Tuchel Tolak Anggapan Timnas Inggris Favorit Juara Piala Dunia 2026: Kami Hanya Penantang!

Arief Apriadi

Rabu, 10 Juni 2026 | 12:58 WIB
Tuchel Tolak Anggapan Timnas Inggris Favorit Juara Piala Dunia 2026: Kami Hanya Penantang!
Thomas Tuchel menolak menyebut Timnas Inggris sebagai favorit juara Piala Dunia 2026. Ia memilih status penantang meski tetap bermimpi mengangkat trofi. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Thomas Tuchel menegaskan Timnas Inggris bukan favorit utama juara Piala Dunia 2026 karena belum meraih gelar dunia selama 60 tahun.
  • Meski demikian, Tuchel memastikan The Three Lions tetap datang dengan target besar untuk memperebutkan trofi juara.
  • Pelatih asal Jerman itu meminta pemain fokus pada proses dan langkah demi langkah untuk mencapai puncak prestasi di turnamen.

Suara.com - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, secara mengejutkan menolak label favorit juara yang disematkan kepada anak asuhnya menjelang Piala Dunia 2026.

Juru taktik asal Jerman tersebut menegaskan bahwa skuad The Three Lions saat ini lebih tepat dipandang sebagai tim penantang daripada unggulan utama.

Meski menolak status favorit, Tuchel menjamin bahwa Harry Kane dan kolega tetap memelihara mimpi besar untuk membawa pulang trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.

Tuchel: Inggris Bukan Favorit Utama

Harry Kane yakin cuaca panas Amerika Utara tak akan menghambat Inggris di Piala Dunia 2026. Sang kapten datang dengan modal 67 gol sepanjang musim. [Dok. IG England]
Harry Kane yakin cuaca panas Amerika Utara tak akan menghambat Inggris di Piala Dunia 2026. Sang kapten datang dengan modal 67 gol sepanjang musim. [Dok. IG England]

Turnamen akbar tersebut segera bergulir dengan ambisi besar Inggris untuk menyudahi puasa gelar dunia yang sudah berlangsung selama 60 tahun.

Sejumlah negara seperti Spanyol, Prancis, Brasil, Portugal, hingga juara bertahan Argentina dinilai lebih layak menyandang status unggulan.

"Ada berapa banyak tim favorit? Tidak, kami bukan favorit utama," ujar Thomas Tuchel dalam konferensi pers dikutip dari ESPN, Rabu (10/6/2026).

Menurut Tuchel, kegagalan Inggris meraih gelar juara dunia selama beberapa dekade terakhir menjadi alasan utama mengapa mereka tidak layak disebut favorit.

"Kami tidak bisa disebut begitu karena kami sudah bertahun-tahun tidak memenanginya," lanjut mantan pelatih Chelsea tersebut.

baca juga

Ia menilai status unggulan lebih pantas diberikan kepada negara-negara yang memiliki rekam jejak kesuksesan di turnamen besar.

"Ada pemenang yang sudah terbukti di turnamen ini dengan kesuksesan yang lebih banyak, merekalah favoritnya," tegas Tuchel.

Inggris Tetap Bermimpi Angkat Trofi

Meski enggan menyandang status favorit, Tuchel memastikan Inggris datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar.

"Kami berkompetisi untuk memperebutkan trofi, kami bermimpi besar," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa mimpi tersebut harus dibarengi tanggung jawab, kerja keras, komitmen, dan disiplin tinggi.

Tuchel ingin para pemain fokus pada setiap pertandingan tanpa terbebani ekspektasi berlebihan.

"Kami melihat diri kami sebagai kompetitor, sebagai penantang, kami ingin melangkah sejauh mungkin," tambahnya.

Baginya, mentalitas sebagai penantang justru dapat membantu tim tampil lebih lepas sepanjang turnamen.

Warisan Southgate dan Filosofi Mendaki Gunung

Tuchel juga memberikan apresiasi terhadap fondasi yang dibangun pendahulunya, Gareth Southgate.

Di bawah kepemimpinan Southgate, Inggris berhasil mencapai final Euro 2020 dan Euro 2024, serta semifinal Piala Dunia 2018.

"[Hasil-hasil itu] sangat relevan," ujar Tuchel.

Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa Inggris sudah berada di level elite dan memiliki kapasitas untuk menjadi juara.

"Jika Anda mencapai final di Euro, semifinal, perempat final di Piala Dunia, maka Anda sudah ada di sana dan bisa memenanginya," jelasnya.

Namun, ia tetap menilai sejarah panjang tanpa gelar membuat Inggris belum layak disebut favorit mutlak.

"Mungkin ini perbandingan yang salah, jika Anda pergi ke Wimbledon dan belum pernah memenanginya, atau 60 tahun lalu memenanginya, Anda mungkin bukan favorit," tuturnya.

