- Striker naturalisasi Timnas Indonesia, Mitchell Baker, mencetak hattrick pada laga debutnya melawan Kamboja di Piala AFF 2026.
- Media Vietnam menilai performa berkelas tinggi dari Baker dengan postur 1,96 meter menjadi ancaman serius bagi Asia Tenggara.
- Keberhasilan tersebut diraih berkat bantuan banyak pihak di balik layar dan dukungan penuh dari tim serta staf pelatih.
Suara.com - Media Vietnam menyoroti tajam penampilan striker naturalisasi Timnas Indonesia, Mitchell Baker, yang tampil luar biasa saat menghadapi Kamboja di Piala AFF 2026.
Striker bertinggi badan 1,96 meter itu cetak hattrick pada laga debut bersama Timnas Indonesia.
Media Vietnam menyebut performa Baker sangat berkelas tinggi.
Ketajamannya dinilai bisa menjadi ancaman serius bagi lini belakang tim-tim Asia Tenggara.
Gol pertama Baker lahir lewat sundulan tajam pada menit ke-6, memanfaatkan umpan bola mati dari Thom Haye.
Hanya sembilan menit berselang, ia kembali mencetak gol setelah menyambut umpan matang dari Eliano Reijnders.

Puncaknya terjadi pada menit ke-56 saat Baker mencetak gol melalui sundulan, sekaligus mengunci hattrick-nya.
Media Vietnam menilai kehadiran Baker memberi dimensi baru bagi lini serang Indonesia.
Dengan postur tinggi, kekuatan duel udara, dan insting gol tajam, ia disebut sebagai senjata baru yang patut diwaspadai.
“Penampilan ini pasti membuat pertahanan tim lain harus berhati-hati,” tulis media Vietnam, Tuoitre.
Sementara itu, Baker menegaskan keberhasilannya tidak lepas dari peran banyak orang yang telah membantunya hingga bisa mengenakan seragam Timnas Indonesia.
"Ya, pertama-tama saya hanya ingin menekankan kembali apa yang dikatakan pelatih. Menurutku ada banyak orang di balik layar yang membantuku sampai di sini," kata Mitchell seusai laga.
"Saya tidak akan berada di sini tanpa mereka, jadi terima kasih banyak untuk mereka. Dan tentu saja, ya, ini benar-benar mimpi yang menjadi kenyataan," sambungnya.
Baker mengaku sulit menggambarkan kebahagiaannya.
Baginya, tampil untuk pertama kali bersama Timnas Indonesia sudah menjadi momen istimewa, apalagi bisa mengawalinya dengan tiga gol dan membantu tim meraih kemenangan telak.
"Perasaan yang luar biasa, tidak bisa lebih baik dari ini. Dan ya, ini tidak mungkin tercapai tanpa tim, tanpa staf pelatih dan semua orang," jelasnya.