SuaraCianjur.id- Saat memasuki bulan Safar ada banyak amalan baik yang dianjurkan ole umat muslim. Tentu saja amalan-amalan tersebut juga dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Apa saja amalan yang bisa dilakukan di Bulan Safar untuk mendapatkan pahala?
1. Puasa Sunnah
Salah satu amalan di bulan Safar yang bisa di lakukan yakni melakukan puasa sunah Senin Kamis dan puasa ayyamul bidh. Mengenai amalan puasa sunnah ini tertuang dalam hadist Rasulullah SAW sebagai berikut:
“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)
Sedangkan puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang yang dilakukan setiap bulan, pada tanggal 11, 12, dan 13 dalam penanggalan hijriah. Artinya dalam penanggalan kalender Masehi, puasa Ayyamul Bidh bulan Safar 2022 bertepatan dengan tanggal 10, 11, dan 12 September 2022.
Adapun anjuran puasa ayyamul bidh ini tertuang dalam hadis Rasulullah SAW:
"puasa Ayyamul Bidh itu seperti puasa setahun". (HR. Abu Daud dan An-Nasai)
2. Perbanyak Sholawat
Baca Juga: Bongkar Dugaan Modus Licik Konsorsium 303 yang Diatur AKB JRS: Gerebek, Tangkap, Peras Lalu Lepaskan
Memperbanyak sholawat sangat dianjurkan di bulan Safar. Hal ini termaktub dalam Surat Al Ahzab ayat 56 yang bunyinya sebagai berikut:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al Ahzab 33: Ayat 56)
3.Sholat Sunnah
Pada bulan Safar, umat Muslim juga dianjurlan untuk memperbanyak sholat sunnah seperti sholat Dhuha dan sholat Tahajud.
"Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat Sholat Dhuha, karena dengan sholat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore hatinya." (HR. Hakim dan Thabrani)
Sedangkan keutamaan melaksanakan sholat tertuang dalam Surat Al Isra ayat 79:
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra 17: Ayat 79)
Setiap bulan dalam agama Islam memiliki keutamannya masing-masing, termasuk keutamaan dan keistimewaan Bulan Safar. Salah satu keutamaannya yakni bulan untuk memperkuat iman.
Bulan Safar adalah bulan yang bisa dijadikan sebagai momentum memperkuat keimanan hambanya kepada Allah SWT.
Sebagaimana firman Allah SWT yang tertuang dalam Alquran surat Yunus ayat 107.
"Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS Yunus ayat 107).
Selain itu, bulan Safar juga memiliki keutamaan sebagai bulan penguji Iman, kenapa?
Kebanyakan masyarakat yang menyebut bulan Safar selalu dikaitkan dengan bulan sial atau bulan musibah.
Padahal semua itu tidaklah benar. Tidak pernah ada bulan yang mendatangkan kesialan. Hal yang mengatakan itu hanyalah mitos belaka. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 51.
“Katakanlah, ‘Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. Dialah pelindung kami dan hanya kepada Allah, orang-orang beriman harus bertawakal.”