- Undian ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027 di Jakarta pada Jumat (5/6/2026) menetapkan peta persaingan fase grup.
- Persib Bandung berada di Grup B, sedangkan Borneo FC Samarinda menempati Grup A dalam kompetisi elit ini.
- Kompetisi musim ini memperluas jumlah peserta menjadi 16 tim dengan format baru yakni babak perempat final.
Suara.com - Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda resmi mengetahui peta persaingan mereka di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027 setelah hasil undian fase grup diumumkan di Jakarta, Jumat (5/6/2026). Dari hasil drawing tersebut, persaingan diprediksi berlangsung sengit.
Kompetisi antarklub paling bergengsi di Asia Tenggara ini memasuki musim ketiganya dengan format yang lebih besar.
Jumlah peserta bertambah dari 14 menjadi 16 tim dan untuk pertama kalinya menghadirkan babak perempat final pada fase gugur. Dengan perubahan tersebut, total pertandingan meningkat dari 40 menjadi 56 laga.
Sebagai juara Liga Super Indonesia dalam tiga musim beruntun, Persib Bandung akan menjalani debut di ajang ini.

Maung Bandung tergabung di Grup B yang dihuni sejumlah kekuatan besar kawasan, seperti Johor Darul Ta'zim (JDT) dari Malaysia, Cong An Ha Noi dari Vietnam, Port FC dari Thailand, Lion City Sailors dari Singapura, Svay Rieng dari Kamboja, serta pemenang play-off antara Ezra FC dan Shan United.
Sementara itu, Borneo FC Samarinda masuk Grup A yang juga tidak kalah berat. Klub asal Kalimantan tersebut akan bersaing dengan juara bertahan Buriram United, sesama wakil Thailand Ratchaburi FC, Kuching City FC dari Malaysia, Tampines Rovers dari Singapura, wakil Vietnam, serta pemenang play-off antara Kasuka FC dan Manila Digger.
Persib dan Borneo FC Hadapi Ujian Berat
Buriram United datang dengan status tim tersukses sepanjang sejarah kompetisi setelah menjuarai dua edisi secara beruntun. Klub asal Thailand itu kembali menjadi salah satu kandidat kuat untuk mempertahankan gelar.
Musim ini juga menghadirkan sejumlah peserta baru. Selain Persib Bandung, klub yang untuk pertama kalinya tampil di ajang tersebut adalah Kuching City FC dari Malaysia, Manila Digger FC dari Filipina, Port FC, dan Ratchaburi FC dari Thailand.
Empat tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke babak perempat final yang dimainkan dengan format kandang dan tandang. Sistem serupa juga diterapkan pada semifinal hingga final.
Mayor Jenderal Khiev Sameth, Presiden Federasi Sepak Bola ASEAN, mengatakan kesuksesan ASEAN Club Championship Shopee Cup 2025/2026 menjadi cerminan perkembangan sepak bola ASEAN sekaligus bukti potensi besar yang dapat dicapai bersama.
“Seiring dengan perluasan kompetisi dari 14 menjadi 16 klub untuk musim 2026/27 dan penciptaan babak perempat final, kami memulai babak baru yang menarik bagi sepak bola klub di Asia Tenggara," kata Khiev dalam keterangannya.
"Dengan penambahan 12 pertandingan, perluasan ini mencerminkan semakin kuatnya kekuatan, ambisi, dan daya saing klub-klub elit di kawasan kita, sekaligus menciptakan lebih banyak peluang bagi lebih banyak tim, pemain, dan terutama para pendukung setia kita untuk menjadi bagian dari kompetisi klub utama ASEAN."
“Bersama Shopee, mitra dan penyiar kami yang berharga, serta mitra komersial eksklusif SPORTFIVE, kami sedang membangun sesuatu yang menjadi milik seluruh ASEAN, sebuah kompetisi yang merayakan talenta kami dan menyatukan jutaan penggemar melalui kekuatan sepak bola."
Sementara itu, Direktur Kemitraan Bisnis Shopee Indonesia, Daniel Minardi, meyakini ajang ini mampu menyatukan komunitas sepak bola di kawasan Asia Tenggara.