Jeda Hidrasi, Kunci Swiss Bantai Bosnia di Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:25 WIB
Jeda Hidrasi, Kunci Swiss Bantai Bosnia di Piala Dunia 2026
Timnas Swiss (IG Timnas Swiss)
baca 10 detik
  • Pelatih Swiss sukses memanfaatkan jeda hidrasi FIFA sebagai momentum perubahan taktik yang mematikan.

  • Johan Manzambi tampil gemilang dengan mencetak dua gol setelah masuk sebagai pemain pengganti.

  • Kemenangan telak atas Bosnia membawa Swiss melesat ke posisi puncak klasemen grup.

Suara.com - Pelatih Timnas Swiss Murat Yakin membuktikan bahwa jeda hidrasi resmi FIFA dapat diubah menjadi senjata taktis yang mematikan di Piala Dunia 2026.

Keputusan jitu memasukkan 3 pemain berkecepatan tinggi saat jeda babak kedua berhasil memecah kebuntuan timnya.

Langkah berani tersebut terbukti ampuh meruntuhkan pertahanan kokoh Bosnia-Herzegovina yang sebelumnya tampil sangat disiplin.

Pelatih timnas Swiss, Murat Yakin selama memimpin timnya di Euro 2024. [Dok. AFP]
Pelatih timnas Swiss, Murat Yakin selama memimpin timnya di Euro 2024. [Dok. AFP]

Masuknya darah muda langsung mengubah alur permainan yang semula berjalan ketat tanpa gol.

Kehadiran Johan Manzambi dan Rubén Vargas di lapangan membuat strategi serangan Swiss menjadi jauh lebih eksplosif.

Kedua pemain pengganti tersebut langsung mengacaukan ritme permainan Bosnia yang gagal mengantisipasi perubahan tempo kilat.

Manzambi sukses memecah kebuntuan lewat tendangan voli spektakuler pada menit ke-74 pertandingan.

"Sangat penting bagi kami untuk mengubah beberapa hal setelah jeda hidrasi kedua, karena lawan tidak bisa langsung bereaksi," kata Yakin melalui seorang penerjemah.

"Mungkin itulah keunggulan yang kami miliki. Kami memasukkan pemain-pemain yang sangat cepat, dan lawan kami tidak sanggup mengejar mereka, sehingga terbuka celah di sisi sayap. Itulah strategi saya. Saya sengaja menunggu hingga jeda pertandingan."

baca juga

Petaka bagi Bosnia bertambah setelah Tarik Muharemovic diganjar kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras.

Unggul jumlah pemain membuat tim asuhan Murat Yakin semakin leluasa menggempur lini pertahanan lawan.

Rubén Vargas turut mencatatkan namanya di papan skor melalui gol terukur pada menit ke-84.

Kerja sama apik kembali membuahkan hasil saat Vargas mengirim umpan matang untuk gol kedua Manzambi.

"Ini mungkin momen terbaik dalam karier saya sejauh ini," kata Manzambi.

"Kami tahu kami tidak memulai pertandingan dengan cara terbaik, tetapi kami harus bersabar. Kami tahu kami tim yang bagus, dan kami telah membukvitannya."

Aksi memukau pemuda asal Jenewa tersebut menuai pujian khusus dari sang arsitek strategi pertandingan.

"Dia adalah anak yang belajar bermain sepak bola di jalanan, tetapi dalam bertahan dia juga memiliki disiplin yang tinggi," ujar Yakin.

"Dia masih perlu belajar untuk tampil lebih terstruktur, tetapi kami sedang membuat kemajuan. Kami mencoba memberinya banyak kebebasan bermain, dan dia mengatasinya dengan sangat baik."

Pesta gol ditutup oleh eksekusi penalti kapten Granit Xhaka menjelang peluit panjang ditiup.

Bosnia hanya mampu memperkecil kekalahan lewat gol larut yang dicetak oleh Ermin Mahmic.

