Suara.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkap perkembangan terbaru terkait proses naturalisasi dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Menurut Sumardji, peluang kedua pemain tersebut untuk segera mendapatkan status Warga Negara Indonesia masih bergantung pada penilaian tim pelatih Timnas Indonesia yang dipimpin John Herdman.
Ia menjelaskan bahwa proses naturalisasi masih terus berjalan. Karena itu, tim pelatih ingin melihat secara langsung kualitas, kemampuan, dan potensi yang dimiliki Luke Vickery maupun Mitchell Baker sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
![Luke Vickery kembali cetak gol dahsyat melalui tendangan jarak jauh untuk Macarthur FC di A-League. Simak aksi spektakuler pemain yang diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia. [Dok. IG Luke Vickery]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/15/21874-luke-vickery.jpg)
"Pertanyaan yang susah saya jawab, karena semua berproses," kata Sumardji kepada awak media.
"Dan berproses itu tentu kan kita akan melihat beberapa hari latihan ini seperti apa. Apakah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pelatih atau tidak," jelasnya.
Sumardji menuturkan, alasan utama Herdman mengundang Luke Vickery dan Mitchell Baker ke Jakarta adalah untuk memberikan kesempatan kepada tim pelatih melakukan pemantauan secara langsung.
Itu meski keduanya tidak masuk dalam skuad yang dipersiapkan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni dalam agenda FIFA Matchday.
![Pemain keturunan Indonesia, Mitchell Baker. [Dok. Instagram/@_mitchell.baker]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/15/54617-pemain-keturunan-indonesia-mitchell-baker.jpg)
"Memang kita ingin tahu seperti apa kedua pemain yang akan kita naturalisasi," ucap lelaki yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.
"Jadi, jadi kita melihat perkembangannya nanti beberapa hari latihan ini seperti apa. Apakah nanti memang sesuai dengan apa yang kita inginkan, yang pelatih inginkan atau tidak," sambungnya.
Sumardji menegaskan bahwa proses pemantauan terhadap kedua pemain masih berlangsung. Karena itu, keputusan mengenai percepatan naturalisasi belum dapat dipastikan dalam waktu dekat.
"Tentu, itu semua adalah proses pemanggilan, dilihat bagaimana perkembangan ke depannya seperti apa," pungkasnya.