- Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mangkir dari latihan FC Twente akibat konflik administrasi perpanjangan kontrak otomatis klub.
- Pelatih John van den Brom menyatakan kekecewaan mendalam karena Hilgers tidak menunjukkan iktikad komunikasi dengan pihak klub.
- FC Twente menutup pintu bagi Hilgers sehingga ia tidak diharapkan kembali memperkuat skuad utama di masa depan.
Suara.com - Saga masa depan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, bersama FC Twente memasuki babak baru yang penuh ketegangan setelah sang pemain memilih mangkir dari sesi latihan klub.
Pelatih FC Twente, John van den Brom, secara terbuka mengaku kecewa dengan sikap indisipliner bek tengah berusia 25 tahun tersebut.
Akar permasalahan ini diduga dipicu oleh masalah administrasi kontrak yang membuat rencana kepindahan sang pemain pada bursa transfer kali ini berantakan.
![Mees Hilgers dan FC Twente akan berdamai [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/19/22446-mees-hilgers.jpg)
Berikut empat fakta terbaru di balik konflik yang memanas antara Mees Hilgers dan FC Twente:
1. Blunder Perpanjangan Kontrak Otomatis
Mengutip laporan media asal Belanda, Twenteinsite, masalah utama bermula dari persoalan administrasi kontrak Mees Hilgers.
Kontrak sang pemain sejatinya dijadwalkan kedaluwarsa pada bursa transfer musim panas tahun ini.
Namun, karena tidak ada langkah terminasi kontrak secara formal dari kedua belah pihak, masa baktinya disebut diperpanjang secara otomatis selama satu tahun.
Alhasil, Hilgers secara legal masih berstatus sebagai pemain FC Twente dan terikat kontrak dengan klub asal Enschede tersebut hingga musim panas tahun depan.
2. Mangkir dari Sesi Latihan Klub
Buntut persoalan kontrak tersebut, Mees Hilgers seharusnya tetap memenuhi panggilan untuk mengikuti agenda latihan pramusim FC Twente.
Namun, bek Timnas Indonesia itu justru tidak terlihat di markas latihan klub hingga saat ini.
Ironisnya, ia kedapatan menjaga kebugaran di lapangan lain bersama mantan pemain Manchester United, Donny van de Beek, dan Kian Fitz-Jim.
Sikap tersebut semakin memperkuat sinyal bahwa sang pemain sudah tidak memiliki niat untuk kembali membela FC Twente.
3. Kekecewaan Mendalam John van den Brom
