Analisis Kemenangan Inggris: Bagaimana Strategi Risiko Tinggi Tuchel Bungkam Kroasia

Arief Apriadi

Kamis, 18 Juni 2026 | 10:14 WIB
Analisis Kemenangan Inggris: Bagaimana Strategi Risiko Tinggi Tuchel Bungkam Kroasia
Timnas Inggris mengalahkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026. Strategi berani Thomas Tuchel dan ketajaman Harry Kane jadi kunci kemenangan Tiga Singa. [Dok. IG England]
baca 10 detik
  • Timnas Inggris berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium.
  • Strategi agresif Thomas Tuchel di babak kedua membalikkan keadaan setelah sempat imbang 2-2 pada paruh pertama.
  • Kemenangan ini menempatkan Inggris di posisi puncak klasemen Grup L meskipun lini pertahanan masih menjadi catatan evaluasi.

Suara.com - Timnas Inggris mengawali kampanye Piala Dunia 2026 dengan kemenangan impresif 4-2 atas Kroasia, meski sempat tampil kurang meyakinkan pada babak pertama.

Pasukan asuhan Thomas Tuchel menunjukkan transformasi signifikan setelah jeda untuk meruntuhkan pertahanan solid Kroasia di Dallas Stadium.

Keputusan strategis pelatih asal Jerman itu terbukti efektif dalam mengubah permainan Harry Kane dan kolega menjadi lebih agresif serta produktif di depan gawang lawan.

Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi Tiga Singa dalam upaya mengamankan tiket ke fase gugur turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan bahwa dirinya lebih memilih pemain yang mengutamakan kepentingan tim dibanding sekadar talenta individu untuk Piala Dunia 2026. [Istimewa]
Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan bahwa dirinya lebih memilih pemain yang mengutamakan kepentingan tim dibanding sekadar talenta individu untuk Piala Dunia 2026. [Istimewa]

Menyitat Opta, pada paruh pertama, Inggris terlihat rapuh di lini belakang dan kesulitan mengendalikan permainan saat menghadapi agresivitas Kroasia.

Tim lawan mampu memanfaatkan celah di pertahanan Inggris yang juga tampak kurang kreatif saat membangun serangan dari lini tengah.

Drama Babak Pertama dan Ketergantungan Bola Mati

Skor 2-2 menutup babak pertama dalam laga yang memperlihatkan ketergantungan Inggris terhadap situasi bola mati.

Harry Kane membawa Inggris unggul melalui eksekusi penalti setelah kesempatan pertamanya dianulir akibat pelanggaran prosedur dalam kotak penalti.

baca juga

Kroasia merespons lewat gol Martin Baturina sebelum Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan hasil sepak pojok Declan Rice.

Catatan statistik menunjukkan Inggris memang sangat efektif dalam memanfaatkan bola mati dengan torehan 14 gol dari total 29 gol sejak Piala Dunia 2018.

Namun, keunggulan tersebut sirna menjelang turun minum ketika Petar Musa sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Inggris pun kebobolan dua gol pada babak pertama, jumlah yang sama dengan total kebobolan mereka dalam 21 pertandingan sebelumnya secara gabungan.

Instruksi "Go For Broke" Thomas Tuchel

Memasuki babak kedua, wajah Timnas Inggris berubah total menjadi tim yang lebih agresif dan berani mengambil risiko.

Harry Kane mengungkapkan bahwa Thomas Tuchel meminta para pemain tampil tanpa rasa takut dan terus menekan pertahanan lawan.

Sang pelatih mendorong anak asuhnya untuk tetap menyerang tanpa terlalu mengkhawatirkan ancaman serangan balik Kroasia.

"Itu adalah pertandingan dengan dua babak yang sangat berbeda," ujar Kane usai pertandingan.

Strategi tersebut langsung membuahkan hasil ketika Jude Bellingham mencetak gol hanya dua menit setelah babak kedua dimulai.

Gol itu lahir melalui rangkaian 23 operan beruntun yang tidak mampu diputus oleh pemain Kroasia.

Rekor Tembakan Tepat Sasaran dan Dominasi Inggris

Statistik menunjukkan Inggris mencatatkan sembilan tembakan tepat sasaran pada babak kedua, jumlah tertinggi di Piala Dunia 2026 sejauh ini.

Catatan tersebut melampaui performa tim-tim unggulan seperti Uruguay dan Prancis yang hanya membukukan delapan tembakan tepat sasaran dalam satu babak pertandingan.

Marcus Rashford yang masuk dari bangku cadangan kemudian memastikan kemenangan Inggris setelah memanfaatkan umpan matang dari Bukayo Saka.

Kolaborasi dua pemain pengganti tersebut menjadi salah satu momen penting yang menegaskan kedalaman skuad Inggris di turnamen ini.

Kemenangan dengan empat gol menjadi modal berharga bagi Tiga Singa untuk menghadapi tantangan yang lebih berat pada pertandingan berikutnya.

Thomas Tuchel kini memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan performa dominan di babak kedua dapat dipertahankan secara konsisten sepanjang turnamen.

Inggris Pimpin Grup, Pertahanan Masih Jadi Sorotan

Pertemuan Inggris dan Kroasia kembali mempertegas rivalitas sengit kedua negara di pentas internasional.

Hasil ini membuat Inggris memimpin klasemen Grup L dan dinilai telah melewati salah satu ujian terberat mereka di fase grup.

Meski meraih kemenangan meyakinkan, lini pertahanan Inggris masih menjadi perhatian setelah kebobolan dua gol dengan relatif mudah.

Turnamen ini juga menunjukkan bahwa Inggris memiliki kedalaman skuad yang kuat, dengan pemain pelapis mampu memberikan dampak signifikan saat dibutuhkan.

Tuchel diharapkan mampu memperbaiki detail pertahanan sebelum menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh pada fase berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Portugal Tolak Salahkan Cristiano Ronaldo Saat Ditahan Imbang RD Kongo

Pelatih Portugal Tolak Salahkan Cristiano Ronaldo Saat Ditahan Imbang RD Kongo

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:57 WIB

Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi

Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:49 WIB

Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe dan Misi Raih Rekor Pencetak Gol Terbanyak

Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe dan Misi Raih Rekor Pencetak Gol Terbanyak

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:36 WIB

Ronaldo Melempem dan Portugal Loyo, Thierry Henry Sebut Terlalu Egois

Ronaldo Melempem dan Portugal Loyo, Thierry Henry Sebut Terlalu Egois

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Piala Dunia 2026: Format dan Harapan Baru, Tim Underdog Bakal Beri Kejutan?

Piala Dunia 2026: Format dan Harapan Baru, Tim Underdog Bakal Beri Kejutan?

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:20 WIB

Terkini

8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah

8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali

Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali

Entertainment | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel

Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:23 WIB

YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius

YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi

Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing

Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:05 WIB

AMORA Special Offer dari BRI, Nasabah Bisa Raih Reward Tunai hingga 12 Persen

AMORA Special Offer dari BRI, Nasabah Bisa Raih Reward Tunai hingga 12 Persen

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat

Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo

Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya

Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:52 WIB

×