- Pemain bertahan Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi bergabung dengan SC Heerenveen dari FC Twente dengan kontrak berdurasi dua tahun.
- Manajemen SC Heerenveen merekrut Mees Hilgers untuk menambah kualitas skuad melalui pengalaman panjangnya di level tertinggi.
- Pelatih kepala SC Heerenveen, Robin Veldman, memiliki pengalaman panjang dalam menangani berbagai klub serta akademi sepak bola sejak Maret 2025.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers resmi meninggalkan FC Twente dan melanjutkan karier di SC Heerenveen.
Rival FC Twente itu memberikan kontrak dua tahun untuk Mees Hilgers.
Manajemen klub menilai pengalaman panjang Hilgers di level tertinggi dapat memberikan tambahan kualitas bagi skuad.
Manager teknik SC Heerenveen, Johan Hansma, mengungkapkan bahwa klub memang membutuhkan pemain dengan pengalaman seperti Hilgers.
“Kami senang Mees memilih SC Heerenveen,” kata Hansma dalam pengumuman resmi klub.
Di SC Heerenveen, Mees Hilgers bakal dilatih oleh Robin Veldman. Siapa Robin Veldman? Berikut profil dan sepak terjangnya.
![Here We Go! Diusir FC Twente, Mees Hilgers Resmi Pindah ke SC Heerenveen [Dok SC Heerenveen]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/31/22565-mees-hilgers.jpg)
Robin Veldman menjadi sosok yang kini berada di balik proyek SC Heerenveen di Eredivisie.
Pelatih asal Belanda itu dipercaya menangani tim utama Heerenveen sejak Maret 2025 dan memiliki kontrak hingga 30 Juni 2027.
Veldman lahir di Marknesse, Belanda, pada 24 Desember 1985.
Memasuki usia 40 tahun, ia telah menghabiskan sebagian besar perjalanan kariernya di dunia kepelatihan, terutama dalam pengembangan pemain muda.
Lama Berkecimpung di Akademi Heerenveen
Veldman tercatat memiliki hubungan panjang dengan SC Heerenveen. Ia mulai bekerja di lingkungan akademi klub sejak 2006 sebagai asisten pelatih tim U-17.
Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi pelatih kepala di tim muda Heerenveen. Periode panjang tersebut membuat Veldman memiliki pengalaman mendalam dalam proses pembinaan pemain muda.
Dalam perjalanan kariernya di Heerenveen, Veldman juga pernah bekerja sebagai analis video tim utama.
Ia kemudian kembali mendapat peran di level akademi sebelum akhirnya meninggalkan klub untuk mencari pengalaman baru.
Salah satu pemain yang pernah berada dalam lingkungan pembinaan Heerenveen ketika Veldman bekerja di sana adalah Hakim Ziyech.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Veldman dalam mengembangkan pemain muda sebelum beralih ke tantangan yang lebih besar.
Menimba Pengalaman di Ajax dan Anderlecht
Setelah bertahun-tahun berada di Heerenveen, Veldman melanjutkan karier ke Ajax.
Ia dipercaya menangani tim muda Ajax dan menjalani periode tersebut dari 2017 hingga 2021.
Pada 2021, Veldman kemudian bergabung dengan Anderlecht untuk menangani tim U-21. Pengalaman tersebut membuka jalan baginya menuju sepak bola senior.
Pada Oktober 2022, Veldman mendapat kesempatan besar ketika ditunjuk sebagai pelatih interim Anderlecht.
Ia menangani enam pertandingan dengan catatan tiga kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan.
Veldman kemudian menjadi bagian dari staf kepelatihan Anderlecht sebagai asisten. Pengalaman bekerja di klub besar Belgia tersebut semakin memperkaya perjalanan kepelatihannya.
Sempat Menangani Queen's Park
Veldman kemudian mencoba tantangan baru di Skotlandia. Pada Juni 2023, ia ditunjuk sebagai pelatih Queen's Park.
Namun, periode tersebut berlangsung relatif singkat.
Veldman menangani 21 pertandingan dengan catatan lima kemenangan, empat hasil imbang, dan 12 kekalahan.
Setelah meninggalkan Queen's Park, Veldman kembali ke Belgia. Pada Maret 2024, ia dipercaya menjadi pelatih Club NXT, tim cadangan Club Brugge yang berkompetisi di Challenger Pro League.
Ia juga sempat menangani tim U-19 Club Brugge sebelum akhirnya kembali ke Belanda.
Kembali ke Heerenveen
Pada 21 Maret 2025, Veldman kembali ke klub yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Ia ditunjuk sebagai pelatih permanen SC Heerenveen setelah Robin van Persie meninggalkan Feyenoord untuk mengambil posisi tersebut.
Penunjukan itu menjadi babak baru bagi Veldman.
Dari pelatih akademi dan analis video, ia akhirnya kembali ke Heerenveen dengan status sebagai juru taktik tim utama.
Dalam data kariernya, Veldman telah memimpin Heerenveen dalam lebih dari 50 pertandingan. Ia juga tercatat memiliki lisensi kepelatihan UEFA Pro.
Pada musim 2026/2027, Heerenveen masih berada dalam proses membangun konsistensi.
Dalam empat pertandingan Eredivisie yang tercatat, tim Veldman mengoleksi satu kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Catatan tersebut menghasilkan lima poin dengan rata-rata 1,25 poin per pertandingan.