- Prancis dan Inggris akan bertanding memperebutkan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami setelah gagal melaju ke final.
- Pertandingan ini menjadi laga terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih tim nasional Prancis setelah menjabat selama 14 tahun lamanya.
- Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, berambisi mencetak gol tambahan guna memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Suara.com - Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 bukan sekadar laga pelipur lara bagi Timnas Prancis dan Timnas Inggris.
Meski sama-sama gagal melaju ke final, duel di Miami ini akan menjadi panggung emosional bagi pelatih Prancis, Didier Deschamps, yang akan menjalani laga terakhirnya bersama Les Bleus.
Di sisi lain, penyerang andalan Prancis, Kylian Mbappe, memiliki motivasi pribadi untuk mencetak sejarah sebagai salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Dunia.
Prancis harus mengubur mimpi tampil di final ketiga secara beruntun setelah kalah 0-2 dari Spanyol pada semifinal.
Sementara itu, Inggris asuhan Thomas Tuchel juga tersingkir usai kalah tipis 1-2 dari Argentina.
Kini perhatian tertuju pada Didier Deschamps yang dipastikan mengakhiri masa baktinya setelah 14 tahun menangani Timnas Prancis.
![Kylian Mbappe melontarkan candaan soal AC usai membawa Prancis lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Les Bleus selanjutnya akan menghadapi Paraguay. [FIFA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/01/55426-kylian-mbappe-prancis-vs-swedia.jpg)
Selama memimpin Les Bleus, Deschamps mempersembahkan gelar juara Piala Dunia 2018 dan membawa Prancis menembus tiga semifinal Piala Dunia secara beruntun.
Laga melawan Inggris menjadi kesempatan terakhir para pemain memberikan penghormatan kepada pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Mbappe Kejar Rekor Gol Piala Dunia
Meski kondisi fisik dan mental para pemain mulai terkuras akibat padatnya jadwal turnamen, Kylian Mbappe diperkirakan tetap tampil penuh motivasi.
Penyerang berusia 27 tahun itu kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 dengan koleksi delapan gol.
![Didier Deschamps mengkritik performa lini depan Prancis usai kalah 0-2 dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026. Ia menyoroti kesalahan teknis para pemain. [FIFA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/15/92931-didier-deschamps.jpg)
Secara keseluruhan, Mbappe telah mengemas 20 gol di putaran final Piala Dunia sepanjang kariernya.
Catatan tersebut membuatnya semakin dekat dengan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Tanpa tekanan memperebutkan gelar juara, laga perebutan tempat ketiga berpotensi menjadi panggung bagi Mbappe untuk menambah koleksi golnya.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengakui memotivasi pemain untuk laga perebutan tempat ketiga bukan perkara mudah.
"Tidak ada satu pun dari para pemain ini, tidak ada satu pun pemain Prancis yang ingin memainkan pertandingan ini. Mereka ingin bermain di final. Kami memberikan segalanya untuk berada di final," ujar Thomas Tuchel.
Rotasi Skuad Berpotensi Terjadi
Dengan kondisi kebugaran pemain yang mulai menurun, baik Prancis maupun Inggris diperkirakan melakukan rotasi dalam susunan pemain.
Deschamps kemungkinan memberi kesempatan tampil kepada pemain yang minim menit bermain sepanjang turnamen sebagai bentuk apresiasi di laga terakhirnya.
Thomas Tuchel juga diprediksi melakukan langkah serupa untuk memberi kesempatan kepada para pemain pelapis menunjukkan kemampuan mereka.
Bagi pemain yang jarang tampil, pertandingan ini menjadi peluang membuktikan kualitas di level tertinggi.
Meski sering dianggap memiliki gengsi lebih rendah dibanding final, duel Prancis kontra Inggris tetap menarik karena menjadi laga perpisahan Deschamps sekaligus kesempatan Mbappe memburu rekor.
Inggris sendiri bertekad bangkit setelah gagal mempertahankan keunggulan saat menghadapi Argentina di semifinal.
Laga di Miami akan menentukan apakah Inggris mampu merusak momen perpisahan Deschamps atau justru menjadi saksi lahirnya catatan sejarah baru dari Kylian Mbappe.
Penutup Era Didier Deschamps
Prancis memasuki Piala Dunia 2026 sebagai salah satu unggulan berkat kedalaman skuad dan konsistensi performa di bawah arahan Deschamps.
Sementara Inggris menunjukkan perkembangan positif bersama Thomas Tuchel sebelum akhirnya terhenti di semifinal.
Pertemuan kedua tim pada perebutan tempat ketiga menjadi penutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 sekaligus menandai berakhirnya era kepelatihan Didier Deschamps bersama Timnas Prancis.
