Polisi Hapus Video yang Disebut Bukti Tragedi Kanjuruhan Malang dari Suporter Aremania Tidak Profesional

Suara Cianjur | Suara.com

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 17:30 WIB
Polisi Hapus Video yang Disebut Bukti Tragedi Kanjuruhan Malang dari Suporter Aremania Tidak Profesional
Aksi Kamisan untuk Tragedi Kanjuruhan Malang (Foto Ilustrasi / Suara.com - Alfian Winsnto)

SuaraCianjur.id- Aksi aparat yang diduga menghapus video yang disebut menjadi bukti dalam Tragedi Kanjuruhan Malang, dikritik Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Bukti video itu milik saksi berinisial K, kemudian dikabarkan jika video tersebut dihapus aparat kepolisian.

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu, menyebut apa yang dilakukan oleh anggota Polisi menghapus video milik suporter Aremania itu dinilai sangat berlebihan.

"LPSK menilai penghapusan video itu berlebihan," kata Edwin Partogi Pasaribu, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/10/2022) mengutip dari Suara.com.

Dirinya mengatakan hal itu, usai adanya pemberitaan dari seorang saksi yang diperiksa Polisi. Pemeriksaan tersebut terjadi karena saksi mengunggah video yang memerlihatkan massa yang panik ketika ada di dalam Stadion Kanjuruhan Malang.

Saksi berinisial K itu dijemput oelh Polisi di tempat tinggalnya pada hari Senin (3/10) kemarin. Saksi berinisial K itu mengunggah video tersebut pad hari Minggu (2/10) sehari setelah tragedi maut terjadi.

Kemudian saksi K diperiksa oelh Polisi dari pukul 16.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Beruntung saksi ini dipulangkan, namun begitu video tersebut dihapus dari ponselnya oleh Polisi.

"HP miliknya dipinjam videonya di transmisi dan video yang di HP dihapus oleh pihak Polisi," terang Edwin.

LPSK secara tegas mengingatkan kepada institusi kepolisian, supaya memperhatikan soal hak asasi manusia (HAM).

"LPSK menilai menghapus dan menonaktifkan TikTok K berlebihan," terang Edwin.

Tidak seharusnya Polisi menggunakan cara-cara seperti itu, ketika memeriksa saksi. Justru aparat kepolisian harus memperhatikan nilai-nilai HAM dan hukum acara pidana. Karena pada dasarnya perlakuan hukum kepada semua orang sama.

Tembakan gas air mata ke arah tribun penonton di Kanjuruhan Malang [Foto Istimewa / Media Sosial  Twitter]
Tembakan gas air mata ke arah tribun penonton di Kanjuruhan Malang (sumber: Foto Istimewa / Media Sosial Twitter)

Edwin sebagai perwakilan dari LPSK menyatakan, bahwa tindakan tersebut tidaklah profesional.

"LPSK melihat ini tidak profesional atau kurang profesional," kata Edwin.

Tak hanya itu, Edwin menanggapi soal kabar dari saksi K yang dijemput anggota intel kepolisian di area stasiun, ketika dirinya hendak datang ke Narasi untuk di wawancara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Periksa Tiga Saksi, Polri Bongkar Alasan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Belum Ditahan

Periksa Tiga Saksi, Polri Bongkar Alasan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Belum Ditahan

News | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 17:21 WIB

Polisi akan Bersikap Tegas Kepada Rizky Billar Seandainya Hal Ini Tidak Dipenuhi

Polisi akan Bersikap Tegas Kepada Rizky Billar Seandainya Hal Ini Tidak Dipenuhi

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:26 WIB

Kata Mahfud MD Soal The Washington Post Lakukan Investigasi Tragedi Kanjuruhan Malang

Kata Mahfud MD Soal The Washington Post Lakukan Investigasi Tragedi Kanjuruhan Malang

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:57 WIB

Lesti Kejora Beri Keterangan Lagi Soal Dugaan KDRT di Polres Jaksel, Ini Kata Polisi

Lesti Kejora Beri Keterangan Lagi Soal Dugaan KDRT di Polres Jaksel, Ini Kata Polisi

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:33 WIB

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:27 WIB

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Jabar | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Bogor | Jum'at, 24 April 2026 | 23:12 WIB

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:04 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB