- PSSI akan menelusuri rekaman CCTV dan kamera stadion untuk mengidentifikasi pelaku intimidasi terhadap Beckham Putra usai laga Timnas Indonesia vs Mozambik.
- Oknum suporter yang terbukti melakukan makian atau hujatan terancam sanksi larangan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia.
- PSSI menegaskan pentingnya menjaga kondisi psikologis pemain dan meminta suporter mengesampingkan rivalitas klub saat mendukung tim nasional.
Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengambil langkah tegas untuk melindungi gelandang muda berbakat, Beckham Putra Nugraha.
Federasi akan menjatuhkan sanksi berat kepada oknum suporter yang terbukti melakukan tindakan intimidasi saat sang pemain membela Timnas Indonesia pada ajang FIFA Matchday.
Keputusan ini diambil setelah adanya serangan verbal yang tidak pantas terhadap penggawa berusia 24 tahun tersebut di tengah atmosfer kemenangan Garuda atas Mozambik.
Identifikasi Pelaku Lewat Rekaman CCTV GBK
![Sekjen PSSI Yunus Nusi saat hadir dalam konferensi pers di Gedung Danareksa, Jakarta, Senin (6/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/01/06/16566-pssi-resmi-pecat-sty-preskon-pssi-yunus-nusi.jpg)
Tindakan intimidasi tersebut dilaporkan terjadi tepat setelah peluit panjang dibunyikan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa malam.
Saat itu, Beckham Putra dan rekan-rekannya sedang berkeliling lapangan untuk mengapresiasi dukungan penonton, tetapi justru mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera melakukan investigasi mendalam terhadap insiden tersebut.
"Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain," kata Yunus Nusi dikutip dari Antara.
Sanksi Larangan Masuk Stadion hingga Publikasi Identitas
Langkah ini bertujuan memastikan keamanan psikologis para pemain tim nasional yang sedang berjuang demi nama baik Indonesia di kancah internasional.
PSSI telah menyiapkan skenario sanksi yang dinilai dapat memberikan efek jera maksimal bagi siapa pun yang mencoba mencoreng nilai-nilai sportivitas.
Bentuk hukuman utama yang disiapkan adalah menutup akses bagi oknum tersebut untuk menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang.
"Saya akan mengusulkan agar suporter yang tidak memberikan dukungan yang baik kepada Timnas Indonesia dikenakan sanksi larangan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang," tegas Yunus.
Selain larangan masuk stadion, PSSI juga mempertimbangkan memberikan hukuman sosial dengan mempublikasikan identitas pelaku.
"Kami akan mengidentifikasi mereka. Bila diperlukan, foto dan identitas wajah yang bersangkutan akan kami rilis atau dipasang di sekitar stadion tempat Timnas Indonesia bertanding," jelasnya kembali.