Timnas Australia Memburu Sejarah Baru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:49 WIB
Timnas Australia Memburu Sejarah Baru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Timnas Australia (FIFA)
baca 10 detik
  • Australia mengincar kemenangan pertama fase gugur Piala Dunia 2026 melawan Mesir.

  • Kondisi kebugaran kapten Mesir Mohamed Salah masih diragukan akibat cedera hamstring.

  • Pemenang laga ini akan menghadapi Argentina atau Tanjung Verde di babak selanjutnya.

Suara.com - Timnas Australia mengincar kemenangan perdana dalam sejarah keikutsertaan mereka di fase gugur Piala Dunia 2026 saat bersua Mesir. Duel hidup mati babak 32 besar ini akan berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, Texas.

Ambisi besar ini menjadi pembuktian bagi Socceroos untuk melewati kutukan yang selalu menjegal mereka pada edisi terdahulu. Pelatih Tony Popovic menegaskan armada tempurnya kini fokus penuh memanfaatkan peluang emas tersebut.

Skuad Australia tidak ingin lagi dibayangi kegagalan masa lalu yang menyakitkan. Mereka siap mengerahkan segala kemampuan demi mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Penyerang Australia, Kusini Yengi jadi senjata rahasia jelang hadapi Timnas Indonesia. [Dok. IG Kusini Yengi]
Penyerang Australia, Kusini Yengi jadi senjata rahasia jelang hadapi Timnas Indonesia. [Dok. IG Kusini Yengi]

"Kami harus benar-benar berada pada momen ini. Sejarah dibuat setelah pertandingan, jadi kami harus melakukan bagian kami selama pertandingan, apakah itu 90 menit, perpanjangan waktu, atau adu penalti," kata Pelatih Australia Tony Popovic, dikutip dari laman FIFA, Jumat (3/7/2026).

Popovic dituntut memutar otak lantaran komposisi pemainnya pincang akibat badai cedera. Absennya Mathew Leckie dan Jacob Italiano memaksa sang pelatih merombak strategi tim.

Keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan menjadi kunci utama yang harus segera dibenahi Socceroos. Organisasi benteng pertahanan yang kokoh akan diuji oleh agresivitas lini depan lawan.

Penyerang Australia, Kusini Yengi jadi senjata rahasia jelang hadapi Timnas Indonesia. [Dok. IG Kusini Yengi]
Penyerang Australia, Kusini Yengi jadi senjata rahasia jelang hadapi Timnas Indonesia. [Dok. IG Kusini Yengi]

Di kubu seberang, Mesir juga menghadapi ketidakpastian besar terkait kondisi bintang utama mereka. Kondisi kebugaran Mohamed Salah masih diragukan untuk tampil sejak menit pertama.

Penyerang andalan Liverpool tersebut sempat mengalami cedera hamstring pada laga penutup fase grup. Tim medis terus memantau perkembangan fisik sang kapten agar bisa merumput.

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, menegaskan tidak akan gegabah memaksakan Salah bermain jika belum siap. Dirinya enggan mengambil risiko besar yang bisa merugikan tim.

baca juga

"Kami berharap dia bermain besok, tetapi kami belum yakin apakah dia akan masuk susunan pemain utama," ujar Hassan.

Kendati Salah belum pasti menjadi starter, Australia tetap waspada penuh terhadap daya ledak Mesir. Skenario antisipasi telah dimatangkan jika lawan bermain tanpa sang megabintang.

Pertarungan taktik ini diprediksi berjalan sangat ketat dan menguras fisik sepanjang laga. Kedua tim dikenal memiliki kedisiplinan tinggi dalam menerapkan skema permainan di lapangan.

Australia bakal mengandalkan keunggulan duel udara serta kekuatan fisik para pemain bertahannya. Sementara Mesir sangat berbahaya lewat skema transisi cepat yang mematikan.

Pemenang dari partai sengit ini sudah ditunggu oleh Argentina atau Tanjung Verde di babak 16 besar. Jalur terjal menuju tangga juara kini membentang di depan mata kedua tim.

Australia melangkah ke fase ini setelah finis sebagai runner-up Grup D dengan mengemas 6 poin. Mereka sempat mengalahkan Turki dan Paraguay, meski tumbang dari Amerika Serikat.

Bagi Mesir, kelolosan ke babak 32 besar merupakan tonggak sejarah baru sepak bola mereka. Ini adalah kali pertama The Pharaohs berhasil menembus fase gugur Piala Dunia.

Mesir mengamankan tiket bersejarah ini setelah menyegel posisi kedua di Grup G di bawah Belgia. Capaian tersebut membangkitkan rasa percaya diri tinggi di kubu perwakilan Afrika ini.

Sementara itu, Australia tercatat 2 kali tersingkir di fase gugur pada edisi terdahulu. Langkah mereka dihentikan Italia pada 2006 dan Argentina pada edisi 2022 lalu.

Berikut adalah perkiraan susunan pemain Australia yang akan diturunkan Popovic: Patrick Beach; Alessandro Circati, Harry Souttar, Lucas Herrington; Jordan Bos, Jackson Irvine, Aiden O’Neill, Aziz Behich; Cristian Volpato, Conor Metcalfe; Nestory Irankunda.

Sedangkan Mesir diprediksi tampil dengan komposisi terbaiknya sebagai berikut: Mostafa Shobeir; Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Karim Hafez; Marwan Ateya, Hamdy Fathy; Mostafa Ziko, Mohamed Salah, Emam Ashour; Omar Marmoush.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik

Rating Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Cetak Gol, tapi Rafael Leao yang Terbaik

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:39 WIB

Cape Verde Tak Takut Lionel Messi: Kami Akan Bermain dengan Keberanian

Cape Verde Tak Takut Lionel Messi: Kami Akan Bermain dengan Keberanian

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:33 WIB

Terkini

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

WFH dan PJJ Jakarta Dikaitkan Antisipasi Demo, Pramono: Arahan Pemerintah Pusat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

5 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Mulai Rp2,9 Juta, Solusi Multitasking Lancar Jaya

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

Butuh Waktu Lebih Lama, DPR Patok RUU Perampasan Aset Rampung Paling Lambat Akhir 2026

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Bukan Sekadar Pintu Gerbang! Ambisi Gubernur Lampung Ubah Bahan Mentah Jadi Emas Ekonomi

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!

Review The X-Files: I Want to Believe Vrach Frankenshteyn, Terlalu Sinting!

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160

Pesaing Yamaha MT-15 Harga Semurah Scoopy, Begini Spesifikasi Bajaj Pulsar N160

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya

Toyota Calya Terjun ke Telaga Sarangan Pagi Buta, Begini Nasib Sopirnya

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan

Akan Ada Demo Mahasiswa Besar-besaran di Bundaran HI, 8.242 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

×