Skenario Apa Lagi Saat Kuasa Hukum Bharada ETiba-tiba Disuruh Mundur dan Diganti?

Suara Cianjur

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 16:12 WIB
Skenario Apa Lagi Saat Kuasa Hukum Bharada ETiba-tiba Disuruh Mundur dan Diganti?
Bharada E ; Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (ANTARA FOTO/FOTO/M Risyal Hidayat) (Foto Istimewa)

SuaraCianjur.Id,- Seperti disambar petir kepala Kuasa Hukum Bharada E, Boerhanuddin dibuat terkejut dengan pencabutannya sebagai kuasa hukum. Surat itu disebutnya diketik dan ditandangani oleh Eliezer di atas materai.

Boerhanuddin menjelaskan, dalam surat tersebut Bharada E mencabut kuasa dirinya dan Deolipa Yumara sebagai kuasa hukum. Tentu saja situasi ini membaut Boerhanuddin. 

Ia mengaku bahwa dua hari yang lalu tepatnya pada hari Rabu (10/8) dirinya dan Deolipa sempat diminta mundur sebagai pengacara Bharada E, namun mereka tidak mau.

"Kalau pencabutan awalnya begini. Dua hari lalu kami diminta mundur. Tetapi kami tidak mau mundur," kata dia dalam sambungan telepon, Jumat (12/8/2022).

Boerhanuddin pun merasa heran, padahal pihaknya selama ini telah membantu Polri untuk membuka fakta sebenarnya dari kasus tewasnya Brigadir J yang melibatkan Irjen Pol Ferdy Sambo

"Nah saya heran, karena kami tidak mau mundur, hari ini juga kok sudah dicabut. Ini saya pikir, aduh skenario apalagi ini? Padahal kita sudah bantu Polri untuk menjadikan perkara ini jadi terang-benderang gitu," kata dia. 

Boerhanuddin belum mendapatkan surat secara resmi soal pencabutan dirinya sebagai kuasa hukum dan baru mendapatkan kabar tersebut dari awak media.

"Ada katanya, saya belum (dapat surat resmi)," beber dia.

Saat ini Ronny Talapessy menjadi kuasa hukum Richard dan dia mengklaim ditunjuk langsung oleh orangtua Bharada E.

"Saya lawyer Bharada E, ditunjuk langsung oleh orangtua dan Bharada E," kata Ronny kepada wartawan, Jumat (12/8/2022).

Ronny menuturkan dirinya mendapat surat kuasa sejak hari Rabu (10/8). Karena sebagai kuasa hukum dia juga turut mendampingi Bharada E yang dijadwalkan diperiksa Komnas HAM di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Pertanyaan pun muncul kenapa pengacara Bharada E digonta-ganti? 

Kerap diganti sebagai pengacara Bharada E bukan pertama kalinya terjadi, akrena sebelumnya Andreas Nahot Silitonga mundur sebagai kuasa hukum Bharada E.

Surat pengunduran itu disampaikan Andreas ke Bareskrim Polri, Sabtu (8/8) siang. Dia enggan menjelaskan alasan pengunduran diri sebagai pengacara Bharada E.

"Hari ini datang ke Bareskrim untuk menyampaikan pengunduran diri kami sebagai penasihat hukum Bharada E," kata Andreas di Bareskrim Polri.

"Selanjutnya dapat diberlakukan sebagaimana mestinya, dan kami juga tidak akan membuka kepada publik pada saat ini apa sebenarnya alasan untuk mengundurkan diri karena kami sangat menghargai hak-hak hukum dari setiap pihak yang terlibat dalam perkara ini," sambungnya.

Motif Pembunuhan Brigadir J 

Tiim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengungkap motif Ferdy Sambo membunuh anak buahnya Brigadir J. Alasannya karena emosi lantaran istrinya mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan. 

Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi menyebut, hal ini berdasar hasil pemeriksaan terhadap Ferdy Sambo. 

Kepada penyidik Ferdy Sambo mengaku mengetahui adanya dugaan pelecehan tersebut berdasar pengakuan langsung dari istrinya berinisial PC.

"Dalam keterangannya tersangka FS mengatakan, bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC yang mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan almarhum Yosua," kata Andi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/8/2022).

Atas hal itu, Ferdy Sambo kemudian mengajak Brigadir RR dan Bharada E untuk melakukan pembunuhan berencana.

"Kemudian FS memanggil tersangka RR dan tersangka Bharada E untuk melakukan rencana pembunuhan terhadap almarhum Yosua. Yang saya sampaikan pengakuan di BAP (berita acara pemeriksaan)," ungkap Andi.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika Bharada E Tolak Perintah Irjen Ferdy Sambo, Ini yang Akan Terjadi pada Tersangka Eliezer kata Deolipa

Jika Bharada E Tolak Perintah Irjen Ferdy Sambo, Ini yang Akan Terjadi pada Tersangka Eliezer kata Deolipa

Bandung | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 16:08 WIB

Buntut Kematian Brigadir J, Penyidik Polda Metro Jaya Ditahan di Mako Brimob

Buntut Kematian Brigadir J, Penyidik Polda Metro Jaya Ditahan di Mako Brimob

Tantrum | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 16:06 WIB

Ferdy Sambo dan Bharada E Diperiksa Komnas HAM di Ruangan Terpisah

Ferdy Sambo dan Bharada E Diperiksa Komnas HAM di Ruangan Terpisah

Sumedang | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 16:04 WIB

Terkini

Baca Surat Yasin hingga Bermuhasabah, Ini 7 Amalan 1 Muharram yang Paling Dianjurkan

Baca Surat Yasin hingga Bermuhasabah, Ini 7 Amalan 1 Muharram yang Paling Dianjurkan

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 18:53 WIB

Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Bekaci | Senin, 15 Juni 2026 | 18:52 WIB

Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah

Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kesal Tak Ditemui Wali Kota, Mahasiswa Paksa Masuk Kantor DPRD Balikpapan

Kesal Tak Ditemui Wali Kota, Mahasiswa Paksa Masuk Kantor DPRD Balikpapan

Kaltim | Senin, 15 Juni 2026 | 18:50 WIB

Niatnya Healing, Kok Malah Berujung Kantong Kering?

Niatnya Healing, Kok Malah Berujung Kantong Kering?

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 18:50 WIB

Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman

Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman

News | Senin, 15 Juni 2026 | 18:47 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Turun ke Jalan, Kebijakan Prabowo Dinilai Tak Pro Rakyat

Mahasiswa Cipayung Plus Turun ke Jalan, Kebijakan Prabowo Dinilai Tak Pro Rakyat

Jatim | Senin, 15 Juni 2026 | 18:45 WIB

Doa Awal Tahun Muharram yang Dibaca Selepas Magrib di Malam Tahun Baru Hijriah

Doa Awal Tahun Muharram yang Dibaca Selepas Magrib di Malam Tahun Baru Hijriah

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 18:42 WIB

Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot

Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot

News | Senin, 15 Juni 2026 | 18:39 WIB

BEM SI Nilai DPR Tak Pro Rakyat, Malah Fokus Bahas RUU Polri

BEM SI Nilai DPR Tak Pro Rakyat, Malah Fokus Bahas RUU Polri

News | Senin, 15 Juni 2026 | 18:39 WIB