SuaraCianjur.id- Rahasia tidur berkualitas dinilai mampu membuat lemak dalam tubuh hilang atau rontok.
Hal itu diungkapkan oleh dr.Zaidul Akbar. Berapa durasi jam dalam waktu tidur yang disaranakn untuk kesehatan dibongkar oleh dr.Zaidul Akbar.
Menurut ahli kesehatan sekaligus pendakwah ini, dr. Zaidul Akbar mengatakan ada waktu yang tepat dalam jam tidur di waktu malam, dan bisa merontokan lemak di dalam tubuh.
Kata dr.Zaidul Akbar, tidur yang baik bisa mengurangi lemak dalam tubuh.
Dengan tidur di waktu malam hari yang berkualitas, akan membuat badan menjadi segar kembali dalam melanjutkan aktifitas sehari-hari.
Ahli mengatakan bagi orang dewasa, durasi waktu tidur yang ideal adalah selama delapan jam.
Dijelaskan oleh dr.Zaidul Akbar, waktu tidur pada malam hari yang paling baik adalah setelah waktu Isya.
Hal ini juga menjadi kebiasaan dari Rasulullah SAW. Belia tidur malam usai melaksanakan shalat Isya. Hal ini memang baik buat kesehatan, dan sudah terbukti secara ilmiah kata dr.Zaidul Akbar.
"Nabi SAW ba'da Isya tidur, malam nanti bangun. Ternyata barulah sains sekarang menunjukkan bahwa, mulai dari Isya sampai jam 12, jam satu mulai terjadi pick," jelas dr Zaidul Akbar seeprti dikutip dari YouTube Bisikan.com, Minggu (20/11/2022).
Baca Juga: Dokter Zaidul Akbar Sebut Kunyit Dapat Atasi Radang Tenggorakan
Dokter Zaidul Akbar mengatakan di pukul satu malam dini hari, dikatakan terjadi growth hormon di dalam tubuh. Growth hormon, yang meningkat nantinya akan turut membakar lemak.
"Satu pick penaikan atau kenaikan satu hormon dikenal dengan growth hormon," jelas dr. Zaidul Akbar.
Tapi apabila terjadi kenaikan pada berat badan, hal itu terjadi karena waktu tidurnya yang kurang. Jadi growth hormon tidak keluar, dan tidak membakar lemak.
"Growth hormon itu kalau meningkat maka otomatis apa? Dia ngebakar lemak. Jadi banyak orang berat badan naik gara-gara tidurnya kurang. Karena growth hormonnya tidak keluar," beber dr.Zaidul Akbar.
Dijelaskan juga oleh dr. Zaidul Akbar, jikalau ingin dicintai Allah SWT ada baiknya untuk mengikuti sunnah dari Rasulullah. Termasuk dalam urusan jam waktu tidur malam hari. (*)