Latar Belakang Ferdy Sambo Tega Habisi Nyawa Brigadir J Diungkap Komnas HAM

Suara Cianjur | Suara.com

Kamis, 01 September 2022 | 19:13 WIB
Latar Belakang Ferdy Sambo Tega Habisi Nyawa Brigadir J Diungkap Komnas HAM
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam saat konferensi pers. (Foto Istimewa - Suara.com/Yaumal)

SuaraCianjur.id- Latar belakang Ferdy Sambo menghabisi nyawa Brigadir J, diduga akibat jika ajudannya itu melakukan hal tak  senonoh terhadap Putri Candrawathi, sehingga melukai harkat dan martabatnya. Itulah yang diungkapkan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam, menyebut hal itu berdasarkan temuan faktual dari hasil investigasi lembaganya.

"Berdasarkan temuan faktual dalam peristiwa kematian Brigadir J, disampaikan bahwa terjadi peristiwa pembunuhan terhadap Brigadir J yang merupakan tindakan Extra Judicial Killing yang memiliki latar belakang adanya dugaan kekerasan seksual," beber Anam dalam konferensi pers di kantornya di Jakarta, Kamis (1/9/2022), seperti mengutip dari Suara.com.

Anam menyebut jika pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, telah masuk dalam kategori extra judicial killing atau pembunuhan di luar proses hukum.

"Extra Judicial Killing terhadap Brigadir J terjadi dengan perencanaan di lokasi Rumah Saguling III (rumah pribadi Ferdy Sambo)," jelas Anam.

Sementara itu, untuk jumlah pelaku penembakan terhadap Brigadir J belum terjawab Komnas HAM. Namun berdasarkan isu yang merebak, jika Ferdy Sambo disebut-sebut turut ikut dalam menembak ajudannya sendiri.

"Peristiwa pembunuhan yang terjadi tidak dapat dijelaskan secara detail karena terdapat banyak hambatan, yaitu adanya berbagai tindakan obstruction of justice yang dilakukan oleh berbagai pihak," kata Anam.

Saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI, menyampaikan ada dua dugaan kemungkinan Ferdy Sambo tegas menghabisi nyawa Brigadir J.

Pertama dugaan pelecehan seksual dan kedua dugaan perselingkuhan. "Motif saudara FS melakukan perbuatan tersebut karena yang bersangkutan marah dan emosi atas, setelah mendengar laporan dari Ibu PC," kata Listyo, Rabu (24/8) lalu.

Namun Kapolri mengatakan untuk motif secara detail akan diungkapkan dalam proses persidangan nanti.

"Untuk lebih jelasnya nanti akan diungkapkan di persidangan," kata Listyo.

Sumber:Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Foto Jasad Brigadir J Dibeberkan Komnas HAM: Ini yang Kami Dapatkan

Foto Jasad Brigadir J Dibeberkan Komnas HAM: Ini yang Kami Dapatkan

| Kamis, 01 September 2022 | 18:03 WIB

Brigjen Hendra Kurniawan dan 5 Perwira Ditetapkan Sebagai Tersangka Menghalangi Penyidikan Pembunuhan Brigadir J

Brigjen Hendra Kurniawan dan 5 Perwira Ditetapkan Sebagai Tersangka Menghalangi Penyidikan Pembunuhan Brigadir J

| Kamis, 01 September 2022 | 15:03 WIB

Ada Temuan Isu Extrajudicial Killing di Kasus Pembunuhan Brigadir J, Begini Kata Komnas HAM

Ada Temuan Isu Extrajudicial Killing di Kasus Pembunuhan Brigadir J, Begini Kata Komnas HAM

| Kamis, 01 September 2022 | 11:35 WIB

Terkini

Gen Z Ramai Pakai Fintech, Tapi Minim Literasi

Gen Z Ramai Pakai Fintech, Tapi Minim Literasi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:17 WIB

Barcelona Ubah Total Rencana Transfer Rashford, Manchester United Dibuat Kaget

Barcelona Ubah Total Rencana Transfer Rashford, Manchester United Dibuat Kaget

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 08:15 WIB

Resmi! Gen V Batal Lanjut Season 3 dan Rampung di Season 2

Resmi! Gen V Batal Lanjut Season 3 dan Rampung di Season 2

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 08:15 WIB

Krisis Timur Tengah Alihkan Fokus AS, Dominasi Cina di Laut Cina Selatan Kian Mengancam

Krisis Timur Tengah Alihkan Fokus AS, Dominasi Cina di Laut Cina Selatan Kian Mengancam

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:12 WIB

FIFA Guyur Rp14 Triliun untuk Piala Dunia 2026, Negara Peserta Ketiban Durian Runtuh

FIFA Guyur Rp14 Triliun untuk Piala Dunia 2026, Negara Peserta Ketiban Durian Runtuh

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 08:12 WIB

Indonesian Bounce Music Naik Kelas, Primaria Fest 2026 Jadi Panggung Perayaan Generasi Baru

Indonesian Bounce Music Naik Kelas, Primaria Fest 2026 Jadi Panggung Perayaan Generasi Baru

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 08:11 WIB

Beda Outfit Mulan Jameela di Nikahan Al Ghazali dan El Rumi, Dikritik Gagal Upgrade

Beda Outfit Mulan Jameela di Nikahan Al Ghazali dan El Rumi, Dikritik Gagal Upgrade

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 08:10 WIB

Banyak Aduan soal Anggaran, Pengelolaan APBD Kaltim Dikawal Khusus Kemendagri

Banyak Aduan soal Anggaran, Pengelolaan APBD Kaltim Dikawal Khusus Kemendagri

Kaltim | Rabu, 29 April 2026 | 08:09 WIB

Acer Predator Helios Neo 16S AI Diperkenalkan, Laptop Gaming Tipis RTX 5060 untuk Gamer dan Kreator

Acer Predator Helios Neo 16S AI Diperkenalkan, Laptop Gaming Tipis RTX 5060 untuk Gamer dan Kreator

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 08:08 WIB

Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI

Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:08 WIB