Prediksi Juara Piala Dunia 2026? Spanyol dan Prancis Paling Dijagokan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 11 Juni 2026 | 12:29 WIB
Prediksi Juara Piala Dunia 2026? Spanyol dan Prancis Paling Dijagokan
Wnger timnas Spanyol, Nico Williams (ketiga dari kiri) melakukan selebrasi dengan rekan-rekannya setelah mencetak gol pembuka timnya ke gawang Inggris selama pertandingan final Euro 2024 antara Spanyol vs Inggris di Olympiastadion, Berlin, Jerman pada Senin (15/7/2024) dini hari WIB. [AFP]
  • Spanyol dan Prancis mendominasi bursa taruhan global sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026.

  • Amerika Serikat memicu risiko finansial besar bagi bandar judi karena banjir taruhan lokal.

  • Taruhan spekulatif pada tim non-unggulan seperti Haiti berpotensi menciptakan rekor kerugian rumah judi.

Suara.com - Bursa taruhan global menempatkan Spanyol dan Prancis sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026. Dominasi kedua raksasa Eropa ini memicu lonjakan arus modal petaruh secara masif menjelang turnamen dimulai.

Anomali pasar taruhan kali ini menunjukkan pergeseran tajam di mana publik mengabaikan status tuan rumah demi tim unggulan murni. Kondisi tersebut memaksa para bandar menyesuaikan risiko finansial mereka akibat volume taruhan yang timpang.

Dikutip ESPN, kekuatan finansial dan reputasi di atas kertas membuat Spanyol dan Prancis memisahkan diri dari tim elite tradisional lainnya. Dinamika ini menciptakan jurang pemisah yang lebar dengan negara unggulan kedua seperti Inggris dan Argentina.

Wonderkid PSG Warren Zaire-Emery diprediksi bersinar bersama Timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Di usia 20 tahun, ia sudah pecahkan banyak rekor. [Dok. IG Warren Zaire-Emery]
Wonderkid PSG Warren Zaire-Emery diprediksi bersinar bersama Timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Di usia 20 tahun, ia sudah pecahkan banyak rekor. [Dok. IG Warren Zaire-Emery]

Meskipun bertindak selaku tuan rumah, Amerika Serikat justru menjadi instrumen spekulasi berisiko tinggi bagi rumah judi domestik. Fenomena fanatisme lokal ini berpotensi memicu kerugian raksasa jika tim nasional mereka melaju melampaui prediksi.

Data pasar dari DraftKings Sportsbook mematok posisi Spanyol di angka +450 sebagai favorit konsensus tunggal. Sementara itu, Prancis membayangi ketat sebagai ko-favorit dengan fluktuasi nilai odds antara +450 hingga +500.

Laporan internal BetMGM mengonfirmasi bahwa gabungan taruhan untuk duo Eropa tersebut telah menembus angka 30 persen. Total perputaran uang (handle) yang masuk bahkan menyentuh hampir separuh dari keseluruhan pasar legal global.

Lonjakan ini mengejutkan pelaku industri yang awalnya memprediksi penyebaran modal petaruh akan berlangsung lebih merata. Tren penguatan ini terus terakselerasi mendekati hari pembukaan turnamen sepak bola terakbar tersebut.

Rekam Jejak Spanyol di Piala Dunia: Datang sebagai Favorit tapi Kutukan Adu Penalti Menghantui [Pinterest]
Rekam Jejak Spanyol di Piala Dunia: Datang sebagai Favorit tapi Kutukan Adu Penalti Menghantui [Pinterest]

"Saya tidak menyadari bahwa ini akan menjadi aliran uang yang stabil pada tim-tim ini," ujar direktur sportsbook DraftKings, Johnny Avello kepada ESPN.

"Itu adalah dua tim favorit yang sangat populer di mana-mana, tetapi terutama akhir-akhir ini. Selama sekitar seminggu terakhir ini, keduanya mendapatkan gelombang masuknya uang."

Di sisi lain, terdapat kesenjangan popularitas yang sangat mencolok antara dua tim teratas dengan kelompok pengejar di bawahnya. Kelompok kedua ini dihuni oleh tim-tim besar konvensional yang biasanya menjadi magnet utama bagi para pejudi.

Mark Bickerdike, selaku pemimpin divisi sepak bola Caesars Sportsbook menyatakan bahwa Spanyol dan Prancis "memang pantas menjadi dua tim yang harus dikalahkan." Pergeseran minat ini membuat tim seperti Inggris (+700), Argentina (+950), dan Brasil (+950) agak terabaikan.

Pengecualian menarik di luar dua besar hanya terjadi pada Portugal yang secara mengejutkan mengalami lonjakan dukungan masif. Aliran modal segar menempatkan tim Cristiano Ronaldo cs sebagai skuad ketiga yang paling banyak didukung secara finansial.

Posisi tawar Portugal di lantai judi meroket tajam dari semula 10-1 menjadi +800 dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, beberapa rumah taruhan berani memangkas nilainya hingga menyentuh angka +750 akibat tingginya tensi pasar.

