- Merek olahraga global mendominasi Piala Dunia 2026 di Amerika Utara dengan meluncurkan sepatu bola berwarna pink cerah.
- Pemilihan warna pink bertujuan meningkatkan kepercayaan diri atlet serta memaksimalkan kontras visual terhadap lapangan hijau saat pertandingan.
- Pengecualian diberikan kepada wasit yang wajib menggunakan sepatu hitam serta pemain bintang dengan desain sepatu khusus.
Suara.com - Warna merah muda atau pink mendadak menjadi tren warna tunggal yang mendominasi lapangan hijau sepanjang pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Merek-merek besar seperti Nike, Adidas, Puma, New Balance, hingga Skechers secara serentak meluncurkan koleksi sepatu bola berwarna pink cerah untuk para pemain di turnamen ini.
Fenomena ini menarik perhatian jutaan pasang mata yang menyaksikan pertandingan melalui layar kaca maupun langsung dari tribun stadion di Amerika Utara.
Strategi Visibilitas dan Kepercayaan Diri
![Frenkie de Jong buka suara usai Timnas Belanda gagal mengalahkan Jepang di Piala Dunia 2026. Oranje harus puas bermain imbang 2-2 setelah kebobolan gol telat. [Dok. FIFA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/15/17717-frenkie-de-jong-belanda-vs-jepang-piala-dunia-2026.jpg)
Pengamat dan kolektor sepatu bola menilai bahwa keseragaman warna cerah ini bukanlah sebuah kebetulan semata dalam industri perlengkapan olahraga.
"Orang-orang bilang ini kebetulan, tapi ini sudah terjadi terlalu sering," kata Ben Warren, pendiri BW Boots UK dikutip dari The Athletic.
Menurutnya, berbagai merek merilis sepatu dalam warna yang kurang lebih sama dan cenderung identik di Piala Dunia kali ini.
Pihak produsen pun mengungkapkan bahwa pemilihan warna pink didasari oleh riset mendalam terhadap perilaku dan permintaan para atlet elite dunia.
"Apa yang konsisten kami dengar dari atlet dan konsumen, terutama untuk momen-momen besar, adalah bahwa warna-warna cerah memberi mereka kepercayaan diri, jadi itulah titik awal kami," kata Odinga Nimako, tokoh senior tim alas kaki sepak bola global Nike.
Kontras Visual terhadap Rumput Hijau
Selain faktor psikologis terkait rasa percaya diri, aspek teknis visibilitas menjadi pertimbangan utama mengapa pink dipilih sebagai warna dominan.
Nike mencatat bahwa selama masa pengembangan produk, warna pink memberikan dampak visual yang paling kuat ketika berada di atas lapangan.
"Pink sangat membantu menonjolkan sepatu terhadap rumput hijau di lapangan, baik saat Anda berada di tribun maupun menonton di TV, untuk memastikan visibilitas itu ada," kata Odinga Nimako.
Pilihan warna ini juga memastikan sepatu para pemain terlihat kontras dengan jersi atau seragam tim nasional yang mereka kenakan.
Hal ini dilakukan karena hampir tidak ada tim nasional di ajang kali ini yang menggunakan warna merah muda sebagai warna utama seragam mereka.
"Pada turnamen ini, mengetahui besarnya magnitudo yang ada, kami benar-benar ingin membuatnya tampak menonjol," kata Odinga Nimako.
Pengecualian bagi Wasit dan Megabintang
Meski sebagian besar pemain mengenakan sepatu pink karena kewajiban kontrak, terdapat beberapa pengecualian yang terlihat di lapangan.
FIFA mewajibkan seluruh perangkat pertandingan atau wasit untuk tetap mengenakan sepatu tradisional berwarna hitam yang dipasok oleh Adidas.
Beberapa pemain bintang juga memiliki desain khusus yang mencerminkan identitas pribadi maupun prestasi bersejarah mereka di dunia sepak bola.
Lionel Messi mengenakan sepatu El Ultimo Tango berwarna putih dan biru muda dengan aksen emas yang selaras dengan seragam Timnas Argentina.
Bintang Amerika Serikat, Christian Pulisic, menggunakan sepatu putih dengan motif bintang biru yang merepresentasikan bendera negaranya.
Sepatu Emas Khusus Cristiano Ronaldo
Nike juga telah menyiapkan desain spesial untuk kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, yang akan segera dirilis dalam waktu dekat.
Sepatu tersebut akan berwarna emas penuh untuk merayakan pencapaian luar biasa sang pemain yang tampil di Piala Dunia keenamnya.
"Fakta bahwa dia (Ronaldo) memainkan Piala Dunia keenamnya, kami ingin merayakan warisan yang telah dia tetapkan dan cara dia terus menambah warisannya, dan tidak ada warna yang lebih baik selain emas untuk membantu melakukannya," kata Odinga Nimako.
Tren sepatu pink ini diperkirakan tidak akan bertahan lama di pasar ritel global setelah turnamen empat tahunan ini berakhir.
"Saat musim baru dimulai, itu akan menjadi warna baru, sekitar akhir Juli," kata Ben Warren.
Piala Dunia selalu menjadi ajang bagi produsen perlengkapan olahraga untuk memamerkan inovasi teknologi dan tren mode terbaru mereka kepada audiens global.
Penggunaan warna-warna neon dan mencolok mulai populer sejak dekade terakhir sebagai strategi pemasaran agar produk lebih mudah dikenali saat tertangkap kamera slow-motion.
Persaingan antara Nike dan Adidas di ajang sebesar ini sering kali menghasilkan kesamaan tren karena keduanya menggunakan data riset pasar yang cenderung serupa.
Dengan total 48 negara yang berpartisipasi, visibilitas merek menjadi kunci utama dalam memenangkan kompetisi pasar alas kaki sepak bola dunia.