- Aljazair meraih kemenangan comeback 2-1 atas Yordania di Stadion San Francisco Bay Area pada Selasa, 23 Juni 2026.
- Kemenangan tersebut menjaga peluang Aljazair lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dari Grup J.
- Kekalahan ini memastikan Yordania tersingkir dari turnamen karena kalah dalam aturan head-to-head dengan tim lainnya.
Suara.com - Aljazair sukses menjaga peluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mencatatkan kemenangan comeback atas Yordania.
Bertanding di Stadion San Francisco Bay Area pada Selasa (23/6/2026), tim berjuluk Rubah Gurun tersebut berhasil membalikkan keadaan dan menang tipis 2-1.
Hasil ini memberi napas tambahan bagi Aljazair di Grup J, sementara Yordania resmi menjadi tim asal Asia lainnya yang harus angkat koper lebih awal.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka yang intens demi mengamankan tiga poin krusial.
Kejutan Yordania di Babak Pertama
Aljazair sempat mengancam lebih dulu melalui pergerakan Rayan Ait-Nouri yang menusuk ke dalam kotak penalti pada menit ke-35.
Meski Ait-Nouri terlihat dijatuhkan oleh barisan pertahanan lawan, wasit Slavko Vincic tetap menyatakan tidak ada pelanggaran penalti.
Hanya berselang satu menit dari insiden tersebut, pendukung Yordania justru bersorak lewat gol kejutan Nizar Al Rashdan.
Gelandang Yordania itu sukses menaklukkan penjaga gawang Aljazair pada menit ke-36 sekaligus membawa timnya unggul di babak pertama.
Aljazair yang tersentak sempat bermain keras hingga Ramiz Zerrouki harus menerima kartu kuning sesaat sebelum turun minum.
Taktik Jitu Vladimir Petkovic
Memasuki babak kedua, pelatih Vladimir Petkovic melakukan langkah berani dengan memasukkan dua pemain segar sekaligus, yakni Nadir Benbouali dan Nabil Bentaleb.
Perubahan ini terbukti efektif karena Aljazair mulai mendominasi lini tengah dan menekan pertahanan Yordania secara konsisten.
Momentum kebangkitan Aljazair akhirnya tiba pada menit ke-69 melalui skema bola mati yang dieksekusi dengan sangat apik.
Nadir Benbouali menyambut umpan sepak pojok akurat dari Riyad Mahrez dengan sundulan tajam yang memantul ke tanah sebelum merobek gawang.
Gol penyeimbang tersebut seketika meruntuhkan kepercayaan diri pemain Yordania yang mulai merapatkan pertahanan.
Drama VAR dan Akhir Tragis Yordania
Petaka bagi Yordania semakin nyata pada menit ke-82 saat Amine Gouiri mencetak gol kemenangan dramatis untuk Aljazair.
Gouiri menyambar bola muntah hasil tembakan rekannya yang membentur bek lawan dan menceploskan bola ke gawang kosong.
Wasit Slavko Vincic sempat meninjau VAR untuk memastikan kemungkinan offside sebelum akhirnya mengesahkan gol tersebut.
Setelah peninjauan yang menegangkan, gol Aljazair tetap sah dan skor berubah menjadi 2-1.
Yordania mencoba melakukan serangan total di masa injury time, namun pergantian pemain yang dilakukan pelatih Jamal Sellami tidak mengubah keadaan.
Klasemen Grup J
Dengan kemenangan ini, Aljazair kini menempati peringkat ketiga Grup J dengan koleksi tiga poin dan akan menjalani laga hidup mati melawan Austria.
Sementara itu, kekalahan ini mengakhiri perjalanan Yordania karena dipastikan tersingkir meski masih menyisakan satu pertandingan.
Yordania gagal melaju karena kalah head-to-head dari Austria maupun Aljazair, sehingga poin maksimal mereka tidak lagi berpengaruh.
Tugas berat kini menanti Yordania di laga pamungkas karena harus menghadapi raksasa Argentina yang sudah lebih dulu lolos ke fase gugur.
