- Timnas Belanda berbagi satu angka dengan Jepang setelah meraih hasil imbang 2-2 pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026.
- Pertandingan yang berlangsung di Dallas Stadium tersebut memaksa Belanda puas dengan hasil seri akibat kebobolan gol di menit akhir.
- Belanda kini mengalihkan fokus untuk menghadapi Swedia dalam laga krusial demi mengamankan tiket menuju fase gugur turnamen tersebut.
Suara.com - Harapan Timnas Belanda untuk mendulang tiga poin sempurna pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 harus musnah secara dramatis pada menit-menit akhir pertandingan.
Kemenangan di depan mata yang sudah dibangun susah payah oleh Frenkie de Jong dan kolega sirna begitu saja akibat gol penyama kedudukan dari Timnas Jepang pada saat krusial.
Meski hasil imbang 2-2 di Dallas Stadium ini terasa menyakitkan bak sebuah kekalahan, sang jenderal lapangan tengah justru melihat sisi positif dari kegagalan timnya dalam mempertahankan keunggulan.
![Frenkie de Jong buka suara usai Timnas Belanda gagal mengalahkan Jepang di Piala Dunia 2026. Oranje harus puas bermain imbang 2-2 setelah kebobolan gol telat. [Dok. FIFA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/15/17717-frenkie-de-jong-belanda-vs-jepang-piala-dunia-2026.jpg)
Pertandingan pembuka yang berlangsung di bawah tatapan puluhan ribu penonton tersebut awalnya berjalan sangat hati-hati sebelum berubah menjadi aksi saling serang yang menegangkan di babak kedua.
Skuad Oranje tercatat sempat memimpin papan skor sebanyak dua kali, namun kelengahan di detik-detik akhir memaksa mereka harus rela berbagi satu angka dengan wakil tangguh dari Asia tersebut.
Apresiasi untuk Kesabaran Lini Depan
Menyikapi hasil yang jauh dari ekspektasi awal ini, gelandang andalan Barcelona tersebut secara mengejutkan tetap memuji kinerja rekan-rekannya saat diwawancarai langsung oleh laman resmi FIFA.
"Saya pikir kami memiliki organisasi pertahanan yang baik, dan ketika menguasai bola kami melakukannya dengan baik," kata Frenkie de Jong.
Kedisiplinan barisan pertahanan lawan yang menerapkan blok rendah memang menjadi ujian tersendiri bagi kesabaran para pemain Eropa ini dalam membongkar area kotak penalti.
"Kami bermain sabar meski sulit karena mereka bertahan sangat baik dengan pertahanan rendah, tetapi kami mampu menciptakan peluang sehingga pada akhirnya ini adalah pertandingan yang bagus bagi kami," ujar Frenkie de Jong.
Gelandang berusia 29 tahun itu memilih untuk tidak terlalu larut dalam rasa frustrasi dan langsung mengalihkan pandangannya pada laga penting berikutnya.
"Sekarang kami akan fokus pada Swedia dan menantikan pertandingan tersebut," tegas Frenkie de Jong.
Debut Manis Berujung Pahit Sang Bek Muda
Pandangan serupa mengenai kekecewaan hilangnya tiga poin krusial ini juga disuarakan oleh pilar tangguh lini belakang mereka yang baru saja mencatatkan laga debut di Piala Dunia.
Bek sentral berusia 26 tahun, Jan Paul van Hecke, harus menelan pil pahit ketika gawang timnya kebobolan gol penyama kedudukan di penghujung laga.
Namun, pengalaman berharga tampil di panggung turnamen sebesar ini tetap menyisakan kebanggaan tersendiri bagi sang pemain bertahan.
"Merupakan suatu kehormatan besar untuk mewakili negara Anda di Piala Dunia, dan bermain di Amerika ini sungguh luar biasa," tutur Jan Paul van Hecke.
Atmosfer stadion megah di Texas tersebut sukses meninggalkan kesan mendalam yang tidak akan pernah terlupakan dalam perjalanan karier profesionalnya.
"Terutama jika Anda masuk ke stadion ini, di mana ini adalah salah satu stadion terbaik yang pernah saya datangi," puji Jan Paul van Hecke.
Menutup pernyataannya, ia memilih bersikap ksatria dan bertekad untuk langsung menebus kegagalan ini pada kesempatan berikutnya.
"Itu adalah pengalaman yang bagus meski pada akhirnya saya sedikit kecewa kami tidak mendapatkan tiga poin, tetapi sekarang kami harus move on," tutup Jan Paul van Hecke.
Latar Belakang Persaingan Panas Grup F
Sebagai catatan, hasil imbang yang menegangkan ini membuat persaingan di klasemen Grup F Piala Dunia 2026 menjadi semakin ketat dan sulit diprediksi.
Selanjutnya, gelombang pendukung fanatik Timnas Belanda akan melakukan perjalanan menuju Houston untuk kembali mendukung tim kesayangan mereka.
Pada laga kedua yang juga menjadi pertaruhan gengsi sesama wakil Eropa tersebut, skuad Oranje dijadwalkan akan bentrok dengan Timnas Swedia.
Pertandingan itu diprediksi menjadi penentu penting bagi langkah Belanda dalam upaya mengamankan tiket ke fase gugur Piala Dunia 2026.