- Calvin Verdonk mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang membawa LOSC Lille lolos ke Liga Champions musim 2025.
- Verdonk pindah dari NEC Nijmegen ke LOSC Lille pada 1 September 2025 dan tampil dalam 26 laga kompetitif.
- Selama musim perdana, Verdonk mencatatkan satu assist serta performa defensif solid dengan rata-rata 2,8 recoveries per pertandingan.
Suara.com - Calvin Verdonk sukses mengukir sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang berhasil mengantar klubnya lolos ke Liga Champions.
Di musim debutnya bersama LOSC Lille, ia turut menjadi bagian dari kisah sukses tim yang berhasil finis di tiga besar klasemen Ligue 1.
Keputusannya untuk pindah dari NEC Nijmegen ke salah satu liga top Eropa pada 1 September 2025 terbukti menjadi sebuah lompatan karier yang tepat.
Meskipun tidak selalu menjadi pilihan utama, kontribusinya tetap signifikan sebagai pelapis Romain Perraud.
Lantas, bagaimana rapor statistik lengkap bek kiri Timnas Indonesia ini di musim perdananya.
Berdasarkan data dari Sofascore, Verdonk mendapatkan menit bermain yang cukup solid sebagai pelapis dari bek kiri utama, Romain Perraud.
![PSG hampir juara Liga Prancis musim ini. Sementara klub Calvin Verdonk, LOSC Lille, berada di posisi ketiga dan berpeluang lolos ke Liga Champions. [Dok. IG Lille]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/11/75728-calvin-verdonk-losc-lille.jpg)
Di ajang Ligue 1 Prancis, ia tampil sebanyak 18 kali, dengan rincian tujuh kali sebagai starter dan sebelas kali masuk sebagai pemain pengganti.
Total pemain keturunan Aceh ini mengoleksi 796 menit bermain di kasta tertinggi Prancis tersebut.
Jika digabungkan dengan kompetisi lain seperti piala domestik dan Liga Europa, total penampilan Verdonk mencapai 26 laga di semua ajang.
Dari seluruh penampilannya bersama Lille, pemain yang dijuluki Loopy berhasil menyumbangkan satu assist.
Sebagai seorang pemain bertahan, kontribusi Verdonk juga terlihat dari statistik defensifnya.
Timnya berhasil mencatatkan dua kali clean sheet atau nirbobol saat ia berada di lapangan.
Kemampuan Verdonk dalam membaca permainan dan merebut bola juga cukup menonjol.
Rata-rata, ia berhasil melakukan 2,8 recoveries per pertandingan. Selain itu, ia juga mencatatkan rata-rata 1,4 sapuan per laga di Ligue 1.
Meskipun rapornya dihiasi oleh tiga kartu kuning dan satu kartu merah, statistik ini menunjukkan bahwa Calvin Verdonk telah berhasil beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata dalam perjalanan bersejarah LOSC Lille musim ini.