Untuk menggambarkan pendekatannya, Tuchel menggunakan filosofi pendakian gunung.

"Jika kita ingin mencapai puncak gunung, kita harus memulai perjalanan selangkah demi selangkah dan pergi dari base camp ke base camp," paparnya.

Ia ingin para pemain tetap fokus pada proses dan tidak terjebak dalam euforia maupun tekanan di luar lapangan.

"Saya memiliki keyakinan, kami semua memiliki keyakinan dan mimpi, tetapi itu datang dengan tanggung jawab, kerja keras, komitmen, dan disiplin," tegasnya.

"Ini semua termasuk di dalamnya, tetapi kami berani bermimpi dan itu adalah hal yang penting," pungkas Tuchel.

Fokus pada Sepak Bola, Jauh dari Isu Politik

Di luar urusan teknis, Tuchel juga menanggapi isu penolakan visa wasit asal Somalia, Omar Artan, oleh pihak imigrasi Amerika Serikat.

Ia mengaku bersyukur karena Federasi Sepak Bola Inggris (FA) memberinya ruang untuk tetap fokus pada sepak bola.

"Ya, dan saya sangat berterima kasih kepada asosiasi karena mereka membiarkan saya memisahkan hal itu dan menjadi pelatih kepala," ucapnya.

Menurut Tuchel, fokus penuh terhadap sepak bola menjadi kunci jika Inggris ingin melangkah jauh di turnamen.

"Turnamen ini sudah cukup sulit jika kita hanya fokus pada sepak bola," tutup pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Bukayo Saka Perlu Perhatian Khusus Jelang Piala Dunia 2026

Kondisi Bukayo Saka Perlu Perhatian Khusus Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:46 WIB

Bikin Malu! Penampakan 'Air Terjun' di Stadion AS Jelang Kick Off Piala Dunia 2026

Bikin Malu! Penampakan 'Air Terjun' di Stadion AS Jelang Kick Off Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:35 WIB

Tiket Suporter Mendadak Hangus! Cara AS Bikin Iran Pulang Lebih Awal dari Piala Dunia 2026?

Tiket Suporter Mendadak Hangus! Cara AS Bikin Iran Pulang Lebih Awal dari Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:21 WIB

AS Ribet! Viral Timnas Senegal Diperiksa Bak Teroris di Bandara

AS Ribet! Viral Timnas Senegal Diperiksa Bak Teroris di Bandara

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:13 WIB

Daftar Venue Piala Dunia 2026: 16 Stadion Megah di Tiga Negara Tuan Rumah

Daftar Venue Piala Dunia 2026: 16 Stadion Megah di Tiga Negara Tuan Rumah

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Borobudur dan Prambanan Resmi Jadi Pusat Ibadah Dunia, Pemprov Jateng Siapkan Strategi Baru Ini

Borobudur dan Prambanan Resmi Jadi Pusat Ibadah Dunia, Pemprov Jateng Siapkan Strategi Baru Ini

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 15:07 WIB

Saksi Sebut Serahkan Rp 500 Juta ke Gus Alex, Disebut sebagai Pinjaman

Saksi Sebut Serahkan Rp 500 Juta ke Gus Alex, Disebut sebagai Pinjaman

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:06 WIB

'Kapolri Saya Minta All Out', Titah Prabowo Seret Perusahaan Pembakar Lahan ke Ranah Pidana

'Kapolri Saya Minta All Out', Titah Prabowo Seret Perusahaan Pembakar Lahan ke Ranah Pidana

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:05 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka Korupsi, Ini Respons Bahlil

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka Korupsi, Ini Respons Bahlil

Video | Kamis, 17 September 2026 | 15:05 WIB

Polisi Amankan 10 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Asahan, Sita Sajam dan Motor

Polisi Amankan 10 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Asahan, Sita Sajam dan Motor

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 15:05 WIB

6 Rekomendasi Facial Wash Salicylic Acid untuk Kulit Berjerawat, Bersihkan Pori Tersumbat

6 Rekomendasi Facial Wash Salicylic Acid untuk Kulit Berjerawat, Bersihkan Pori Tersumbat

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 15:04 WIB

BPKN Terima 12.156 Pengaduan Konsumen Selama 2026, Jasa Keuangan Paling Banyak Jadi Masalah

BPKN Terima 12.156 Pengaduan Konsumen Selama 2026, Jasa Keuangan Paling Banyak Jadi Masalah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 15:04 WIB

Review Above & Below: Bertaruh Nyawa di Tengah Hiu dan Kartel

Review Above & Below: Bertaruh Nyawa di Tengah Hiu dan Kartel

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 15:00 WIB

Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:55 WIB

Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid saat Uji Coba di Jalur Perkotaan

Konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid saat Uji Coba di Jalur Perkotaan

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:53 WIB

×