- Timnas Indonesia menelan kekalahan dari Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin malam.
- Erick Thohir menyatakan kekalahan tersebut tidak mengubah proses pembangunan tim nasional bersama John Herdman.
- Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan atas Singapura pada laga terakhir untuk mengamankan tiket semifinal.
Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026.
Meski hasil tersebut mengecewakan, Erick menegaskan dukungannya terhadap pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tidak berubah.
Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin malam.
Kekalahan itu membuat perjuangan skuad Garuda untuk lolos ke babak semifinal belum sepenuhnya aman.
Erick menilai hasil tersebut tidak mengubah arah pembangunan Timnas Indonesia yang sedang dijalankan PSSI.
Menurutnya, proses pembentukan tim yang kompetitif membutuhkan waktu dan tidak bisa dinilai hanya dari satu pertandingan.
"Saya masih sangat percaya dengan John Herdman untuk membentuk timnas yang kuat dan berdaya saing secara bertahap. Visi kita jelas, tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga untuk bersaing di level Asia dan bahkan dunia. Proses ini membutuhkan waktu dan kesabaran," ujar Erick Thohir dalam keterangannya.
![Pelatih Timnas Indonesia John Herdmanmemberikan arahan kepada anak didiknya saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/mrh/wsj]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/04/22170-piala-aff-2026-timnas-indonesia-vs-vietnam-john-herdman.jpg)
Ia juga mengingatkan bahwa Vietnam bukan lawan yang mudah untuk dihadapi.
Erick menyebut tim berjuluk The Golden Star Warriors itu memiliki rekam jejak yang kuat di kawasan Asia Tenggara.
"Kita harus mengakui bahwa Vietnam adalah tim yang kuat dan memiliki sejarah yang solid. Mereka telah membuktikan kapasitasnya dengan tiga kali menjuarai Piala AFF," tambahnya.
Meski kalah telak, Erick belum kehilangan keyakinan terhadap peluang Timnas Indonesia di turnamen ini.
Erick berharap skuad Garuda mampu bangkit pada pertandingan berikutnya.
Timnas Indonesia masih menyisakan satu laga di fase grup yang akan menjadi penentu langkah ke babak semifinal.
Garuda dijadwalkan menghadapi Singapura pada pertandingan terakhir Grup A.
"Saya percaya masih ada peluang. Karena ini turnamen yang berbeda, mudah-mudahan saat menghadapi Singapura nanti kita bisa bangkit," tegas Erick.
PSSI pun berharap Timnas Indonesia dapat segera bangkit dari hasil negatif tersebut.
Kemenangan atas Singapura akan menjadi target utama untuk menjaga asa melangkah lebih jauh di Piala AFF 2026.