- Pemerintah AS melonggarkan pembatasan perjalanan bagi Timnas Iran untuk memasuki Seattle dua hari sebelum pertandingan Piala Dunia 2026.
- Keputusan yang diumumkan pada Selasa (24/6/2026) ini bertujuan mempermudah pemulihan fisik pemain setelah adanya keluhan mengenai kendala prosedur perjalanan.
- Meski diberi waktu lebih, Timnas Iran tetap diwajibkan segera meninggalkan wilayah Amerika Serikat setelah pertandingan melawan Mesir berakhir nanti.
Di tengah berbagai kendala tersebut, skuad Iran berusaha menghindari pembahasan politik secara langsung. Namun, para pemain tetap menunjukkan solidaritas terhadap korban konflik di Timur Tengah dengan mengenakan pin bertuliskan angka "168", yang merujuk pada jumlah korban tewas dalam serangan terhadap sebuah sekolah di kawasan tersebut.
Mereka juga meninggalkan pesan perdamaian di ruang ganti Stadion SoFi setelah pertandingan melawan Belgia. Pesan tersebut menyerukan perdamaian antarbangsa dan menyertakan tagar #168 serta #minab, nama sekolah yang menjadi lokasi serangan.
Iran dijadwalkan menghadapi Egypt National Football Team pada laga berikutnya di Seattle. Skuad Iran akan menjalani sesi latihan resmi di kampus University of Washington sehari sebelum pertandingan.
Sementara itu, belum ada kepastian apakah Mesir akan memperoleh perlakuan serupa terkait jadwal kedatangan lebih awal ke Seattle. Sebelumnya, permintaan Mesir untuk terbang langsung dari Vancouver ke Seattle ditolak FIFA dengan alasan keterbatasan sumber daya keamanan.
