- Timnas Prancis berambisi meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah kalah pada final edisi tahun 2022 lalu.
- Superkomputer Opta menempatkan Prancis sebagai kandidat juara kedua setelah Spanyol dengan peluang kemenangan sebesar 21,0 persen.
- Perjalanan Prancis diprediksi menghadapi tantangan berat melawan Senegal, Swedia, Jerman, Maroko, hingga potensi final melawan tim Inggris.
Suara.com - Timnas Prancis tengah mengusung misi penebusan untuk meraih gelar juara pada Piala Dunia 2026.
Setelah kegagalan menyakitkan lewat adu penalti pada final edisi 2022, skuad asuhan Didier Deschamps kembali masuk dalam jajaran kandidat terkuat peraih trofi.
Berdasarkan simulasi terbaru superkomputer Opta, Timnas Prancis menempati posisi favorit kedua untuk mengangkat trofi setelah juara Eropa, Spanyol.
Ujian Berat di Fase Grup Neraka
![Didier Deschamps resmi mengumumkan skuad Timnas Prancis untuk Piala Dunia 2026. Mbappe, Dembele, dan Olise masuk, sementara Camavinga dicoret. [Dok. equipedefrance]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/15/72809-skuad-timnas-prancis-untuk-piala-dunia-2026.jpg)
Perjalanan Les Bleus dipastikan tidak akan berjalan mulus karena mereka tergabung di grup yang dianggap paling berat pada edisi kali ini.
Berada di Grup I, Kylian Mbappe dan kawan-kawan harus bersaing ketat dengan Senegal, Irak, dan Norwegia.
Norwegia menjadi ancaman nyata karena memiliki mesin gol Erling Haaland, sementara Irak baru saja membuktikan ketangguhannya dengan menahan imbang Spanyol dalam laga uji coba.
Meski demikian, superkomputer Opta tetap memberikan peluang sebesar 60,2 persen bagi Prancis untuk lolos sebagai juara grup.
Jika skenario tersebut berjalan sesuai rencana, Prancis akan melaju ke babak 32 besar dengan kepercayaan diri yang tinggi.
Potensi Batu Sandungan dari Swedia dan Jerman
Memasuki babak sistem gugur pertama, identitas lawan Prancis akan sangat bergantung pada kombinasi peringkat ketiga terbaik dari grup lain.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa Swedia menjadi lawan yang paling mungkin dihadapi Prancis pada fase 32 besar.
Swedia bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata karena memiliki duet penyerang tajam, Alexander Isak dan Viktor Gyökeres.
Meskipun Prancis menang empat kali dalam lima pertemuan terakhir, mereka pernah dipermalukan Swedia dengan skor 0-2 pada Euro 2012.
Prancis diprediksi memiliki peluang sebesar 94,9 persen untuk melewati rintangan di babak ini.
Jika berhasil menembus babak 16 besar, raksasa Eropa lainnya, Jerman, kemungkinan besar sudah menunggu untuk beradu taktik.
Pertemuan melawan juara dunia empat kali itu akan menjadi salah satu laga paling ikonik dan emosional di turnamen.
Sejarah mencatat Prancis memiliki rekor yang kurang impresif saat bersua Jerman di panggung Piala Dunia dengan hanya mengemas satu kemenangan sejak 1958.
Namun, Les Bleus memiliki modal positif karena belum terkalahkan dalam lima laga kompetitif terakhir melawan tim berjuluk Der Panzer tersebut.
Simulasi menempatkan peluang Prancis untuk mencapai babak ini di angka 70,5 persen.
Reuni dengan Maroko dan Potensi Balas Dendam ke Spanyol
Langkah Prancis di perempat final diprediksi akan mempertemukan mereka kembali dengan kejutan besar asal Afrika, Maroko.
Laga ini akan menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022, ketika Prancis menang 2-0.
Maroko yang kini semakin matang dipastikan akan memberikan perlawanan yang jauh lebih disiplin dan terorganisasi.
Kekuatan pertahanan Maroko yang mampu menyingkirkan Spanyol dan Portugal di masa lalu akan menjadi ujian berat bagi kreativitas lini serang Prancis.
Peluang Prancis untuk melangkah hingga fase delapan besar diprediksi mencapai angka 48,1 persen.
Jika rintangan Maroko berhasil dilewati, Spanyol kemungkinan besar akan menjadi lawan Prancis di babak semifinal.
Ini menjadi kesempatan bagi Prancis untuk membalas kekalahan mereka dari Spanyol pada semifinal Euro 2024.
Spanyol saat ini berstatus sebagai tim favorit utama versi superkomputer untuk menjuarai Piala Dunia 2026.
Meskipun Spanyol mendominasi pertemuan dalam satu dekade terakhir, Prancis memiliki rekam jejak mentalitas yang kuat setiap kali mencapai fase krusial turnamen besar.
Statistik mencatat Prancis memenangkan enam laga semifinal terakhir mereka secara beruntun di turnamen mayor sebelum dihentikan Spanyol tahun lalu.
Peluang keberhasilan Prancis untuk menembus babak empat besar berada di angka 33,5 persen.
Prediksi Final Ideal Melawan Inggris
Apabila mampu menumbangkan sang favorit utama, hanya Inggris yang diprediksi berdiri di antara Prancis dan trofi juara dunia ketiga mereka.
Pertemuan di partai puncak akan menjadi duel dua rival besar yang sama-sama memiliki skuad bertabur bintang.
Prancis memiliki catatan historis yang sangat baik atas Inggris dengan hanya sekali kalah dalam sembilan pertemuan terakhir.
Inggris bahkan belum pernah mengalahkan Prancis dalam pertandingan kompetitif sejak Piala Dunia 1982.
Peluang Prancis untuk mencapai partai final dan mengangkat trofi di New Jersey pada 19 Juli mendatang berada di angka 21,0 persen.
Timnas Prancis datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar setelah hampir mencatat sejarah sebagai juara beruntun pada 2022, namun digagalkan Argentina di final.
Di bawah kendali Didier Deschamps, Prancis menjadi salah satu tim paling konsisten di dunia dengan mencapai tiga final turnamen mayor, yakni Piala Dunia 2018, Piala Dunia 2022, dan UEFA Nations League, dalam delapan tahun terakhir.
Skuad ini masih dipimpin oleh Kylian Mbappe yang kini berada di puncak kariernya, didukung deretan talenta muda yang mulai mendominasi liga-liga top Eropa.