-
New York menyediakan 50.000 tiket gratis nonton bareng Final World Cup 2026 di Central Park.
-
Distribusi kuota menggunakan sistem undian online terbuka dan mencadangkan porsi khusus relawan lokal.
-
Pemerintah menyuntikkan dana total 9,5 juta dolar AS demi mewujudkan pesta sepak bola inklusif.
Suara.com - Pemerintah Kota dan Negara Bagian New York mendobrak komersialisasi tiket sepak bola dengan menyediakan akses gratis nonton Piala Dunia 2026 bagi warga.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati atmosfer pertandingan sepak bola terbesar di planet ini.
Dikutip dari situs resmi Kota New York, sebanyak 50.000 tiket nonton bareng laga puncak Piala Dunia dibuka secara cuma-cuma di kawasan ikonik Central Park.
![MetLife Stadium di New Jersey/New York, Amerika Serikat dipilih FIFA menjadi venue final Piala Dunia 2026. [Dok. FIFA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/02/05/12766-metlife-stadium-di-new-york-amerika-serikat-dipilih-fifa-menjadi-venue-final-piala-dunia-2026.jpg)
Kebijakan inklusif tersebut dirancang demi mengikis kesenjangan ekonomi yang kerap membatasi akses masyarakat kelas pekerja ke ajang olahraga internasional.
Distribusi tiket akan dikelola secara transparan oleh lembaga Global Citizen melalui sistem undian daring.
Pendaftaran undian dibuka mulai Kamis, 11 Juni pukul 10.00 waktu setempat dan ditutup pada 16 Juli mendatang.
Panitia berkomitmen mengalokasikan 20 persen kuota tiket khusus untuk organisasi nirlaba setempat serta relawan pelayanan kota.

Gerbang area Great Lawn di Central Park bakal dibuka sejak tengah hari sebelum laga kick-off dimulai pukul 15.00.
Walikota Zohran Kwame Mamdani menegaskan komitmennya agar perhelatan global ini tidak hanya menjadi milik kaum elite bermodal besar.
“Anda tidak perlu menghabiskan puluhan ribu dolar untuk menjadi bagian dari Piala Dunia. Di bawah pemerintahan kami, Anda tidak perlu melakukannya. Mulai dari acara nonton bareng gratis untuk 50.000 warga New York di Great Lawn hingga festival penggemar di setiap wilayah dan investasi yang membantu usaha kecil berbagi manfaat dari turnamen ini, kami memastikan Piala Dunia menjadi milik orang-orang yang menjadikan kota ini seperti sekarang ini. Ini adalah acara sekali dalam segenerasi, dan warga New York kelas pekerja layak untuk mengalami, merayakan, dan memetik manfaat darinya.”
Pesta suporter ini ditopang dana investasi senilai 6 juta dolar AS dari negara bagian dan 3,5 juta dolar AS dari kas kota.
Tiga layar LED berukuran raksasa dipasang agar penonton mendapatkan pengalaman visual terbaik layaknya di dalam stadion.
Panggung hiburan live, pemandu acara kondang dari iHeartRadio, hingga deretan stan kuliner lokal disiapkan untuk memanjakan pengunjung.
Gubernur Kathy Hochul menyatakan bahwa inisiatif ini membawa kemeriahan turnamen langsung ke hadapan publik setempat.
“Piala Dunia adalah pengalaman sekali seumur hidup yang layak dinikmati dan disaksikan oleh warga New York dari segala usia. Selama satu setengah bulan ke depan, warga New York akan merasakan sensasi menonton Piala Dunia di kampung halaman mereka. Jika warga New York tidak dapat menghadiri Piala Dunia, kami membawa pertandingan itu kepada mereka, dan untuk pertandingan Final, warga New York akan merasakan pengalaman menonton di acara nonton bareng terbesar di dunia di salah satu taman terbaik di dunia.”