Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?

Galih Prasetyo | Adie Prasetyo Nugraha | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2026 | 19:28 WIB
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
Suasana mencekam dikabarkan kasih terjadi di kawasan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Jumat (8/5/2026) malam. [Suara.com/istimewa]
  • Kerusuhan suporter dalam berbagai pertandingan sepak bola Indonesia menyebabkan klub menerima sanksi berat dari Komdis PSSI.
  • Sanksi berupa larangan penonton dan denda mengakibatkan kerugian finansial signifikan serta mengganggu operasional rutin klub sepak bola.
  • Pakar menyarankan penerapan teknologi identifikasi, penindakan hukum bagi pelaku, serta edukasi perilaku suporter untuk mencegah kerusuhan berulang.

Suara.com - Fenomena kerusuhan suporter kembali mencoreng wajah sepak bola Indonesia. Aksi turun ke lapangan, penyalaan flare, hingga perusakan fasilitas stadion masih terus terjadi dan berujung pada sanksi dari Komdis PSSI.

Ironisnya, hukuman yang dijatuhkan kerap tidak membuat efek jera. Klub justru menjadi pihak yang paling dirugikan, baik secara finansial maupun reputasi.

Dalam beberapa musim terakhir, sejumlah klub harus menerima konsekuensi besar akibat ulah oknum suporter. Persela Lamongan pernah dijatuhi hukuman bermain tanpa penonton selama satu musim penuh usai terjadi kerusuhan di stadion.

Sanksi tersebut berdampak serius terhadap kondisi keuangan klub. Kehilangan pemasukan tiket dan menurunnya minat investor menjadi pukulan berat yang harus ditanggung tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu.

Situasi serupa kini dialami Persipura Jayapura. Klub asal Papua tersebut juga mendapat hukuman larangan bermain tanpa penonton selama satu musim.

Warga melihat bangkai kendaraan setelah terbakar di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (9/5/2026). Polda Papua masih menyelidiki penyebab kericuhan yang mengakibatkan puluhan kendaraan terbakar dan sejumlah fasilitas rusak usai pertandingan perebutan tiket promosi ke Super League antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC pada Jumat (8/5) [Suara.com/ANTARA]
Warga melihat bangkai kendaraan setelah terbakar di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (9/5/2026). Polda Papua masih menyelidiki penyebab kericuhan yang mengakibatkan puluhan kendaraan terbakar dan sejumlah fasilitas rusak usai pertandingan perebutan tiket promosi ke Super League antara Persipura Jayapura dan Adhyaksa FC pada Jumat (8/5) [Suara.com/ANTARA]

Akibatnya, Persipura kehilangan dukungan langsung suporter sekaligus pemasukan pertandingan yang selama ini menjadi salah satu sumber finansial klub.

Di sisi lain, biaya operasional tim tetap berjalan. Pengeluaran untuk transportasi hingga akomodasi pemain tetap harus dipenuhi, sementara pemasukan dari stadion nyaris tidak ada.

Kasus terbaru kembali muncul dalam laga PSM Makassar kontra Persib Bandung. Aksi oknum suporter yang masuk ke lapangan membuat klub kembali terancam menerima sanksi tambahan.

Pengamat sepak bola Doni Setiabudi menilai hukuman yang selama ini diberikan sebenarnya sudah cukup berat dan terasa bagi klub.

"Kalau saya berkaca dari beberapa pertandingan terakhir yang memang sering terjadi kerusuhan atau suporter masuk ke lapangan, sebenarnya hukuman itu cukup terasa," kata Doni dalam keterangannya.

"Contohnya Persib Bandung yang kena denda AFC sampai Rp3,5 miliar dan larangan didampingi penonton beberapa pertandingan. Itu jelas berat dan sangat merugikan klub," ujar Doni.

Pria yang akrab disapa Kang Jalu itu menegaskan Komdis PSSI harus menjalankan regulasi secara konsisten tanpa pandang bulu agar sanksi benar-benar memiliki wibawa.

Kericuhan suporter kembali menghiasi kompetisi Liga 3 Jateng 2023/2024. Kali ini, kericuhan terjadi usai pertandingan antara Persibas Banyumas melawan Persibangga Purbalingga dalam lanjutan Grup 3 di Stadion Satria Purwokert, Rabu (22/11/2023) sore. [Suara.com/istimewa]
Kericuhan suporter kembali menghiasi kompetisi Liga 3 Jateng 2023/2024. Kali ini, kericuhan terjadi usai pertandingan antara Persibas Banyumas melawan Persibangga Purbalingga dalam lanjutan Grup 3 di Stadion Satria Purwokert, Rabu (22/11/2023) sore. [Suara.com/istimewa]

"Kalau regulasinya mengatakan pelanggaran tertentu hukumannya sekian, ya harus diterapkan seperti itu. Jangan sampai sanksi muncul berdasarkan persepsi atau suka tidak suka terhadap klub tertentu,” kata Doni.

Namun menurutnya, persoalan utama tidak hanya terletak pada hukuman, melainkan budaya suporter di Indonesia yang dinilai masih sulit menerima kekalahan.

Dalam sepak bola, hasil pertandingan hanyalah menang, kalah, atau seri. Sayangnya, emosi berlebihan kerap memicu tindakan yang justru merugikan klub sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Dirilis! Ini Daftar Harga Tiket Laga Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik

Resmi Dirilis! Ini Daftar Harga Tiket Laga Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:30 WIB

Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League

Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32 WIB

Persib Bandung Disanksi Komdis PSSI Jelang Penentuan Gelar Super League

Persib Bandung Disanksi Komdis PSSI Jelang Penentuan Gelar Super League

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:43 WIB

Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!

Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 11:55 WIB

Kebanyakan Tampil di Kandang, PSSI Akui Timnas Indonesia Belum Menarik Bagi Negara Lain

Kebanyakan Tampil di Kandang, PSSI Akui Timnas Indonesia Belum Menarik Bagi Negara Lain

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:24 WIB

Terkini

Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda

Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:42 WIB

Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang

Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:28 WIB

Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara

Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:14 WIB

Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?

Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:49 WIB

Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara

Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:45 WIB

Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris

Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:44 WIB

Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak

Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:39 WIB

Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini

Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:34 WIB

Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok

Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:19 WIB

Liverpool Rilis Jersey Baru 2026/2027, Desainnya Bikin Fans Nostalgia Era Keemasan

Liverpool Rilis Jersey Baru 2026/2027, Desainnya Bikin Fans Nostalgia Era Keemasan

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:05 WIB