SuaraCianjur.id- Denise Chariesta pernah mengaku kalau dirinya melakukan hubungan seks dengan pasangan gelapanya bernama RD sampai 11 klai dalam sehari. Hal itu diklaim karena dirinya melakukan seks dengan rasa cinta.
Terkait dengan berhubungan seks yang dilakukan oleh satu pasangan, dalam sehari bisa mencapai 10 kali apakah itu hyperseksual atau bukan, mendapatkan penjelasan dari pakar Seksolog Zoya Amirin.
Menurut arti kalau Hiperseksual adalah satu diantara dari bentuk gangguan seksual. Individu yang mengalami gangguan ini memiliki fantasi, nafsu, termasuk rasa candu terhadap seksual yang tinggi dan tak terkendali.
Melakukan hubungan seks dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Jika bersama pasangan kerap melakukan hubungan seks dalam sehari hingga berkali-kali, tidak ada salahnya juga selama itu dilakukan tanpa ada unsur paksaan.
Menurut Zoya Amirin, perilaku dari seorang yang hiperseksual tidak bisa dilihat dari seberapa banyaknya dia melkaukan aktivitas intim bersama pasangannya.
Kata dia semua tergantung dari rasa, mood, kondisi psikologis sampai dengan fisik seseorang.
"10 kali bisa tidak banyak kalau pasangannya sama-sama mau dan menyanggupi. Tapi sebaliknya dua kali seminggu, bisa terasa terlalu banyak kalau pasangannya memang tidak ingin," terang Zoya Amirin dalam akun Youtubenya, Jumat (18/11/2022).
Tapi menurut Zoya Amirin hal yang seperti itu belum juga bisa dikatakan sebagi hiperseksual. Karena untuk menentukan apakah seseorang memiliki hiperseksual atau tidak, perlu ada diagnosis serta pemeriksaan langsung, supaya bisa membuktikan hal itu.
"Agak susah kalau mau dibilang hiperseks, ini bisa label yang diberikan individu atau pasangannya saja," ucapnya.
Adapaun tanda-tanda dari seseorang yang memiliki perilaku Hiperseksual, sampai saat ini tidak ada kriteria secara formal.
Tapia da beberapa perilaku, yang bisa mengarah atau menjadi indikator dalam menentukan hiperseksual itu.
· Anda memiliki dorongan atau hasrat seksual yang tak terbendung dan sulit dikendalikan.
· Memiliki lebih dari satu pasangan dalam perkawinan atau perselingkuhan
· Sering berganti pasangan seksual
· tetap mengkonsumsi pornografi