- UEFA menunjuk wasit Somalia, Omar Artan, untuk memimpin pertandingan UEFA Super Cup 2026 antara PSG dan Aston Villa.
- Keputusan tersebut diambil setelah Omar Artan gagal bertugas di Piala Dunia 2026 akibat ditolak masuk oleh imigrasi Amerika.
- Pertandingan bergengsi ini akan diselenggarakan pada 12 Agustus 2026 di Salzburg, Austria, sebagai bentuk solidaritas internasional bagi sang wasit.
Suara.com - Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) akhirnya turun tangan menyelamatkan karier wasit Omar Artan setelah dirinya dicoret dari daftar pengadil lapangan Piala Dunia 2026 akibat ditolak masuk oleh pihak imigrasi Amerika Serikat.
Sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas, Presiden UEFA Aleksander Ceferin memberikan panggung baru yang tak kalah bergengsi bagi wasit asal Somalia tersebut.
Pria berusia 34 tahun itu resmi ditunjuk memimpin laga UEFA Super Cup 2026 yang mempertemukan juara Liga Champions Paris Saint-Germain dengan juara Liga Europa Aston Villa.
UEFA Tunjukkan Solidaritas untuk Omar Artan
![Presiden UEFA Aleksander Ceferin. [Dok.Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/03/03/84068-presiden-uefa-aleksander-ceferin.jpg)
Penunjukan tersebut diumumkan sebagai bentuk dukungan terhadap Omar Artan setelah kegagalannya tampil di panggung Piala Dunia 2026.
Keputusan itu lahir setelah UEFA berdiskusi dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) untuk mencari solusi terbaik bagi salah satu wasit terbaik di Benua Afrika tersebut.
Kolaborasi kedua konfederasi juga menjadi implementasi dari Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan memperkuat kerja sama dan kesetaraan di dunia sepak bola.
"Sepak bola diciptakan untuk menghubungkan manusia, dan UEFA ingin menunjukkan rasa hormatnya kepada Omar serta kemampuan perwasitannya yang luar biasa, yang telah mengantarkannya menerima nominasi bergengsi."
Aleksander Ceferin juga menyampaikan apresiasinya kepada CAF atas dukungan terhadap langkah tersebut.
"Saya berterima kasih kepada sahabat saya, Presiden CAF Patrice Motsepe, atas dukungannya yang antusias terhadap inisiatif kami."
Pimpin Laga PSG vs Aston Villa
Omar Artan dijadwalkan memimpin UEFA Super Cup 2026 yang akan berlangsung pada 12 Agustus mendatang di Salzburg, Austria.
Laga tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di awal musim kompetisi Eropa karena mempertemukan dua juara antarklub benua biru.
Kepercayaan memimpin pertandingan sebesar ini menjadi bukti bahwa kualitas Omar Artan tetap mendapat pengakuan tinggi di level internasional.
Kebanggaan bagi Sepak Bola Afrika
Presiden CAF Patrice Motsepe menyambut positif keputusan UEFA tersebut.
Menurutnya, penunjukan Omar Artan menjadi kebanggaan bagi sepak bola Afrika sekaligus menunjukkan bahwa sepak bola mampu menyatukan berbagai bangsa.
"Ini merupakan kehormatan besar bagi Omar Artan dan para wasit Afrika, sekaligus contoh yang sangat baik tentang bagaimana sepak bola dapat mempertemukan dan menyatukan orang-orang dari Afrika, Eropa, dan seluruh dunia."
Keputusan tersebut juga menjadi penghiburan bagi publik Somalia yang sebelumnya berharap melihat perwakilan negaranya bertugas di putaran final Piala Dunia.
Rekam Jejak Omar Artan dan Kontroversi Piala Dunia 2026
Omar Artan bukan nama asing di dunia perwasitan internasional. Ia telah mengantongi lisensi FIFA sejak 2018 dan terus menanjak sebagai salah satu pengadil terbaik Afrika.
Prestasinya semakin diakui setelah meraih penghargaan Wasit Pria Terbaik CAF 2025.
Selain itu, ia juga dipercaya memimpin leg kedua final Liga Champions CAF musim 2025/2026, salah satu pertandingan paling bergengsi di level klub Afrika.
Namun, impian menjadi wasit Somalia pertama yang bertugas di putaran final Piala Dunia harus pupus setelah otoritas Amerika Serikat menolak menerbitkan visa perjalanan untuk dirinya.
Meski gagal tampil di Piala Dunia 2026, kepercayaan dari UEFA untuk memimpin UEFA Super Cup menjadi bukti bahwa reputasi dan kualitas Omar Artan tetap mendapat tempat di panggung sepak bola dunia, demikian Antara.