SuaraCianjur.id- Secara kasat mata banyak orang yang emnilai kalau tumbuhan alang-alang tidak ada berguna dan taka da manfaatnya buat kesehatan tubuh.
Tapi ternyata diungkap oleh dr.Zaidul Akbar ada manfaat yang tersembunyi dari tumbuhan Alang-alang.
Tumbuhan Alang-alang menjadi gulma bagi tumbuhan yang lain, dan sulit dibasmi. Namun kata dr.Zaidul Akbar tumbuhan tersebut punya manfaat.
Alang-alang mudah sekali tumbuh kendati sudah dibasmi. Sehingga banyak yang menanggap kalau alang-alang taka da gunanya.
Ternyata tumbuhan ini bisa menjadi salah satu laternatif untuk mengatasi penyakit gagal ginjal.
Karena seeprti yang diketahui kalau gagal ginjal erat kaitannya dengan melakuakn cuci darah. Untuk mengatasi hal itu kata dr.Zaidul Akbar, alang-alang bisa menjadi tumbuhan mengobati gagal ginjal tanpa harus melakukan cuci darah.
Bahan dari tumbuhan ini bisa dijadikan obat herbal. Menurut dr.Zaidul Akbar untuk mengatasi gagal ginjal cukup mudah.
"Catat ya yang nanya ini akar alang-alang, meniran, kumis kucing, daun sukun, jahe sama seledri, itu buat cuci darah kan,” kata dr.Zaidul Akbar mengutip dari Youtubenya, Selasa (15/11/2022).
“(Atasi) gagal ginjal tadi akar alang-alang, meniran, kumis kucing, daun sukun, sama jahe, dan seledri," ucap dr.Zaidul Akbar menegaskan.
Baca Juga: Wulan Guritno Selalu Terlihat Cantik karena Terapkan Jurus Sehat Rasulullah Ala dr Zaidul Akbar
Dengan menggunakan dan mencampur alang-alang menggunakan bahan-bahan rempah yang lainnya, dibaut dengan cara diseduh seperti teh kemudian diminum.
"Dibikin kayak teh aja dicampurin gitu, kan dalam jumlah yang tidak usah banyak-banyak juga," ungkap dr.Zaidul Akbar.
Hal yang perlu diingat kata dr.Zaidul Akbar, kebiasaan meminum air es bisa menimbulkan efek negatif kepada kesehatan tubuh seseorang.
Dijelaskan dr.Zaidul Akbar terkait dengan bahaya minum es bisa memberikan efek kepada ginjal.
Menruut dr.Zaidul Akbar, orang-orang yang memiliki kebiasaan secara rutin menenggak air es bisa memicu penyakit ginjal.
"Orang-orang yang rutin banget minum air es itu lama-lama ginjalnya bisa tergerus, bermasalah. Apalalgi ari es yang lebih parah itu diminum ketika waktu makan, itu buruknya luar biasa, saran saya waktu lagi makan jangan minum," jelas dr.Zaidul Akbar.
Saran dari dr.Zaidul Akbar ada baiknya utnuk minum dilakuka sebelum atau sesudah menyantap makanan. Waktu yang tepat adalah 15 sampai 30 menit sebelum atau sesudah makan.
"Kapan minumnya? sebelum dan sesudah makan kasih jarak, biasanya saya ngasih jarak itu 15 menit atau 30 menit sebelum makan. Sebelum makan itu banyakin minum aja dulu supaya gak banyak makannya, karena air gak ada kalori,” kata dr.Zaidul Akbar. (*)