"Pada saat standby di Saguling ada kejadian jadi saya dan Mateus di rumah. Tiba-tiba ibu turun, almarhum juga turun dari lantai dua, bawa senjata langsung ditaruh di dalam mobil," ungkap Bharada E.
Richard bersama ajudan lain yakni Mateus dan Yosua menuju kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Kemudian rombongan bertolak menuju ke rumah pribadi di Jalan Bangka.
"Kami jalan ke arah Kemang, tapi belum ke kediaman. Jadi Itu biasanya kita komunikasi lewat HT. Saya sempat tanya beberapa kali ke alamarhum Yosua, 'bang izin ini mau ke mana', 'udah Cad ikut aja dulu' kata dia. Itu perjalanan ada muter-muter di daerah Kemang, saya tidak tahu ini mau ke mana. Akhirnya kita balik ke kediaman Bangka, kita singgah di kediaman Bangka," kata Bharada E.
Putri Candrawathi turun ketika tiba di Jalan Bangka, dengan wajah marah. Tak lama kemudian Ferdy Sambo datang dengan memasang wajah yang marah.
"Jadi saat di kediaman Bangka, ibu turun. Saya lihat kondisi ibu marah. Saya enggak berani tanya. FS masuk dia juga kayak marah-marah juga, langsung masuk ke rumah. Abis itu almarhum Yosua bilang 'Cad nanti ada Pak Eben mau datang, rekan bapak', siap bang," kata dia.
'Pak Eben' pun datang, dan Brigadir J meminta kepada semua ajudan untuk menunggu di luar rumahnya selain dirinya dengan Mateus.
Bharada E dengan ajudan lainnya berbama Farhan dan Alfons, mengikuti instruksi untuk menunggu di luar tepatnya di depan Rumah Duren Tiga.
![Istri dari Ferdy Sambo bernama Putri Candrawathi sedang mengikuti persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/11/30/2-sidang-ferdy-sambo-putri-candrawathi.jpg)
Kemudian berselang beberapa jam menunggu secara tiba-tiba dari dalam rumah keluar seorang perempuan sedang menangis. Bharada E mengaku tidak mengelan dan mengetahui siapa wanita itu.
"Sekitar satu jam, dua jam, baru tiba-tiba ada orang keluar dari rumah. Pagar kami tutup, dia ketuk dari dalam rumah. Saya bilang Alfons 'ada orang keluar', dia buka pintu tiba-tiba ada perempuan,”kata Bharada E.
Baca Juga: Viral Video Istri Kedua Ferdy Sambo Beristri Dua, Begini Faktanya
“Saya tidak kenal dia. Nangis dia, baru ini siapa ya? karena saya nggak ada waktu dia datang. Saya lihat di dalam ada pak Erben juga di depan rumah," ungkap Richard melanjutkan.
Kata Bharada E kalau wanita itu sempat menanyakan sopirnya kemudian dibantu olehnya yang sedang menangis utnuk menemukan sopirnya.
"Perempuan itu bilang nanya driver dia di mana. Saya lari ke samping panggil drivernya, mobil Pajero hitam, baru drivernya datang. Perempuan itu naik langsung pulang," terang Bharada E. (*)
Sumber: Suara.com