Secara historis, status tim favorit pra-turnamen sebenarnya sangat jarang keluar sebagai juara dan hanya terjadi tiga kali sejak 1974. Sejarah mencatat hanya Jerman Barat (1974), Brasil (1994), dan Spanyol (2010) yang mampu mematahkan kutukan tersebut.

Adapun rekor kejutan terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia masih dipegang oleh Italia pada edisi 1982 silam. Skuad Gli Azzurri kala itu sukses mengangkat trofi emas meskipun datang dengan status non-unggulan 18-1.

Sementara itu, Amerika Serikat yang hanya memiliki odds 60-1 justru kebanjiran dukungan dari masyarakat lokal secara ekstrem. Skuad Negeri Paman Sam menempati peringkat kedelapan dalam total volume perputaran uang di platform DraftKings.

Tingginya angka taruhan domestik memosisikan timnas Amerika Serikat sebagai liabilitas terbesar yang mengancam arus kas para bandar. Kendati demikian, pemilik modal industri judi justru menyikapi antusiasme publik ini dengan tangan terbuka.

"Orang-orang akan ingin menonton mereka dan berharap mereka menang serta bertaruh pada mereka. Sekarang setelah kita mengadakan pertandingan di negara kita, dan dalam jarak dekat di Meksiko dan Kanada, saya pikir aspek itu membuatnya menjadi lebih besar," kata Avello.

"Kami akan memasang mereka pada harga yang adil dan kami akan membiarkan para petaruh mempertaruhkan mereka karena kami tahu itu akan terjadi. Dan jika AS memenangkan ini, itu bagus untuk negara kita dan kami akan menerima kerugian kami."

Kejutan terjauh melahirkan fenomena tersendiri lewat tim nasional Haiti yang memegang odds paling buncit sebesar 2.500-1. Skuad dari Karibia ini secara tidak terduga menarik minat beberapa petaruh nekat dengan nilai taruhan fantastis.

Potensi kerugian raksasa membayangi BetMGM setelah seorang petaruh menempatkan modal sebesar $1.000 untuk kemenangan Haiti. Jika skenario mustahil ini terwujud, rumah judi tersebut wajib membayar klaim kemenangan senilai 2,5 juta dolar AS.

Sebagai latar belakang, Piala Dunia 2026 menandai era baru dengan format 48 tim yang diselenggarakan bersama oleh tiga negara Amerika Utara. Faktor kedekatan geografis terbukti mendistorsi rasio taruhan rasional menjadi bias emosional di kalangan pendukung lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mampukah Portugal Buktikan Diri Bukan 'Ronaldo FC' di Piala Dunia 2026?

Mampukah Portugal Buktikan Diri Bukan 'Ronaldo FC' di Piala Dunia 2026?

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:55 WIB

Fakta-Fakta Piala Dunia 2026 Jarang Diketahui Orang, Ada Negara Tak Pernah Absen

Fakta-Fakta Piala Dunia 2026 Jarang Diketahui Orang, Ada Negara Tak Pernah Absen

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:47 WIB

Berapa Hadiah Juara Piala Dunia 2026? Cetak Rekor Terbesar Sepanjang Sejarah

Berapa Hadiah Juara Piala Dunia 2026? Cetak Rekor Terbesar Sepanjang Sejarah

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:08 WIB

Terkini

PSSI Siap Pajang Foto Suporter Penghina Beckham Putra, Pelaku Terancam Blacklist

PSSI Siap Pajang Foto Suporter Penghina Beckham Putra, Pelaku Terancam Blacklist

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:25 WIB

Mampukah Portugal Buktikan Diri Bukan 'Ronaldo FC' di Piala Dunia 2026?

Mampukah Portugal Buktikan Diri Bukan 'Ronaldo FC' di Piala Dunia 2026?

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:55 WIB

Fakta-Fakta Piala Dunia 2026 Jarang Diketahui Orang, Ada Negara Tak Pernah Absen

Fakta-Fakta Piala Dunia 2026 Jarang Diketahui Orang, Ada Negara Tak Pernah Absen

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:47 WIB

Pembuktian Harry Kane sebagai Striker Tertajam di Planet, Bisakah Bawa Inggris Juara Piala Dunia?

Pembuktian Harry Kane sebagai Striker Tertajam di Planet, Bisakah Bawa Inggris Juara Piala Dunia?

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:45 WIB

Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:32 WIB

Jadwal Hari Pertama Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Buka Turnamen dengan Aroma Nostalgia

Jadwal Hari Pertama Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Buka Turnamen dengan Aroma Nostalgia

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid

Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:09 WIB

Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur

Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:04 WIB

Cristiano Ronaldo Melempem! Buang 3 Peluang Emas Saat Portugal Susah Payah Kalahkan Nigeria

Cristiano Ronaldo Melempem! Buang 3 Peluang Emas Saat Portugal Susah Payah Kalahkan Nigeria

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:03 WIB

Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim

Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:01 WIB