SuaraCianjur.id- Diduga karena kelelahan saat mengantre pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM, tiga warga tergeletak pingsan.
Pembagian bantuan sosial tersebut berlokasi di Gedung Bale Sembada, Desa Kadupandak, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Kamis (15/9/2022).
Melihat kejadian tersebut beberapa warga lainnya segera mengevakuasi warga yang pingsan menuju tempat aman.
Rata-rata warga yang pingsan tersebut merupakan lanjut usia, hingga menyebabkan ketiganya kelelahan saat mengantre dan berdesak-desakan dengan peneriman bantuan lain.
Kegiatan pembagian BLT BBM itu, dilaksanakan selama dua hari bagi warga yang berada di tiga desa Kecamatan Kadupandak, dengan total penerima sebanyak 2.000 KPM perharinya.
Seorang warga yang berada di lokasi menjelaskan, jika kondisi antrean saat itu memang sangat panjang hingga keluar jalan di depan gedung PGRI.
“Memang antrean panjang sekali, sampe ke jalan depan PGRI. Berdesak-desakan juga warganya,” tutur warga tersebut.
Sedangkan Sekertaris Camat Kadupandak, Rahmat Kurnia mengaku dirinya belum mengetahui kejadian warganya yang pingsan saat pembagian BLT BBM itu.
Dirinya menerangkan saat itu sedang sibuk untuk mempersiapkan acara pelantikan Kepala Desa, sehingga membuat informasi telat ia terima.
“Saya kurang tahu bahwa ada kejadian tersebut, karena saat itu saya masih sibuk dalam persiapan untuk acara pelantikan Kepala Desa. Jadi saya telat respon,” ujar Rahmat.
“Saya sangat prihatin sampai ada kejadian seperti itu,” lanjutnya.
Rahmat Kurnia juga mengatakan saat ini terdapat 4.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan BLT BBM di Kecamatan Kadupandak.
“Untuk hari pertama (saat ini) sudah diberikan untuk 2.000 KPM, besok dilanjut lagi untuk 2.000 KPM lainnya,” jelasnya.