SuaraCianjur.id - Motivator Mario Teguh datangi Bareskrim. bersama kuasa huumnya Elza Syarif, untuk memenuhi panggilan sebagai saksi dalam kasus investasi bodong robot trading Net89, kemarin.
28 pertanyaan diajukan penyidik, kepada Mario Teguh. Elza menuturkan jika kliennya itu hanya menjadi motivator di Net89. Selain motivator, Mario Teguh juga berperan sebagai pemberi edukasi, karena diriya juga merupakan eks orang perbankan.
“Pak Mario itu kan seorang yang pernah di Perbankan jadi menjelaskan setiap ada untung pasti ada resiko. Jadinya dijelaskan kalau memang mau mengikuti orang sukses di 89 tentunya jangan menggunakan uang sendiri, yang untuk yang didalam kebutuhan sehari-hari. Kalau dia buntung gimana," kata Elsa.
Lanjut Elza, Mario Teguh juga memberikan edukasi agar tidak menggunakan uang pinjaman untuk melakukan invetasi.
"Yang kedua jangan pinjam uang dan jangan melakukan hal yang merugikan. Itu aja," sambungnya.
Elza membantah jika Mario Teguh pernah dijadikan brand ambasador invetasi Net89. Bahkan Mario Teguh pun bukan member investasi Net89.
“Yang jelas klien saya sama sekali tidak mengetahui dan bukan member dan tidak memiliki akun dan tidak terlibat aktivitas dalam Net89 atau PT SMI," kata Elza.
Untuk diketahui, Kasubdit II Dirtipideksus Bareskrim Polri, Kombes Chandra Sukma Kumara pada Selasa (8/11) lalu, mengatakan pemeriksaan terhadap Mario Teguh untuk menggali pelatihan yang sempat diberikan kepada tersangka kasus penipuan Net89, Reza Paten.(*)
Sumber : suara.com
Artikel ini telah tayang di suara.com, dengan judul : Kasus Investasi Bodong Net89, Mario Teguh Dicecar 28 Pertanyaan Oleh Penyidik