- Timnas Inggris membangun ring baja dengan barikade beton dan pengawalan bersenjata di hotel mereka di Kansas City.
- Pengamanan ketat diberlakukan untuk melindungi skuad asuhan Thomas Tuchel selama gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung.
- FA menutup fasilitas hotel serta menerapkan zona larangan terbang drone guna menjaga privasi dan keamanan tim.
Suara.com - Skuad Timnas Inggris menerapkan standar pengamanan tingkat tinggi dengan membangun "ring baja" di sekitar hotel mewah mereka menjelang kick-off Piala Dunia 2026.
Hotel The Inn at Meadowbrook di Kansas City yang menjadi markas tim asuhan Thomas Tuchel kini dikelilingi barikade beton anti-teror guna mencegah ancaman kendaraan berbahaya.
Menyitat Daily Mail, Jumat (12/6/2026), Harry Kane, Jude Bellingham, dan rekan setimnya dipastikan mendapatkan pengawalan polisi bersenjata, bahkan untuk perjalanan singkat selama 20 menit menuju lokasi latihan.
Laporan eksklusif Daily Mail Sport mengungkapkan bahwa berbagai tindakan pengamanan ekstrem telah diterapkan di seluruh sisi hotel butik yang terletak di tengah taman kawasan elite tersebut.
Struktur penghalang beton berat sengaja diletakkan dengan jarak strategis di sekeliling properti, menyerupai sistem pertahanan yang biasa ditemukan pada jembatan-jembatan ikonik di London.
Benteng Beton dan Layar Privasi
![Legenda Inggris, Alan Shearer, menilai Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen yang jauh lebih berat dibanding edisi-edisi sebelumnya. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/10/75621-timnas-inggris.jpg)
Petugas polisi bersenjata kini bersiaga penuh di pintu masuk hotel yang telah dipasangi papan bertuliskan "dilarang masuk" bagi masyarakat umum.
Selain barikade fisik, serangkaian layar hitam setinggi 10 kaki atau sekitar tiga meter dipasang untuk menutupi area eksternal fasilitas hotel yang memiliki 54 kamar tersebut.
Langkah ini diambil untuk memastikan Harry Kane dan kolega dapat beristirahat tanpa gangguan dari kompleks apartemen yang berada tepat di seberang hotel.
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) bahkan telah mengambil alih seluruh operasional hotel dan merumahkan staf reguler demi menjaga kerahasiaan tim.
Fasilitas publik di dalam area hotel, seperti The Market at Meadowbrook dan kafe Verbena, juga ditutup sejak Rabu hingga partai final turnamen pada 19 Juli mendatang.
Alasan Strategis Memilih Kansas City
Otoritas keamanan setempat juga memberlakukan zona larangan terbang drone di atas area hotel selama turnamen berlangsung guna menghindari potensi pengintaian.
Keputusan Timnas Inggris untuk menetap di Kansas City didasari alasan strategis meski mereka harus menjalani laga fase grup di Dallas, New York, dan Boston.
Lokasi Kansas City yang dikenal sebagai Mid-Continent International (MCI) dinilai ideal karena memastikan durasi penerbangan skuad Tiga Singa tidak lebih dari empat jam.
FA diketahui sempat meminta radius zona pengamanan yang lebih luas. Namun, permintaan tersebut kabarnya tidak disetujui oleh pihak kepolisian setempat.
Meski demikian, pengamanan yang ada saat ini dianggap sudah sangat maksimal dan hampir tidak menyisakan celah bagi potensi gangguan keamanan.
Pengawalan Bersenjata Menuju Lokasi Latihan
Pihak penyelenggara juga telah membangun dua tenda tambahan di dalam area hotel yang difungsikan sebagai fasilitas kebugaran bagi para pemain.
Di sisi lain, warga lokal di kawasan Meadowbrook Park menyambut kehadiran Timnas Inggris dengan hangat meski suasana pengamanan terlihat sangat ketat.
"Semoga beruntung Inggris," bunyi salah satu papan tanda di pinggir jalan, sementara banyak rumah warga memajang bendera Salib St George di halaman depan mereka.
Untuk menunjang persiapan teknis, Timnas Inggris akan menjalani sesi latihan rutin di Swope Soccer Village yang berlokasi tidak jauh dari hotel.
Selama perjalanan sekitar 20 menit menuju lokasi latihan tersebut, bus tim akan mendapat pengawalan ketat dari personel kepolisian bersenjata lengkap.
Markas Strategis untuk Misi Juara Dunia
Pemilihan Kansas City sebagai markas merupakan bagian dari rencana besar Thomas Tuchel untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemain di tengah jadwal turnamen yang padat.
Kota tersebut dipilih karena memiliki fasilitas olahraga yang memadai serta lingkungan yang relatif tenang sehingga mendukung proses pemulihan fisik pemain antarpertandingan.
Dengan sistem pengamanan yang sangat ketat dan pengawalan bersenjata, Inggris menunjukkan bahwa keselamatan pemain menjadi prioritas utama selain ambisi merebut trofi juara dunia.
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada memang menuntut kewaspadaan tinggi mengingat skala turnamen yang melibatkan 48 negara di wilayah geografis yang sangat luas.