Pihak Bharada E Ingin WhatsApp Ferdy Sambo Dibongkar

Suara Cianjur

Selasa, 08 November 2022 | 08:15 WIB
Pihak Bharada E Ingin WhatsApp Ferdy Sambo Dibongkar
Pihak Bharada E Ingin WhatsApp Ferdy Sambo Dibongkar

SuaraCianjur.id - Untuk mendapat titik jelas dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarata, kuasa hukum Bharada E, minta agar WhatsApp Ferdy Sambo dibongkar.


Permintaan WhatsApp Ferdy Sambo dibongkar, karena untuk mengetahui percakapan yang terkait dengan kasus pembunuhan Brigadir J. 


Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy, dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J, Senin (7/11/2022). Ronny dalam sidang, meminta agar WhatsApp Ferdy Sambo dibongkar. 


Ia memohon kepada majelis hakim, agar menghadirkan Perwakilan Kantor Meta di Indonesia selaku induk peruhaan WhatsApp, agar WhatsApp Ferdy Sambo dibongkar.

“Majelis kami minta memohon untuk dihadirkan perusahaannya (Meta)," pinta Ronny,” kata Ronny dengan tujuan untuk ingin WhatsApp Ferdy Sambo dibongkar, seperti yang dilansir dari suara., dengan judul artikel ‘Bongkar Isi WhatsApp Ferdy Sambo, Kubu Bharada E Minta Perwakilan Kantor Meta Indonesia Dibawa ke Sidang’.


Keinginan WhatsApp Ferdy Sambo dibongkar, karena kesaksian dari Legal Counsel pada Provider PT XL AXIATA, Viktor Kamang, menyebutkan jika pihaknya  tidak bisa memberikan data terkait percakapan dalam WhatsApp. 


Sebab, selaku provide dia mengklaim hanya memiliki data terkait CDR atau call data record jaringan seluler. Ia pun tak miliki ketetapan hukum atau hak, untuk mengabul keinginan kuasa hukum Bharada E, agar WhatsApp Ferdy Sambo dibongkar.


“Kalau percakapan di CDR di situ panggilan masuk, keluar dan juga SMS. Di luar itu, sama dengan XL apabila ada pihak ketiga misal WA (WhatsApp) kami tidak memiliki datanya,” kata Viktor, dalam waktu dan tempat yang sama. 


WhatsAPP Ferdy Sambo dibongkar juga, guna mengetahui percakapan pesan dan percakapan Brigadir J dan Putri Candrawahti.


Hakim pun akan tidak memberikan kejelasan untuk menghadirkan saksi dari perusahaan Meta, agar WhatsApp Ferdy Sambo dibongkar. 


“Kita periksa saksi dulu, kalau cukup waktu kita akan hadirkan,” kata majelis hakim, saat menjawan. permohonan menghadirkan saksi yang dari Meta, supaya keinginan pihak kuasa hukum Bharada E agar WhatsApp Ferdy Sambo dibongkar.  

Ahmad Syahrul Ramadhan, sopir mobil ambulans pembawa jenazah Brigadir J dari rumah Ferdy Sambo
Ahmad Syahrul Ramadhan, sopir mobil ambulans pembawa jenazah Brigadir J dari rumah Ferdy Sambo (sumber:)

Masih dalam sidang yang sama, persidangan dilanjutkan dengan mendengarkan kesaksian dari petugas ambulance yang  membawa jasad Brigadir J, bernama Ahmad Syahruk Ramadhan. Dii jugalah yang turut melihat jasad Brigadir J, di rumah Ferdy Sambo. 


Ahmad awalnya hanya diminta untuk membawa kendaraan ambulance, ke suatu tempat yang ia tidak ketahui. Ahmad baru mengetahui tujuannya kemana, setelah ia sampai di rumah Ferdy Sambo. 


Saat di rumah Ferdy Sambo, Ahmad tidak mengenali jasad yang terkapar adalah jasad Brigadir J. Ia diminta untuk mengecek kondisi jasad Brigadir J, di rumah Ferdy Sambo saat itu. 


