- Matematikawan Joachim Klement memprediksi Timnas Belanda akan menjuarai Piala Dunia 2026 berdasarkan perhitungan algoritma ekonomi yang rumit.
- Algoritma tersebut menggunakan variabel PDB per kapita untuk menentukan peluang keberhasilan sebuah negara dalam ajang sepak bola.
- Belanda diprediksi mengalahkan Portugal pada partai final di New York, sementara Inggris akan gugur di babak semifinal.
Klement meyakini Belanda memiliki kematangan skuad yang cukup untuk meredam agresivitas para pemain Portugal di partai final.
Harapan Inggris Kembali Kandas
Selain memprediksi sang juara, Joachim Klement juga memberikan gambaran mengenai nasib tim-tim besar lainnya di ajang empat tahunan ini.
Timnas Inggris diprediksi akan kembali melaju cukup jauh hingga mencapai babak empat besar atau semifinal.
Namun, harapan para pendukung The Three Lions untuk membawa sepak bola "kembali ke rumah" diprediksi akan digagalkan oleh Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.
Inggris disebut akan menelan kekalahan dari Timnas Portugal yang kemudian melaju menantang Belanda di babak final.
Meskipun algoritma ini memiliki rekam jejak yang sempurna dalam satu dekade terakhir, Klement tetap menyadari bahwa sepak bola selalu memiliki ruang bagi ketidakpastian.
Latar Belakang Prediksi Piala Dunia
Piala Dunia 2026 merupakan edisi pertama yang akan diikuti oleh 48 negara peserta dan diselenggarakan di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Banyak analis dan pakar data mulai mengeluarkan prediksi mereka, namun Joachim Klement menjadi sosok yang paling disorot karena tingkat akurasinya mencapai 100 persen sejak 2014.
Prediksi yang melibatkan variabel sosial-ekonomi seperti PDB kini mulai populer digunakan untuk melihat peluang sebuah negara dalam meraih kesuksesan di bidang olahraga internasional.
Belanda yang selalu dikenal sebagai tim dengan talenta individu luar biasa kini memikul beban prediksi tersebut untuk membuktikan keakuratan algoritma sang matematikawan Jerman.