- Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, sukses membawa klubnya, Lille, lolos ke putaran utama Liga Champions Eropa musim 2025/2026.
- Kepastian tiket Liga Champions diperoleh setelah Lille finis di peringkat ketiga klasemen akhir Liga Prancis musim ini.
- Pencapaian ini membuka peluang bagi Verdonk menjadi pemain berpaspor Indonesia pertama yang tampil di kompetisi elite Liga Champions.
Suara.com - Bek sayap Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, berada di ambang dua pencapaian besar usai membawa LOSC Lille lolos ke Liga Champions Eropa musim depan.
Pemain berusia 28 tahun itu menjadi sosok Indonesia pertama yang sukses mengantarkan klub Eropa lolos otomatis ke putaran utama Liga Champions.
Tak hanya itu, Verdonk juga berpeluang mencetak sejarah baru sebagai pemain berpaspor Indonesia pertama yang tampil di kompetisi elite antarklub Eropa tersebut apabila bertahan bersama Lille musim depan.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi publik sepak bola Indonesia yang selama ini menantikan kiprah pemain nasional di level tertinggi Eropa.
Kepastian lolos ke Liga Champions diraih Lille setelah finis di posisi ketiga klasemen akhir Liga Prancis 2025/2026.
Drama Laga Terakhir Lille
Lille menutup musim dengan koleksi 61 poin dan berhak lolos otomatis ke fase grup Liga Champions berkat regulasi koefisien UEFA terbaru.
Namun, perjuangan mereka memastikan tiket ke kompetisi elite Eropa itu tidak berjalan mudah.
Dalam laga pekan terakhir di Stade Pierre-Mauroy, Senin dini hari WIB, Lille justru kalah 0-2 di hadapan pendukung sendiri.
Calvin Verdonk masuk pada awal babak kedua untuk memperkuat lini pertahanan setelah menggantikan Romain Perraud di posisi bek kiri.
Meski kalah, hasil tersebut tidak menggagalkan langkah Lille menuju Liga Champions.
Terbantu Hasil Rival
Lille tetap bertahan di posisi ketiga karena para pesaing terdekat gagal meraih hasil maksimal.
Rennes yang sebelumnya membayangi di papan atas justru tumbang 1-3 dari Olympique Marseille di kandang sendiri.
Kekalahan itu membuat Rennes tertahan dengan 59 poin dan turun ke peringkat keenam. Marseille naik ke posisi kelima dengan poin yang sama.