- Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026, yang memicu reaksi emosional bagi penggemar dan keluarga.
- Antonela Roccuzzo memberikan dukungan moral kepada Lionel Messi melalui media sosial usai pertandingan final tersebut berakhir.
- Antonela menyatakan kebanggaan terhadap karakter, mentalitas pantang menyerah, serta peran inspiratif Messi bagi keluarga dan para penggemarnya.
Suara.com - Kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 dari Spanyol tak hanya menyisakan duka bagi para penggemar, tetapi juga momen emosional di luar lapangan.
Istri Lionel Messi, Antonela Roccuzzo, menyampaikan pesan menyentuh untuk sang megabintang melalui media sosial.
Antonela menegaskan bahwa hasil pertandingan tidak mengubah pandangannya terhadap Messi.
Ia menyebut sang suami tetap sebagai yang terbaik, bukan hanya karena kemampuan, tetapi juga karakter dan perjuangannya.
“Kamu akan selalu menjadi yang terbaik, Messi. Bukan hanya karena bakatmu, tetapi karena kamu tidak pernah berhenti menjadi dirimu sendiri,” tulis Antonela dalam unggahannya.
Ia juga memuji mentalitas Messi yang tak pernah menyerah.
Menurutnya, sikap pantang menyerah dan kerja keras adalah hal yang membuat Messi begitu istimewa di mata banyak orang.
“Apapun yang terjadi, kamu selalu berjuang hingga detik terakhir. Kekuatan dan mentalitas itu yang membuatmu unik,” lanjutnya.
Tak hanya sebagai pesepak bola, Antonela juga menilai Messi sebagai sosok inspiratif bagi keluarga.
Ia menyebut sang kapten Argentina sebagai teladan bagi anak-anak mereka sekaligus jutaan penggemar di seluruh dunia.
“Terima kasih telah mengajarkan bahwa kesuksesan sejati dibangun dengan kerja keras, pengorbanan, dan ketekunan,” tulisnya lagi.
Antonela menutup pesannya dengan ungkapan cinta dan kebanggaan.
“Aku mengagumimu lebih dari yang bisa diungkapkan kata-kata. Aku sangat bangga berjalan bersamamu dalam hidup ini. Aku sangat mencintaimu,” tutupnya.
Messi dan Antonela sendiri telah menikah selama sembilan tahun dan dikaruniai tiga anak. Kisah cinta keduanya sudah terjalin sejak masa kecil di Rosario, Argentina, sebelum akhirnya bersatu kembali dan membangun keluarga hingga kini.
