-
Jorge Messi, ayah sekaligus agen Lionel Messi, dikonfirmasi sedang mengalami gangguan kesehatan serius.
-
Lionel Messi menangis di Piala Dunia 2026 karena memikirkan kondisi kesehatan sang ayah.
-
Keluarga mengecam spekulasi media dan meminta privasi Jorge Messi dihormati selama pemulihan.
Suara.com - Keluarga besar Lionel Messi mengonfirmasi bahwa ayah sang megabintang, Jorge Messi, tengah berjuang melawan gangguan kesehatan. Informasi resmi ini dirilis untuk meredam berbagai spekulasi liar yang beredar di media sosial.
"Dia saat ini berada di bawah pengawasan medis, pulih, dan berkembang dengan baik dalam kondisinya saat ini," ungkap pihak keluarga dalam pernyataan resmi yang dikirim ke ESPN.
Kondisi ini menjadi sorotan tajam karena terjadi tepat saat perhatian dunia tertuju pada performa Messi di lapangan hijau. Pihak keluarga menyayangkan banyaknya berita bohong yang beredar tanpa konfirmasi dari jalur resmi mereka.
![Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, tiba di Barcelona pada Rabu (2/9/2020). Jorge bertolak dari Rosario, Argentina, Selasa (1/9/2020), untuk bertemu dengan presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu. [AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/09/03/64592-jorge-messi.jpg)
Meskipun membenarkan situasi tersebut, pihak keluarga memilih merahasiakan jenis penyakit yang diderita pria berusia 68 tahun itu. Langkah ini diambil demi menjaga ketenangan proses penyembuhan sang ayah.
"Mengingat versi, rumor, dan spekulasi yang beredar dalam beberapa jam terakhir, keluarga ingin menyatakan ketidaksenangan yang mendalam atas kurangnya sensitivitas, rasa hormat, dan keraguan yang dilakukan beberapa orang dalam memperlakukan masalah yang sangat pribadi dan keluarga," lanjut pernyataan tersebut.
Keluarga menegaskan bahwa informasi valid mengenai perkembangan medis Jorge hanya dipegang oleh lingkaran internal terdekat. Mereka meminta publik tidak memercayai klaim dari sumber luar yang tidak bertanggung jawab.
![Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, tampil gemilang dengan mencetak hattrick saat menghadapi Aljazair pada laga pembuka Piala Dunia 2026. [Instagram Lionel Messi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/17/62870-lionel-messi.jpg)
"Keluarga juga ingin mengklarifikasi bahwa hanya anggota keluarga terdekatnya yang memiliki informasi akurat dan andal tentang kondisi Jorge. Oleh karena itu, versi, pernyataan, atau informasi apa pun yang tidak berasal dari keluarga itu sendiri dan saluran resminya tidak boleh dianggap valid atau benar. Di saat-saat seperti ini, kami meminta tanggung jawab, kehati-hatian, dan kasih sayang," tegas mereka.
Privasi Jorge kini menjadi prioritas utama yang harus dihormati oleh semua pihak, termasuk media massa internasional. Spekulasi yang berlebihan dinilai sangat mengganggu ketenangan psikologis keluarga besar yang sedang mendampingi masa pemulihan.
"Kesehatan seseorang dan ketenangan pikiran orang-orang di sekitarnya tidak boleh tunduk pada spekulasi atau kepentingan media yang tidak bertanggung jawab. Kami dengan tulus menghargai ekspresi kasih sayang, rasa hormat, dan perhatian yang diterima, dan kami meminta agar privasi, kerahasiaan, dan keintiman Jorge dan seluruh keluarganya dihormati selama proses ini. Setiap pembaruan yang relevan akan dikomunikasikan segera oleh keluarga dan melalui saluran yang tepat," tambah mereka.
Tekanan emosional ini rupanya berimbas langsung pada kondisi psikologis Lionel Messi saat membela tim nasional Argentina. Publik sempat melihat kapten Albiceleste itu meneteskan air mata usai membobol gawang Aljazair.
Tangisan emosional tersebut terjadi pada laga perdana Argentina di babak grup Piala Dunia 2026. Messi mengakui ada beban berat di luar lapangan yang sedang ia pikul saat bertanding.
"Mengapa saya menangis? Itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak terkait dengan sepak bola," ujar Messi pada hari Selasa.
Dukungan penuh dari rekan setim dan staf pelatih menjadi kekuatan utama bagi Messi untuk tetap tampil profesional. Kehadiran mereka membantu pemain bernomor punggung 10 itu melewati masa-masa sulitnya.
"Saya melewati beberapa hari yang sulit, tetapi saya berterima kasih kepada seluruh delegasi dan rekan tim saya karena mereka selalu berada di sisi saya, memberi saya banyak kekuatan untuk membantu saya melewatinya," kata Messi.
Laga melawan Aljazair tersebut berakhir dengan kemenangan mutlak 3-0 untuk keunggulan Argentina. Di balik kesedihannya, Messi justru berhasil mengukir tinta emas baru dalam sejarah sepak bola global.
Ia sukses menyamai rekor Miroslav Klose dengan koleksi 16 gol, sekaligus melewati pencapaian Pelé dalam total kontribusi gol di Piala Dunia pria. Messi kini memimpin dengan total 24 kontribusi, yang terdiri dari 16 gol dan 8 umpan matang.
Keberhasilan karier luar biasa sang anak tidak bisa dilepaskan dari peran besar Jorge Messi sejak awal. Jorge bertindak sebagai agen sekaligus otak di balik seluruh gurita bisnis dan kontrak profesional anaknya.
Jorge adalah sosok yang membawa Messi kecil terbang ke Barcelona untuk menjalani uji coba di akademi La Masia yang legendaris. Ia juga yang menegosiasikan kontrak raksasa di Barcelona, kepindahan ke PSG, hingga kontrak terkininya di Inter Miami.
Selain mengurus hak citra, Jorge mengelola investasi besar Messi di sektor properti, perhotelan, hingga jaringan restoran mewah. Pada tahun 2016, keduanya sempat tersandung kasus hukum terkait penggelapan pajak di Spanyol namun terhindar dari hukuman kurungan.
Saat ini, Messi tetap bertahan di pemusatan latihan Argentina di Kansas City untuk bersiap menghadapi Austria di Dallas. Di sela-sela persiapan fokus bertanding, keluarga kembali menyampaikan apresiasi atas simpati publik.
"Kami meminta agar privasi dan kerahasiaan Jorge dan seluruh keluarganya dihormati selama proses ini," tutup pernyataan resmi tersebut.
