Peta Kekuatan Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Chris Wood Jadi Tumpuan Utama

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:16 WIB
Peta Kekuatan Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Chris Wood Jadi Tumpuan Utama
Striker Burnley Chris Wood (tengah) merayakan golnya ke gawang Crystal Palace bersama rekan setimnya dalam laga Liga Inggris di Turf Moor. Michael Regan / POOL / AFP
baca 10 detik
  • Timnas Selandia Baru kembali ke Piala Dunia 2026 membawa misi membuktikan kekuatan sepak bola Oseania.

  • Skuad asuhan Darren Bazeley mengandalkan kombinasi fisik kokoh, disiplin taktik, dan ketajaman Chris Wood.

  • Tergabung dalam Grup G, Selandia Baru dijadwalkan menghadapi tantangan berat dari Iran, Mesir, dan Belgia.

Suara.com - Timnas Selandia Baru resmi kembali ke panggung Piala Dunia 2026 dengan misi besar meruntuhkan skeptisisme global terhadap kekuatan sepak bola zona Oseania.

The All Whites datang membawa generasi baru yang lebih matang demi membuktikan kolektivitas tim mampu menumbangkan nama-nama besar.

Kekuatan utama perwakilan Oseania ini tidak terletak pada status kebintangan tradisional, melainkan pada ketahanan fisik yang kokoh dan kedisiplinan organisasi taktik.

Penyerang Timnas Selandia Baru, Chris Wood (kiri). [Jose Jordan / AFP]
Penyerang Timnas Selandia Baru, Chris Wood (kiri). [Jose Jordan / AFP]

Kembalinya tim ini memicu antusiasme tinggi mengingat mereka memiliki sejarah sebagai tim yang paling sulit ditaklukkan pada turnamen serupa belasan tahun silam.

Langkah meyakinkan ini diraih setelah tim asuhan Darren Bazeley menyapu bersih seluruh laga kualifikasi tanpa kehilangan satu poin pun.

Ketangguhan Selandia Baru akan langsung diuji dalam persaingan ketat Grup G yang dihuni oleh Iran, Mesir, dan Belgia.

Publik dunia tentu masih mengingat performa impresif mereka pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Pemain timnas Selandia Baru Chris Wood saat bertanding sebagai pemain Newcastle United melawan Wolverhampton Wanderers di Stadion St James Park, Newcastle, Inggris, Jumat (8/4/2022). ANATARA FOTO/Reuters-Scott Heppell/hp.
Pemain timnas Selandia Baru Chris Wood saat bertanding sebagai pemain Newcastle United melawan Wolverhampton Wanderers di Stadion St James Park, Newcastle, Inggris, Jumat (8/4/2022). ANATARA FOTO/Reuters-Scott Heppell/hp.

Kala itu, perwakilan Oseania ini mencatatkan sejarah unik sebagai satu-satunya tim yang tidak terkalahkan sepanjang fase grup.

Meski gagal melaju ke babak gugur, memori menahan imbang Italia dan Paraguay menjadi modal psikologis berharga bagi generasi saat ini.

baca juga

Kini, setelah absen lebih dari satu dekade, target mereka jauh melampaui sekadar catatan imbang di fase grup.

Kombinasi Senioritas Chris Wood dan Visi Bazeley

Ketajaman lini serang Selandia Baru pada turnamen kali ini akan kembali bertumpu pada sosok striker veteran, Chris Wood.

Penyerang Nottingham Forest berusia 34 tahun tersebut memegang peran krusial sebagai pemimpin sekaligus mentor bagi para pemain muda.

Pengalaman panjang Wood di kompetisi tertinggi Liga Inggris menjadi jaminan kualitas lini depan The All Whites.

Di pinggir lapangan, strategi modern diterapkan oleh pelatih kepala Darren Bazeley yang fokus pada transisi cepat dan permainan kolektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menanti Magis Ralf Rangnick: Mampukah Timnas Austria Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026?

Menanti Magis Ralf Rangnick: Mampukah Timnas Austria Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026?

Bola | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:09 WIB

Peta Kekuatan Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain dan Jadwal Pertandingan

Peta Kekuatan Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain dan Jadwal Pertandingan

Bola | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:00 WIB

Euforia Sambut Piala Dunia 2026 di Bandung

Euforia Sambut Piala Dunia 2026 di Bandung

Foto | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:37 WIB

Terkini

Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa

Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa

Sulsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:01 WIB

Pemain Persib dan Persija Cetak Gol, Timnas Indonesia Bantai Bali United Jelang Piala AFF 2026

Pemain Persib dan Persija Cetak Gol, Timnas Indonesia Bantai Bali United Jelang Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB

Drama Flower of Evil: Saat Seorang Detektif Harus Selidiki Suaminya Sendiri

Drama Flower of Evil: Saat Seorang Detektif Harus Selidiki Suaminya Sendiri

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB

Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?

Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Mudah Datangkan Pemain, Mariano Peralta Jadi Buktinya

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Mudah Datangkan Pemain, Mariano Peralta Jadi Buktinya

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:56 WIB

Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?

Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:56 WIB

Polda Metro Jaya Masih Analisis Berkas Laporan, Kapan Hotman Paris Dipanggil Polisi?

Polda Metro Jaya Masih Analisis Berkas Laporan, Kapan Hotman Paris Dipanggil Polisi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:55 WIB

Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir

Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:53 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang

Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:50 WIB

Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus

Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:50 WIB

×