-
Igor Tolic memahami dan menghormati keputusan Frans Putros untuk meninggalkan Persib Bandung.
-
Putros memilih hengkang demi mencari petualangan baru bersama keluarganya setelah ajang Piala Dunia.
-
Bek serba bisa asal Irak tersebut berkontribusi besar membawa Persib menjuarai BRI Super League.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic resmi melepas kepergian Frans Putros yang memilih menyudahi kontraknya menjelang kompetisi musim 2026/2027. Juru taktik asal Kroasia tersebut mengaku tidak bisa membendung keinginan sang pemain yang mencari tantangan baru di luar Indonesia.
Sikap legawa Tolic menjadi sinyal bahwa manajemen Maung Bandung lebih mengutamakan kenyamanan psikologis pemain daripada memaksakan kontrak kerja. Keputusan krusial ini diambil setelah sang pelatih melakukan pembicaraan personal mengenai masa depan sang bek serba bisa tersebut.
Kepergian penggawa Timnas Irak ini memicu tantangan besar bagi lini pertahanan Pangeran Biru yang sedang bersiap mempertahankan gelar juara. Kehilangan figur sekrusial Putros memaksa tim kepelatihan bergerak cepat mencari suksesor sepadan di bursa transfer.
![cFokus Hadapi Bhayangkara, Persib Bidik Sapu Bersih Lima Laga. [Dok. Suara.com/Rahman]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/30/96413-frans-putros-persib-bandung.jpg)
Tolic menegaskan bahwa hubungan profesionalitas antara klub dan pemain kelahiran Denmark tersebut tetap berakhir dengan cara yang sangat baik. Segala kontribusi besar yang diberikan sang pemain selama mengenakan jersi kebanggaan publik Bandung akan selalu diapresiasi.
"Kita harus menghormati keputusannya dan tetap menghormatinya sebagai pemain yang pernah berjasa memberikan gelar ke Persib," jelas Tolic.
Kehilangan Putros tentu meninggalkan lubang besar mengingat perannya yang sangat multifungsi di sektor belakang selama musim lalu. Keberhasilan mempertahankan stabilitas lini pertahanan kini menjadi pekerjaan rumah utama yang harus diselesaikan Tolic sebelum liga bergulir.
Manajemen klub kini dirumorkan mulai memantau beberapa nama legiun asing untuk memperkuat kedalaman skuad. Langkah cepat wajib diambil agar proses adaptasi pemain baru tidak mengganggu persiapan pramusim yang sudah berjalan.
Putros sendiri menjelma menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang Pangeran Biru sepanjang musim kompetisi 2025/2026. Ketangguhannya teruji tidak hanya di kompetisi domestik, melainkan juga saat mengawal benteng pertahanan tim di level Asia.
Pemain berusia 32 tahun itu tercatat tampil sebanyak 36 pertandingan di berbagai ajang resmi bersama Maung Bandung. Kontribusinya sangat nyata dengan sumbangan masing-masing 2 gol dan assist dari total 2.822 menit bermain.
Performa impresif yang ditunjukkan Putros di tanah air berbuah manis pada level internasional. Ia sukses menembus skuad utama Timnas Irak yang bertarung memperebutkan gengsi di ajang Piala Dunia 2026.
Panggung sepak bola tertinggi di dunia itu tampaknya menjadi titik balik yang mengubah rencana masa depan sang pemain bertahan. Kesempatan berharga didapatkannya saat dipercaya memperkuat Irak pada laga pamungkas Grup A melawan Senegal.
Pengalaman bertanding melawan tim-tim elite dunia tersebut disinyalir meningkatkan daya tawar dan motivasi baru bagi Putros. Hal inilah yang mendasari keputusannya untuk tidak lagi melanjutkan karier sepak bolanya di kompetisi BRI Super League.
Tolic sebenarnya sudah berupaya keras meyakinkan sang pemain agar mau bertahan setidaknya untuk 1 musim lagi. Fleksibilitas posisi yang dimiliki Putros dinilai masih sangat dibutuhkan untuk mengarungi jadwal kompetisi yang padat.
Namun, daya tarik petualangan baru di luar lapangan hijau tampaknya lebih kuat memengaruhi keputusan akhir sang pemain. Tolic akhirnya memilih bersikap realistis dan mendukung penuh langkah hidup yang diambil oleh anak asuhnya tersebut.
"Ia pemain yang fantastis dan berkontribusi besar untuk gelar juara kita musim lalu. Saya sudah berdiskusi dengannya, tapi setelah Piala Dunia situasi berubah dan ia menginginkan petualangan baru bersama keluarganya," pungkas Tolic.
Persib Bandung sukses merengkuh gelar juara BRI Super League pada musim 2025/2026 dengan performa yang sangat dominan. Keberhasilan tersebut membuat para pemain pilar mereka menjadi komoditas panas dan incaran banyak klub internasional.
Kepergian Frans Putros menjadi ujian pertama bagi konsistensi taktik Igor Tolic dalam meramu lini belakang yang kokoh. Dinamika bursa transfer ini dipastikan bakal mengubah peta kekuatan Pangeran Biru dalam menyongsong ketatnya persaingan musim baru.