Kemenangan telak 4-1 ini mengantarkan Swiss melesat ke posisi puncak klasemen grup mereka.

Hasil positif ini sekaligus meredakan keraguan publik setelah Swiss ditahan imbang Qatar pekan lalu.

Di sisi lain, kekalahan ini menghentikan rekor tidak terkalahkan Bosnia dalam 9 laga kompetitif.

"Mungkin awal kami tidak terlalu baik, tetapi sejak jeda pendinginan pertama hingga terjadinya gol, kami adalah tim yang lebih baik," kata pelatih Bosnia, Sergej Barbarez.

"Kami memiliki 2 atau 3 peluang emas yang seharusnya berbuah gol. ... Ini pertandingan pertama yang kami kalahkan setelah sekian lama, dan ini menyakitkan. Ini cukup menyakitkan, tetapi kami tahu jika kami memenangkan pertandingan berikutnya, kami memiliki peluang besar untuk melaju di turnamen ini."

Laga ini juga diwarnai penampilan kapten Edin Dzeko yang mencatat sejarah di usia 40 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala Dunia Penuh Berkah: Ibu Dapat Visa AS, Vozinha Siap Tempur Demi Tanjung Verde

Piala Dunia Penuh Berkah: Ibu Dapat Visa AS, Vozinha Siap Tempur Demi Tanjung Verde

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:24 WIB

Jelang AS vs Australia, Socceroos Andalkan Kecepatan Redam Agresivitas Amerika di Seattle

Jelang AS vs Australia, Socceroos Andalkan Kecepatan Redam Agresivitas Amerika di Seattle

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:10 WIB

Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford

Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:54 WIB

Terkini

Konsumen Berhak Dapat Ganti Rugi Soal Kasus Beras Fortifikasi

Konsumen Berhak Dapat Ganti Rugi Soal Kasus Beras Fortifikasi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 13:01 WIB

Menyusuri Duka dan Kehilangan Melalui Novel The Year of Magical Thinking

Menyusuri Duka dan Kehilangan Melalui Novel The Year of Magical Thinking

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 13:00 WIB

Tiga Pelajar Didampingi Usai Dugaan Kekerasan Seksual Pejabat Dishub Sukabumi

Tiga Pelajar Didampingi Usai Dugaan Kekerasan Seksual Pejabat Dishub Sukabumi

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 13:00 WIB

Hati Jay Idzes Hancur Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Hati Jay Idzes Hancur Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 12:57 WIB

Warga RI Makin Melek Keuangan, Tapi yang Punya Dana Pensiun Cuma 5,37%

Warga RI Makin Melek Keuangan, Tapi yang Punya Dana Pensiun Cuma 5,37%

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 12:57 WIB

Vasektomi Bisa Pakai BPJS Kesehatan? Ini Daftar Layanan KB yang Ditanggung BPJS

Vasektomi Bisa Pakai BPJS Kesehatan? Ini Daftar Layanan KB yang Ditanggung BPJS

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:55 WIB

Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Emas 74 Kg di Rumahnya: Saya Minta Diclearkan

Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Emas 74 Kg di Rumahnya: Saya Minta Diclearkan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:50 WIB

Buku Fiksi vs Self-Improvement: Mana yang Lebih Mengasah Empati?

Buku Fiksi vs Self-Improvement: Mana yang Lebih Mengasah Empati?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:50 WIB

Ngaku Sakit Saat Dipanggil, Bebizie Ternyata Sudah Serahkan Uang Rp 895 Juta ke KPK

Ngaku Sakit Saat Dipanggil, Bebizie Ternyata Sudah Serahkan Uang Rp 895 Juta ke KPK

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:47 WIB

Persija Dijatuhi 4 Sanksi Buntut Duel Kontra Persib di GBK, Terusir dari Jakarta dan Denda Jutaan

Persija Dijatuhi 4 Sanksi Buntut Duel Kontra Persib di GBK, Terusir dari Jakarta dan Denda Jutaan

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 12:46 WIB

×