- Timnas Argentina rutin menggelar tradisi pesta barbeque asado sebagai ritual kebersamaan selama berlaga di Piala Dunia 2026 Amerika Serikat.
- Koki Diego Iacovone dan Antonia Farias menyiapkan lima ratus kilogram daging untuk menjaga kekompakan pemain serta seluruh staf tim.
- Tradisi makan bersama ini tetap berjalan di bawah pengawasan ketat ahli gizi untuk menjaga performa optimal para pemain Argentina.
Suara.com - Timnas Argentina tak hanya mencuri perhatian lewat performa di lapangan pada Piala Dunia 2026.
Di balik layar, ada tradisi khas yang terus dijaga, yakni ritual asado atau pesta barbeque yang menjadi bagian penting kebersamaan tim.
Selama berada di Amerika Serikat, skuad Albiceleste tercatat sudah menggelar lima kali pesta barbeque.
Momen ini bahkan menjadi cara merayakan kemenangan dramatis atas Mesir di babak 16 besar.
Seluruh proses memasak ditangani koki andalan tim, Diego Iacovone, bersama Antonia Farías.
Namun, para pemain juga kerap ikut terlibat langsung di sekitar panggangan, menjadikan suasana semakin hangat dan santai.
![Ritual khusus pemain Argentina selama perhelatan Piala Dunia 2026 yakni pesta barbeque atau Asado [infobae]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/09/12482-lautaro-martinez.jpg)
Untuk Piala Dunia kali ini, Argentina membawa sekitar 500 kilogram daging ke Amerika Serikat.
Jumlah tersebut memang lebih sedikit dibanding edisi 2022 di Qatar yang mencapai 2.630 kilogram.
Beberapa jenis daging favorit yang selalu hadir dalam menu pesta barbeque antara lain asado de tira atau potongan daging iga sapi khas Argentina dan banyak lagi menu olahahan daging khas negeri Tim Tango tersebut.
Dalam beberapa kesempatan, menu juga dilengkapi dengan ayam untuk variasi.
Kiper Emiliano Martínez bahkan kerap membagikan momen tersebut di media sosial.
Dalam salah satu video, ia bercanda, “Semua serba light, bukan begitu, Dieguito,” sambil memperlihatkan daging yang sedang dipanggang.
Selain menjadi ajang makan bersama, asado juga berfungsi sebagai sarana menjaga kekompakan tim.
Para pemain, staf, hingga ofisial berkumpul dalam suasana santai di tengah tekanan turnamen besar.
Meski demikian, pola makan tetap diawasi ketat oleh ahli gizi tim, Luciano Spena.
Menu harian tetap seimbang dengan tambahan potongan daging lain seperti bife ancho, lomo, hingga peceto.
Tradisi asado ini menjadi ritual sakral yang tak tergantikan di tubuh Timnas Argentina.
