Pesan Ustadz Adi Hidayat Terkait Tragedi Kanjuruhan Malang, Usut Tuntas Secara Profesional

Suara Cianjur

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 13:32 WIB
Pesan Ustadz Adi Hidayat Terkait Tragedi Kanjuruhan Malang, Usut Tuntas Secara Profesional
Ustadz Adi Hidayat. (Tangkapan layar/Youtube/Adi Hidayat Official) (Foto Ilustrasi)

SuaraCianjur.id- Tragedi Kanjuruhan Malang membuat semua masyrakat berduka, dan turut merasakan kesedihan yang dialami oleh keluarga para korban meninggal khususnya.

Termasuk duka cita juga turut dirasakan oleh Direktur Pusat Kajian Islam Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat (UAH).

UAH menyampaikan rasa duka terhadap tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang itu. Seperti yang diketahui insiden maut itu menyebabkan 131 orang meninggal dunia.

“Inna lillahi wa innaa ilaihi raji’uun. Kita mendengar, mengetahui, menyimak terjadi satu musibah di Stadion Kanjuruhan yang tentunya mengundang keprihatinan dan dukacita mendalam dari kita semua, termasuk kami Adi Hidayat,” terang UAH seperti dilihat dari kanal Youtubenya, Sabtu (8/10/2022).

UAH meminta kepada semua pihak yang berkepentingan dalam menangani kasus tersebut, bisa dilakukan secara profesional dan proporsional.

Bahkan kasus tersebut harus dibuat menjadi tuntas, supaya tak terjadi lagi di masa depan.

“Saya ingin mengajak seluruh pihak terkait musibah yang terjadi untuk secara proporsional menangani hal yang dimaksud dengan tertib, terukur, dan tentunya melahirkan ketentuan-ketentuan yang maslahat di kemudian hari,” jelas UAH.

UAH juga memberikan saran kepada pemerintah atauun stakeholder terkait, agar bisa melakukan evaluasi secara penuh oleh pihak terkait.

Menurutnya Evaluasi sangat penting untuk mengetahui penyebab dan mengantisipasi hal itu terjadi di kemudian hari.

baca juga

“Kita tidak mengetahui teknis yang dimaksud, tapi kita mendoakan semoga dalam proses itu semua stakeholder diberikan kemudahan dan menghasilkan proses yang berkeadilan,” terang UAH.

UAH juga mengajak kepada semua pihak, untuk turut membantu para keluarga korban, dalam Tragedi Kanjuruhan Malang.

Bantuan itu bisa disalurkan melalui lembaga sosial atau pun datang secara langsung ke keluarga korban, tanpa harus melihat latar belakangnya. Bantulah dengant ulus dan ikhlas sebagai saudara setanah air.

“Jangan lihat agamanya, jangan lihat asal daerahnya, jangan lihat gender laki-laki atau perempuannya. Sepanjang kita mampu membersamai, membantu yang bisa kita lakukan. Hadir bersama mereka untuk memberi dukungan terbaik yang mempercepat kesembuhan dan kebaikan-kebaikan lainnya,” saran UAH.

Menurut UAH soal tragedi maut yang terjadi pada hari Sabtu (1/10) kemarin, adalah momentum pembelajaran bagi semuanya. Cinta kepada klub sepak bola adalah hal wajar. Hal yang tidak wajar jika dukungan dan kecintaan dibuat terlalu berlebihan.

“Karena itu mari kita kembalikan cara pandang dan rasa kita terhadap olahraga, untuk menikmati momen-momen itu. Untuk menghadirkan kebersamaan, keceriaan, kebahagiaan,” terang UAH.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Minggu Tragedi Kanjuruhan: 6 Tersangka Ditetapkan, Tim Transformasi Sepak Bola Dibentuk

Satu Minggu Tragedi Kanjuruhan: 6 Tersangka Ditetapkan, Tim Transformasi Sepak Bola Dibentuk

News | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 13:21 WIB

Respons Ketum PSSI Usai FIFA Surati Presiden Jokowi

Respons Ketum PSSI Usai FIFA Surati Presiden Jokowi

Bola | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 13:16 WIB

Aksi Duka Cita dan Doa Buat Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Terus Mengalir

Aksi Duka Cita dan Doa Buat Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Terus Mengalir

Malang | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 13:15 WIB

Terkini

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:00 WIB

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:58 WIB

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:33 WIB

×