Cuma Dihampiri Satu Pemain Usai Jadi Pahlawan Ajax di Adu Penalti, Maarten Paes Bingung

Arif Budi

Rabu, 27 Mei 2026 | 11:11 WIB
Cuma Dihampiri Satu Pemain Usai Jadi Pahlawan Ajax di Adu Penalti, Maarten Paes Bingung
Kiper Maarten Paes ceritakan kebingungannya usai hanya satu pemain saja yang menghampirinya saat jadi pahlawan adu penalti. (IG/@maartenpaes)
baca 10 detik
  • Maarten Paes berhasil membawa Ajax melaju ke kualifikasi Liga Konferensi Eropa usai menaklukkan FC Utrecht melalui adu penalti.
  • Perayaan kemenangan terasa canggung karena rekan setim Paes ragu untuk merayakan kelolosan ke turnamen kasta ketiga antarklub Eropa tersebut.
  • Merespons kritik media, Paes mengakui perlunya perbaikan teknis dalam penguasaan bola meski telah mencatatkan performa cukup baik musim ini.

Suara.com - Penjaga gawang Ajax Amsterdam, Maarten Paes baru-baru ini menceritakan pengalaman ganjil yang dialaminya seusai tampil sebagai penyelamat tim.

Kiper andalan Timnas Indonesia tersebut sukses mengantarkan De Godenzonen melaju ke babak kualifikasi Liga Konferensi Eropa setelah menumbangkan FC Utrecht melalui drama adu penalti yang berakhir dengan kemenangan 4-3.

Namun, momen perayaan kemenangan tersebut diwarnai dengan atmosfer canggung yang membingungkan bagi Paes.

Aksi luar biasa Paes yang berhasil mementahkan dua tendangan penalti pemain Utrecht rupanya tidak langsung disambut dengan selebrasi meriah oleh rekan-rekan setimnya.

Skuad Ajax tampak diselimuti kebimbangan apakah kelolosan ke turnamen kasta ketiga antarklub Eropa tersebut layak untuk dirayakan secara besar-besaran.

Alhasil, tidak ada kerumunan pemain yang berlari memeluk sang kiper. Terlihat hanya ada satu sosok pemain yang berjalan menghampirinya di tengah lapangan, yakni Lucas Rosa.

Kehadiran Rosa yang menyendiri tersebut bahkan sempat memicu kesalahpahaman kecil di atas lapangan hijau.

"Hanya Lucas Rosa yang menghampiri saya. Dia sendirian, jadi dia mengira penyelamatan saya dianulir dan penalti harus diulang," kata Paes.

Momen tidak biasa ini pun langsung memancing sorotan tajam dari sejumlah media ternama Belanda, salah satunya adalah De Telegraaf.

baca juga

Media Belanda tersebut mengulas kejanggalan perayaan itu dengan menulis laporan berikut.

"Biasanya, kiper yang berperan heroik dalam adu penalti akan dikerumuni oleh rekan-rekan setimnya yang sedang merayakan," tulis De Telegraaf.

"Tetapi karena para pemain Ajax ragu apakah itu pantas dilakukan setelah mencapai Liga Konferensi, Paes kehilangan momen kegembiraan itu," tambahnya.

Sebelum berhasil menjadi pahlawan kelolosan tim, perjalanan Paes di kancah sepak bola Belanda sebenarnya tidak selalu mulus karena ia kerap diterpa kritik pedas dari para pengamat setempat mengenai beberapa kelemahannya di bawah mistar.

Menanggapi gelombang kritik tersebut, kiper keturunan Kediri ini memilih bersikap realistis serta menunjukkan kesadaran penuh akan aspek-aspek taktis yang memang harus ia benahi ke depannya.

"Jika Anda memasukkan sembilan puluh menit melawan FC Utrecht, maka saya telah mencatatkan clean sheet tujuh kali dalam 13 pertandingan." ujar Paes.

Ia pun berargumen bahwa proses evaluasi mandiri adalah hal yang lumrah bagi pesepak bola profesional.

"Itu persentase yang cukup bagus. Ada hal-hal baik dan area yang perlu ditingkatkan, tetapi selalu ada." ucapnya lagi.

Paes secara terbuka juga mengakui satu elemen spesifik dalam permainannya yang masih membutuhkan polesan lebih lanjut.

"Dalam hal penguasaan bola, tentu saja bisa lebih baik," pungkas Maarten Paes dikutip dari Ajax Show Time.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persiapan Piala AFF 2026: TC Timnas Indonesia Resmi Digelar di Jakarta

Persiapan Piala AFF 2026: TC Timnas Indonesia Resmi Digelar di Jakarta

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:55 WIB

Kata-kata Nathan Tjoe-A-On yang Sukses Bantu Willem II Promosi ke Eredivisie

Kata-kata Nathan Tjoe-A-On yang Sukses Bantu Willem II Promosi ke Eredivisie

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:22 WIB

FC Twente Resmi Umumkan Perpanjangan Kontrak Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers

FC Twente Resmi Umumkan Perpanjangan Kontrak Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:16 WIB

Keuntungan Timnas Indonesia Tanpa Pemain Abroad di Piala AFF, John Herdman Kasih Bocoran

Keuntungan Timnas Indonesia Tanpa Pemain Abroad di Piala AFF, John Herdman Kasih Bocoran

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:05 WIB

Sama-sama Pakai Sistem 3 Bek, Apa yang Membedakan Taktik John Herdman dan STY di Timnas Indonesia?

Sama-sama Pakai Sistem 3 Bek, Apa yang Membedakan Taktik John Herdman dan STY di Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:12 WIB

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:09 WIB

Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional

Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:04 WIB

BRI Raih Penghargaan Kemenpora, Perkuat Komitmen Majukan Industri Olahraga Nasional

BRI Raih Penghargaan Kemenpora, Perkuat Komitmen Majukan Industri Olahraga Nasional

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 13:03 WIB

PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka

PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 13:01 WIB

Pelemparan Terjadi di Persija Jakarta vs Persib, I.League Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Pelemparan Terjadi di Persija Jakarta vs Persib, I.League Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 13:01 WIB

Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 13:00 WIB

Karier atau Kesehatan Mental, Haruskah Selalu MemilihThe more I see things like this, Salah Satunya?

Karier atau Kesehatan Mental, Haruskah Selalu MemilihThe more I see things like this, Salah Satunya?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:00 WIB

BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia

BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 12:57 WIB

×