FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih

Galih Prasetyo

Senin, 15 Juni 2026 | 20:57 WIB
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
Wasit Shaun Evans (ftbl.com.au)
baca 10 detik
  • Wasit VAR asal Australia, Shaun Evans, diduga melakukan gestur tangan kontroversial saat bertugas di Dallas, Amerika Serikat.
  • Jaringan antirasisme Fare mendesak FIFA mencopot Shaun Evans dari Piala Dunia 2026 karena simbol tersebut terkait supremasi.
  • FIFA hingga kini belum memberikan keterangan resmi menanggapi tuntutan organisasi Fare terkait dugaan aksi rasisme tersebut.

Suara.com - Polemik baru mengguncang Piala Dunia 2026 setelah seorang wasit VAR menjadi sorotan akibat gestur tangan yang menuai kontroversi.

Jaringan antirasisme Fare mendesak FIFA untuk mencopot wasit asal Australia, Shaun Evans, dari turnamen.

Insiden tersebut terjadi jelang laga antara Jerman melawan Curaçao di Houston.

Dalam siaran resmi, kamera menyorot ruang operasi VAR di Dallas dan menampilkan Evans yang terlihat membuat gestur tangan menyerupai tanda “OK”.

Gestur itu menjadi sorotan karena dilakukan di bawah pinggang dan dinilai memiliki kemiripan dengan simbol yang dalam beberapa tahun terakhir dikaitkan dengan kelompok supremasi kulit putih.

Hal inilah yang memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Kemenangan 7-1 Timnas Jerman atas Curacao di Piala Dunia 2026 diwarnai kontroversi. FIFA menyelidiki dugaan gestur rasis yang dilakukan petugas VAR Shaun Evans. [Dok. Daily Mail]
Kemenangan 7-1 Timnas Jerman atas Curacao di Piala Dunia 2026 diwarnai kontroversi. FIFA menyelidiki dugaan gestur rasis yang dilakukan petugas VAR Shaun Evans. [Dok. Daily Mail]

Fare, organisasi yang bekerja sama dengan FIFA dan UEFA dalam memantau isu diskriminasi di sepak bola, langsung mengeluarkan pernyataan resmi.

Mereka menilai tindakan tersebut tidak bisa dianggap sepele.

“Menurut para ahli kami, gestur tersebut jelas menyerupai simbol ‘OK’ terbalik yang digunakan sebagai lambang supremasi kulit putih di lingkaran ekstrem kanan global,” tulis Fare dalam pernyataannya.

baca juga

Organisasi itu juga mendesak tindakan tegas dari FIFA.

“Jelas, wasit ini tidak seharusnya lagi menjalankan peran apa pun di Piala Dunia ini,” tegas mereka.

Hingga kini, FIFA belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026

Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:38 WIB

Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde

Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 19:58 WIB

Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut

Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 19:52 WIB

Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026

Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 19:07 WIB

3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026

3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 18:10 WIB

Terkini

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53 WIB

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Sumut | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:49 WIB

Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya

Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:47 WIB

Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok

Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:47 WIB

Istana Respons Putusan MK Soal Larangan MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan

Istana Respons Putusan MK Soal Larangan MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:45 WIB

Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari

Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:38 WIB

Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan

Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:35 WIB

×