Lalu saya bilang sama bapak-bapak yang di lokasi 'izin pak sudah tidak ada," kata Ahmad, saat berada di rumah Ferdy Sambo, yang dilansir dari selebtek.suara.com, jaringan Suara.com, dengan judul : ‘Petugas Ambulans Terkejut Lihat Jenazah Brigadir J Tergeletak Berlumuran Darah di Bawah Tangga Rumah Ferdy Sambo’.


Saat ia mengevakuasi jasad Brigadir J di rumah Ferdy Sambo, ia menyebutkan banyak darah yang keluar.

Nakes yang melakukan tes PCR, kepada ajudan dan istri Ferdy Sambo
Nakes yang melakukan tes PCR, kepada ajudan dan istri Ferdy Sambo (sumber:)

Saksi lainnya yang dihadirkan dalam persidangan yang sama yakni dua orang nakes Nevi Afrilia dan Ishbah Azka Tilawah. Kedua nakes tersebut, memberikan pernyataan jika Ferdy Sambo tidak ikut dites PCR, sesaat sebelum Brigadir J ditembak sampai mati. 


Menurut keduanya, yang ikut tes PCR, diantarnaya Putri Candrawathi, Susi, Bharada E dan Brigadir J. Tidak ada tes PCR untuk Ferdy Sambo. 


“Ada saudara Ferdy Sambo ikut?," tanya Hakim Ketua.


"Tidak ada," jawab Nevi, salah seorang nakes yang dihadirkan, seperti yang dikutip juga dari Suara.com, dengan judul : Bohong Lagi! Ternyata Ferdy Sambo Tak Ikut Swab di Hari Yosua Dieksekusi. (*)


Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Petugas Ambulans Terkejut Lihat Jenazah Brigadir J Tergeletak Berlumuran Darah di Bawah Tangga Rumah Ferdy Sambo

Petugas Ambulans Terkejut Lihat Jenazah Brigadir J Tergeletak Berlumuran Darah di Bawah Tangga Rumah Ferdy Sambo

Selebtek | Senin, 07 November 2022 | 22:21 WIB

Kamarudin Sebut Ferdy Sambo Bohong, Bantah Terlibat Judi Online

Kamarudin Sebut Ferdy Sambo Bohong, Bantah Terlibat Judi Online

News | Senin, 07 November 2022 | 19:56 WIB

Pasca Yosua Tewas, Ferdy Sambo Minta Ricky Rizal Antar Putri Candrawathi ke Rumah Saguling

Pasca Yosua Tewas, Ferdy Sambo Minta Ricky Rizal Antar Putri Candrawathi ke Rumah Saguling

Jakarta | Senin, 07 November 2022 | 19:37 WIB

Terkini

KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15 WIB

Tolak Kritik, i-dle Usung Pesan Ketahanan dan Penerimaan Diri di Lagu Crow

Tolak Kritik, i-dle Usung Pesan Ketahanan dan Penerimaan Diri di Lagu Crow

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15 WIB

Tampang Sangar ala Africa Twin, tapi Wujud Matic: Intip Pesona Motor Honda Bergenre Adventure

Tampang Sangar ala Africa Twin, tapi Wujud Matic: Intip Pesona Motor Honda Bergenre Adventure

Otomotif | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:14 WIB

Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak

Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:13 WIB

Batam Siapkan Aturan Pembatasan Gadget bagi Anak-anak

Batam Siapkan Aturan Pembatasan Gadget bagi Anak-anak

Batam | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10 WIB

Lara Croft Kembali, Pre-order Game Tomb Raider: Legacy of Atlantis Resmi Dibuka

Lara Croft Kembali, Pre-order Game Tomb Raider: Legacy of Atlantis Resmi Dibuka

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:08 WIB

Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya

Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:06 WIB

Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!

Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:04 WIB

Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi

Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:02 WIB

5 Bedak Tabur Efek Blur dari Brand Lokal, Kulit Mulus dan Makeup Tahan Lama

5 Bedak Tabur Efek Blur dari Brand Lokal, Kulit Mulus dan Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:00 WIB