-
Marco Silva resmi menyudahi masa baktinya sebagai manajer Fulham setelah lima musim kepemimpinan.
-
Benfica membidik Silva sebagai target utama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan José Mourinho.
-
Pemilik Fulham Shahid Khan menegaskan klub siap berburu pelatih baru berstandar dunia.
Suara.com - Era kepemimpinan Marco Silva di Fulham resmi berakhir pada musim panas ini setelah pengabdian selama lima tahun. Juru taktik asal Portugal tersebut kini santer dikabarkan menjadi buruan utama raksasa Portugal, Benfica.
Kursi kepelatihan Benfica yang ditinggalkan oleh José Mourinho disinyalir akan segera menjadi pelabuhan baru Silva. Manajemen Benfica dikabarkan telah menyiapkan draf kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan musim ketiga.
Langkah strategis ini menandai akhir dari stabilitas panjang yang dinikmati Fulham di bawah arahannya. Kepergian sang manajer memaksa manajemen klub London Barat tersebut bergerak cepat menyusun rencana baru.
![Pelatih Fulham, Marco Silva. [OLI SCARFF / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/01/23/73674-marco-silva-fulham.jpg)
"Kepada para penggemar kami -- saya meminta Anda, sejak hari pertama, untuk selalu bersama kami. Dan itulah yang Anda lakukan selama lima tahun terakhir ini. Kita mencapai banyak hal bersama," ujar Silva dalam surat terbukanya, dikutip dari ESPN.
"Staf saya dan saya selalu merasakan dukungan Anda. Itu tidak akan pernah dilupakan. Fulham akan selalu ada di hati saya, dan cepat atau lambat saya akan kembali ke Craven Cottage."
Pertandingan pamungkas Silva bersama skuad The Cottagers berakhir manis lewat kemenangan dua gol tanpa balas atas Newcastle United. Hasil tersebut menyudahi spekulasi panjang terkait masa depan sang pelatih di Inggris.
Pemilik Fulham, Shahid Khan, menegaskan bahwa klubnya berada dalam posisi siap untuk menghadapi masa transisi krusial ini. Pencarian figur pengganti yang sepadan kini sedang berlangsung di balik layar.
"Fulham dan Marco sangat cocok selama lima musim, tetapi perubahan tidak dapat dihindari dalam permainan ini, dan karena itu kami telah bersiap untuk momen ini," ungkap Shahid Khan.
"Kami akan segera menunjuk pemimpin baru secara tepat waktu namun terukur, yang akan memenuhi standar Klub kami dan harapan penggemar kami di seluruh dunia."
Khan juga menambahkan bahwa posisi manajer di klubnya saat ini merupakan destinasi yang sangat memikat bagi para pelatih top.
Rekam jejak Silva di Fulham terbilang sangat impresif sejak pertama kali datang setengah dekade lalu. Pada musim perdananya, ia langsung mempersembahkan gelar juara divisi Championship sekaligus tiket promosi.
Keberhasilan tersebut memutus dahaga trofi liga yang sempat dialami publik Craven Cottage selama 21 tahun. Setelah promosi, Silva sukses mentransformasi Fulham menjadi tim yang disegani di kasta tertinggi Inggris.
Selama empat tahun beruntun, klub ini konsisten mengakhiri kompetisi di papan tengah Premier League. Mereka bahkan menorehkan rekor poin tertinggi klub di kasta utama dengan raihan 54 poin pada musim 2024-2025.
Meskipun sempat bersaing ketat memperebutkan tiket kompetisi Eropa musim ini, performa tim sedikit merosot di fase akhir. Fulham akhirnya harus puas menyudahi kompetisi dengan finis di peringkat ke-11.