Dianggap Hasutan Kebencian oleh Israel
Lamine Yamal (tangkapan layar X)
baca 10 detik
  • Lamine Yamal dikritik menteri Israel karena mengibarkan bendera Palestina saat parade juara Barcelona.

  • PM Spanyol membela aksi Lamine Yamal sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan warga Spanyol.

  • Ketegangan diplomatik meningkat antara Spanyol dan Israel akibat simbol politik di dunia olahraga.

Suara.com - Aksi solidaritas Lamine Yamal mengibarkan bendera Palestina di tengah perayaan gelar juara Barcelona memicu ketegangan diplomatik tingkat tinggi. Langkah berani bintang muda ini mendapat kecaman keras dari otoritas pertahanan Israel namun justru dibela oleh Pemerintah Spanyol.

Lamine Yamal menunjukkan keberpihakan politiknya secara terbuka di hadapan ratusan ribu penggemar setianya di Catalan. Kehadiran simbol kedaulatan Palestina di atas bus terbuka tersebut langsung menjadi pusat perhatian masyarakat internasional.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, merespons tindakan tersebut dengan nada yang sangat keras melalui media sosial. Ia menilai tindakan pemain muslim tersebut sebagai bentuk provokasi di tengah situasi perang yang berkecamuk.

Kekhawatiran melanda Spanyol setelah bintang muda Lamine Yamal mengalami cedera saat membawa FC Barcelona menang 1-0 atas Celta Vigo. [Istimewa]
Kekhawatiran melanda Spanyol setelah bintang muda Lamine Yamal mengalami cedera saat membawa FC Barcelona menang 1-0 atas Celta Vigo. [Istimewa]

"Lamine Yamal memilih untuk menghasut kebencian terhadap Israel sementara tentara kami memerangi organisasi teroris Hamas, sebuah organisasi yang membantai, memperkosa, dan membakar anak-anak, wanita, dan orang tua Yahudi pada 7 Oktober [2023]," tulis Menteri Israel Katz dikutip dari ESPN.

Katz menghubungkan ekspresi visual Yamal dengan trauma serangan masa lalu yang dialami oleh warga negaranya. Tuduhan penghasutan kebencian ini menjadi serangan verbal paling tajam yang diarahkan kepada atlet profesional Spanyol.

Perdebatan ini tidak berhenti di level olahraga karena Perdana Menteri Spanyol segera pasang badan untuk pemainnya. Pedro Sanchez menilai tindakan tersebut hanyalah bentuk empati kemanusiaan yang juga dirasakan oleh mayoritas warga Spanyol.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menyatakan bahwa pemain tersebut "hanya sekadar menyatakan solidaritas terhadap Palestina yang dirasakan oleh jutaan warga Spanyol."

Lamine Yamal saat memperkuat Timnas Spanyol (dok. FIFA)
Lamine Yamal saat memperkuat Timnas Spanyol (dok. FIFA)

"Mereka yang percaya bahwa mengibarkan bendera negara berdaulat berarti menghasut kebencian, entah telah kehilangan akal sehatnya atau telah buta oleh kehinaan mereka sendiri," tambah Sánchez.

Pernyataan Sanchez ini mempertegas posisi Madrid yang selama ini memang vokal mengkritik operasi militer di Gaza. Hubungan kedua negara semakin mendingin seiring dengan meningkatnya jumlah korban jiwa di wilayah konflik tersebut.

baca juga

Kehadiran bendera Palestina dalam parade yang dihadiri 750.000 orang tersebut mencerminkan sentimen kuat di masyarakat Eropa. Olahraga kini menjadi panggung utama bagi ekspresi politik dan kemanusiaan yang tidak bisa dibendung.

Tekanan global terhadap kebijakan militer Israel kini merambah ke berbagai kompetisi besar seperti balap sepeda dan basket. Bahkan, Spanyol menjadi salah satu negara yang mengambil sikap keras dalam ajang budaya internasional.

Lamine Yamal sendiri tetap menjadi aset utama bagi tim nasional Spanyol menjelang turnamen Piala Dunia mendatang. Karier cemerlangnya kini bersanding dengan keberaniannya menyuarakan isu-isu global yang sangat sensitif.

Dunia olahraga internasional kini semakin terbelah dalam memandang konflik kemanusiaan yang terjadi di Timur Tengah. Insiden ini membuktikan bahwa popularitas atlet memiliki dampak signifikan terhadap diskursus politik antarnegara.

Ketegangan ini bermula dari perayaan gelar juara Liga yang diraih Barcelona, di mana Lamine Yamal mengunggah foto dirinya dengan bendera Palestina. Spanyol merupakan salah satu negara Eropa yang paling kritis terhadap dampak kemanusiaan dari serangan balasan Israel di Gaza. Konflik ini telah meluas dari sektor militer ke ranah budaya dan olahraga, termasuk boikot terhadap keterlibatan Israel dalam berbagai ajang internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Main Padel Rasa Venue Eropa, The Padel Studio Bikin Pecinta Padel Ketagihan

Main Padel Rasa Venue Eropa, The Padel Studio Bikin Pecinta Padel Ketagihan

Sport | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:50 WIB

Hansi Flick Kecewa Gagal Bawa Barcelona Raih 100 Poin

Hansi Flick Kecewa Gagal Bawa Barcelona Raih 100 Poin

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:37 WIB

Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina Saat Parade Juara Barcelona, Israel Murka

Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina Saat Parade Juara Barcelona, Israel Murka

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman

Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:21 WIB

Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru

Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:05 WIB

Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal

Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:02 WIB

Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026

Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:45 WIB

Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026

Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:07 WIB

Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia

Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:01 WIB

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:52 WIB

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:51 WIB

Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?

Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:33 WIB

Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan

Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:34 WIB

×