-
Manchester United percaya diri bisa merekrut Sandro Tonali dan Ederson pada musim panas ini.
-
Ederson dibidik untuk memperkuat lini tengah setelah tampil impresif dalam 41 laga bersama Atalanta.
-
Tonali ingin meninggalkan Newcastle United karena klub tersebut gagal lolos ke kompetisi Eropa.
Suara.com - Manchester United langsung bergerak cepat mengamankan target baru demi mendongkrak kualitas skuad menjelang kembalinya mereka ke panggung Liga Champions musim depan. Manajemen Setan Merah dilaporkan sangat percaya diri dapat merampungkan kesepakatan ganda untuk memboyong dua gelandang top sekaligus.
Sandro Tonali dari Newcastle United dan Ederson milik Atalanta menjadi prioritas utama yang ingin didaratkan ke Old Trafford pada musim panas ini. Langkah agresif ini diambil sebagai solusi konkret untuk membenahi kelemahan sektor tengah yang kerap menjadi titik lemah tim.
Kehadiran dua jangkar baru ini diproyeksikan akan mengubah dinamika permainan Manchester United secara radikal. Langkah strategis ini membuktikan bahwa manajemen klub tidak lagi sekadar pasif, melainkan bergerak taktis demi ambisi meraih trofi.
![MU Punya Pesaing Berat! Juventus ncar Sandro Tonali, Newcastle Jual Mahal [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/10/94563-sandro-tonali.jpg)
Upaya perburuan ini dipastikan tidak akan berjalan mudah karena Ederson juga memikat hati raksasa Spanyol, Atletico Madrid. Namun, Manchester United saat ini memimpin perlombaan dan berada di posisi terdepan untuk memboyong pemain asal Brasil tersebut.
Ederson sendiri dinilai sudah siap meninggalkan Atalanta setelah menghabiskan empat musim yang luar biasa di Bergamo. Ketangguhan fisik dan visi bermainnya menjadi alasan utama mengapa Setan Merah sangat mendambakan servisnya di teater impian.
Sepanjang musim 2025/2026, gelandang berusia 26 tahun tersebut menunjukkan konsistensi luar biasa sebagai motor serangan klub Italia itu. Ia berhasil membukukan 41 penampilan di semua kompetisi dengan sumbangan 3 gol dan 2 asis.

Meskipun sempat diganggu beberapa cedera ringan, Ederson selalu mampu pulih dengan cepat dan kembali menjadi andalan. Catatan impresif ini membuktikan ketahanan fisiknya yang sangat cocok dengan atmosfer kompetisi Premier League yang terkenal keras.
Di sisi lain, Sandro Tonali juga menjadi target yang sangat realistis bagi Setan Merah pada bursa transfer kali ini. Pemain kebangsaan Italia tersebut berniat hengkang demi menyelamatkan kariernya agar tetap bisa berkompetisi di kompetisi antarklub Eropa.
Newcastle United dipastikan menyudahi kompetisi Premier League di luar posisi delapan besar, yang membuat mereka absen dari panggung Eropa. Kondisi pelik ini memaksa mantan pemain AC Milan tersebut untuk mencari pelabuhan baru musim depan.
Bersama The Magpies, Tonali sebenarnya tampil cukup reguler dengan melewatkan hanya empat pertandingan di semua ajang. Ia bahkan tercatat mengoleksi 11 penampilan dan mencetak satu gol di panggung elit Liga Champions musim ini.
Sektor gelandang bertahan menjadi evaluasi paling krusial bagi Manchester United dalam beberapa musim terakhir. Kembalinya Setan Merah ke kompetisi Liga Champions musim depan menuntut kedalaman skuad yang jauh lebih kompetitif dan berpengalaman.
Tonali sendiri sudah beradaptasi dengan gaya sepak bola Inggris sejak kepindahannya dari AC Milan pada musim panas 2023. Sementara itu, Ederson yang akan menginjak usia 27 tahun pada Juli nanti berada dalam usia emas karier sepak bolanya.