- The Padel Studio di Alam Sutera resmi menghadirkan Adidas Court pertama berstandar internasional di Indonesia sejak Mei 2024.
- Venue ini dirancang sebagai fasilitas olahraga eksklusif dengan konsep modern serta area pendukung untuk kegiatan sosial komunitas.
- Penggunaan material berkualitas tinggi dari Spanyol memberikan pengalaman bermain yang nyaman dan aman bagi para pemain padel.
Suara.com - Demam olahraga padel di Indonesia semakin tak terbendung.
Di tengah menjamurnya lapangan padel di berbagai kota besar, hadir venue baru yang langsung mencuri perhatian para pecinta olahraga sosial tersebut.
The Padel Studio yang berlokasi di Jl. Jalur Sutera Tim, Alam Sutera, Kota Tangerang, resmi menghadirkan Adidas Court pertama di Indonesia dengan konsep premium, modern, dan eksklusif.
Lapangan berstandar internasional itu didatangkan langsung dari Barcelona, Spanyol, dan disebut menggunakan kualitas court yang juga dipakai di sejumlah venue ternama di Spanyol hingga turnamen di Amerika Serikat.
Nicholas Tengdyantono dari tim manajemen mengatakan, kehadiran Adidas Court bukan sekadar membawa nama besar brand global, tetapi juga menghadirkan pengalaman bermain yang berbeda bagi para pemain padel di Tanah Air.
“Secara resmi kami menjadi Adidas Court pertama di Indonesia. Untuk Tangsel juga jadi yang pertama dan satu-satunya,” ujar Nicholas kepada Suara.com, Kamis (15/5).
![The Padel Studio yang berlokasi di Jl. Jalur Sutera Tim, Alam Sutera, Kota Tangerang, resmi menghadirkan Adidas Court pertama di Indonesia dengan konsep premium, modern, dan eksklusif. [Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/15/52065-padel.jpg)
Menurutnya, konsep The Padel Studio lahir dari pengalaman tim manajemen mencoba berbagai lapangan padel di Indonesia.
Mereka kemudian merancang venue dengan mengambil kelebihan dari berbagai court sekaligus meminimalkan kekurangan yang sering dirasakan pemain.
Tak hanya fokus pada kualitas permainan, The Padel Studio juga mengusung konsep social hub yang kini identik dengan budaya padel modern.
Venue ini dilengkapi area duduk luas, desain industrial premium, hingga suasana santai yang nyaman untuk nongkrong setelah bermain.
Menariknya, di area samping venue juga hadir Pison yang populer di Bali. Kehadiran restoran tersebut semakin memperkuat konsep lifestyle yang ingin dibangun.
“Kami memang ingin menjadikan tempat ini bukan hanya tempat olahraga, tapi juga tempat kumpul,” tambah Nicholas.
Dari sisi desain, Ivan Wirya menyebut venue ini dirancang layaknya karya arsitektur modern, bukan sekadar fasilitas olahraga biasa.
Detail teknis seperti tinggi plafon 12 hingga 14 meter, pencahayaan, ventilasi udara, hingga kebersihan venue juga menjadi perhatian utama.
Meski baru beroperasi sekitar dua minggu, The Padel Studio sudah mulai digunakan untuk private event dan gathering komunitas.